19 Manfaat Daun Balakacida / Babadotan / Bandotan Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Balakacida
Gambar Daun Balakacida (Ageratum conyzoides) – Sumber : Google.com

Manfaat Daun Balakacida | Negara Indonesia terdiri dari lebih dari 17.500 pulau menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan yang paling besar di dunia. Selain itu juga didukung oleh letak geografisnya yang dilewati oleh garis khatulistiwa menyebabkan curah hujan yang tinggi hampir di seluruh bagian Indonesia. Maka dari itu, Indonesia  mempunyai berbagai keanekaragaman hayati yan sangat beragam, dan menjadi salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

Keanekaragaman tersebut membuat banyak tanaman di Indonesia yang dimanfaat sebagai tanaman obat, salah satunya adalah manfaat daun balakacida,atau bandotan yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, walaupun tanaman tersebut merupakan tanaman gulma.

Balakacida atau babadotan atau bandotan merupakan tanaman yang tumbuh liar baik di tepi jalan, tanah lapang maupun halaman rumah. Babadotan dikenal sebagai tanaman gulma karena belum banyak diketahui manfaat klinisnya oleh masyarakat. Babadotan merupakan tumbuhan herbal tahunan yang memiliki tinggi mencapai 30 hingga 90 cm.

Apa Itu Daun Balakacida

Di Indonesia, balakacida atau babadotan adalah tumbuhan liar dan lebih dikenal sebagai tumbuhan pengganggu atau biasa disebut gulma di kebun dan di ladang. Tumbuhan ini, dapat ditemukan juga di pekarangan rumah, tepi jalan, tanggul, dan sekitar saluran air. Balakacida dikenal sebagai tanaman gulma karena belum banyak diketahui manfaat klinisnya oleh masyarakat.

Tumbuhan balakacida merupakan tanaman yang tergolong dalam keluarga Asteraceae, walaupun sebagai gulma, atau rumput yang tumbuh liar, namun tanaman tersebut merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat sebagai bahan baku obat alami mulai dari daun hingga akar.

Secara umum tanaman babadotan atau balakacida memiliki rasa yang pahit dan mengeluarkan aroma yang kurang sedap. saat berbunga, batang tegak, bulat, bercabang, berbulu pada buku bukunya. Bunga balakacida mengelompok berbentuk seperti cawan, setiap bulir terdiri dari 60 hingga 75 bunga. Warna bunganya bermacam macam, seperti biru muda, putih, dan violet. Buah berwarna putih.

Manfaat Daun Babadotan Atau Bandotan
Gambar Daun Babadotan atau Bandotan – Sumber : Google.com

Manfaat daun balakcida untuk menyembuhkan penyakit digunakan diseluruh dunia terutama daerah tropis serta sub tropis, biasanya dipakai untuk mengobati luka, bakteri penyakit serta luka bakar. Bahkan diAfrika, tanaman balakacida dipakai sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Ciri Ciri Daun Balakacida

Morfologi bandotan terutama pada bagian daunnya sebagai berikut.

  • Daunnya bertangkai cukup panjang
  • Bentuk daunnya bulat
  • Tepi daun bergerigi dan berbulu.
  • Tata letakdaun berhadapan

Kandungan Senyawa Daun Balakacida / Babadotan

Dalam daun Balakacida terkandung beberapa senyawa yang bagus untuk kesehatan, senyawa tersebut diantaranya.

  • senyawa saponin
  • flavonoid
  • polifenol
  • minyak atsiri.

Klasifikasi Tanaman Balakacida atau Babadotan

  • Devisi : Spermatophyta
  • Sub devisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Bangsa : Asterales
  • Suku : Asteraceae
  • Marga : Ageratum
  • Jenis : Ageratum conyzoides L.

Nama Daerah Daun Babadotan

Daun balakacida atau babadotan in english umumnya dikenal sebagai Billy goat weeds, hal tersebut disebabkan karena pada batang dan daun tanaman tertutup sepenuhnya dengan rambut halus berwarna putih.

Selain itu, dibeberapa daerah, daun balakacida juga dikenal dengan beberapa nama seperti di Sunda bernama daun babadotan, Dijawa dikenal dengan wedusan, sedangkan di Sulawesi terkenal dengan nama rukut weru, dan di Sumatra terkenal dengan nama daun tombak.

Manfaat Daun Balakacida / Babadotan untuk Kesehatan

1. Manfaat Daun Babadotan Sebagai Disinfektan

Dikutip dari penelitian Astuti pada tahun 2015, dimana dalam penelitiannya mendapatkan fakta bahwa, daun balakacida mengandung senyawa saponin, flavonoid, polifenol dan minyak atsiri. Senyawa fenol umumnya telah dikenal sebagai desinfektan yang dapat digunakan untuk membunuh mikroorganisme patogen.

Manfaat daun babadotan sebagai di infektan disebabkan karena senyawa fenol. Senyawa fenol umumnya telah dikenal sebagai desinfektan yang dapat digunakan untuk membunuh mikroorganisme patogen yang merugikan bagi kesehatan manusia.

2. Anti Peradangan

Manfaat daun balakacida dapat juga digunakan sebagai antiinflamasi atau obat radang. Dalam daun balakacida terkandung senyawa Saponin.

Saponin merupakan flavonoid adalah senyawa aktif di dalam daun balakacida yang mempunyai aktifitas antibakterial untuk menghambat perkembangan bakteri patogen Staphylococcus auereus, dapat berperan sebagai antiinflamasi atau dapat menyembuhkan peradangan. Dikutip dari penelitian Mahpudin dkk, tahun 2016.

3. Insektisida Alami dan Anti Nyamuk Aedes Aegypti

DBD atau Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit menular yang hingga kini masih menjadi masalah di Indonesia, karena dapat menyebabkan kematian. Penyebab DBD sendiri adalah nyamuk Aedes Aegypti. Maka dari itu pentingnya mencegah nyamuk tersebut menggigit.

Pencegahan gigitan nyamuk Aedes Aegypti yakni menggunakan repelan, cara kerja repelan yakni bau yang terkandung dalam minyak atsiri jika dioles ketubuh akan diserpa pori pori kulit karena panas tubuh, lalu munyak atsiri menguap keudara, setelah itu bau dari minyak tersebut akan terdeteksi oleh resptor pada nyamuk, diteruskan ke impuls saraf dan di respon oleh otak nyamuk, sehingga nyamuk akan menghindar.

Umumnya repelan yang digunakan adalah berbahan dasa kimia yang mengandung bahan aktif DEET, namun dalam pemakainnya dapat menimbulkan iritasi serta hipersensitivitas, untuk itu anda dapat menggunakan repelan alami seperti daun babadotan.

Manfaat daun balakacida sebagai anti serangga disebabkan karena mengandung minyak atsiri. Selain itu menurut penelitian Lumowa, tahun 2011 menyimpulkan bahwa Senyawa metabolit dalam daun balakacida seperti alkaloid, flavonoid, kumarin, saponin, polifenol dan minyak atsiri juga berguna sebagai insektisida nabati atau racun serangga.

Selain itu, dikutip dari Mahendra, tahun 2010 bahwa manfaat Daun babadotan sebagai insektisida botani karena memiliki kandungan bahan aktif yaitu saponin, tanin, flavonoid, polifenol dan mengandung minyak atsiri.

4. Memiliki Aktivitas Sebagai Antibakteri

Dikutip dari penelitian Almagboul et al, tahun 2001, khasiat daun babadotan terutama pada ekstraknya , yaknit metanol dan air telah terbukti menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan H. Pylori.

Bakteri seperti Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Stapylococcus aureus, dan Bacillus subtilis merupakan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit yang menyerang kesehatan manusia. Ada Manfaat daun balakacida sebagai antibakteri disebabkan karena kandungan senyawa saponin dan flavonoid didalamnya

Khasiat daun balakacida dibuktikan oleh penelitian Garg and Grewal pada tahun 2015, dalam penelitiannya melaporkan jika ekstrak daun balakacida dalam bentuk petroleum eter dan aseton memiliki aktivitas antibakteri terhadap Stapylococcus aureus dan Bacillus subtilis, E.Coli, dan Pseudomonas aerogenase.

Selain itu penelitian yang menunjukan manfaat daun babadotan sebagai antibakteri. Dalam penelitiannya Mitra (2013) menemukan fakta bahwa isolat AC-1 dari daun babadotan memiliki aktivitas antibakteri terhadap beberapa bakteri gram positif dan gram negatif. Metode yang ia pakai dalam pengujian menggunakan metode difusi disk serta MIC.

5. Mencegah Disentri

Penyebab penyakit disentri yang menyerang manusia adalah bakteri, bakteri tersebut adalah bakteri E.Coli, jika hewan atau manusia terkena bakteri tersebut, dampak yang muncul seperti infeksi akut pada traktus urinari dan juga dapat menyebabkan sepsis. Selain itu dapat juga terjadi enteritis akut, traveller’s diare, disentri, dan colitis haemorrhagic yang biasanya disebut sebagai diare berdarah.

Maka dari itu, untuk mencegah disentri anda dapat menggunakan daun babadotan, khasiat daun babadotan disebabkan karena aktivitas antibakteri yang telah kami jelaskan diatas.

Menurut Hidayati, 2017, menuturkan bahwa dalam penelitiannya, Khasiat daun babadotan terutama pada ekstraknya dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Selain itu Semakin banyak ekstrak balakacida yang ditambahkan semakin besar daya hambat bakterinya.

6. Menyembuhkan Luka

Khasiat daun balakacida yang selanjutnya untuk kulit adalah menyembuhkan luka terbuka pada kulit. Senyawa aktif yang terdapat pada daun balakcida antara lain alkaloid, flavonoid, tannin, glikosida, dan terpenoid yang bekerja sebagai antibakteri baik gram positif maupun gram negatif penyebab luka terbuka.

Dikutip dari penelitiaan oleh Meukherjee, menunjukkan bahwa dalam daun babadotan terandungn senyawa akti seperti alkaloid, saponin, dan terpenoid yang mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Dalam penelitiannya tersebut dengan menggunakan metode luka eksisi pada tikus albino.

Manfaat daun balakcida juga dibuktikan oleh Aruna M, et al tahun 2015, dimana jika daun tersebut ditempelkan pada luka, mampu bertindak sebagai antiseptik dan menyembuhkan luka dengan cepat. Hal tersebut disebabkan karena kandungan senyawa alkaloid dan saponin bekerja sebagai antioksidan dan antibakteri.

7. Mampu Menyembuhkan Luka Diabetik

Salah satu masalah kesehatan yang mendunia adalah penyakti diabetes mellytus yang mapu menyebabkan naiknya ngka kematian. Jika telah kronis, penyakit tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang kemudian bermanifestasi menjadi ulkus diabetik.

Bagi penderita ulkus diabetik di Indonesia, sekitar 30% di amputasi dan angak kematian akibat ulkus diabetik mencapat 32%., selain itu luka ulkus diabetik juga dapat terinfeksi oleh bakteri Staphylococcus aureus.

Dalam mengobati ulkus diabetik belum efektif, karena efek yang ditimbulkan dan biaya yang tentunya juga tidak murah, maka dari itu anda dapat menggunakan daun babadotan, karena ada manfaat daun babadotan untuk diabetes, yakni menyembuhkan luka akibat ulkus diabetik, karen dalam daun tersebut terkandung alkaloid dan flavonoid berkontribusi secara luas terhadap proses penyembuhan luka dengan cara regenerasi dermal dan epidermal dini.

Dalam penelitian yang dilakukan Safani dkk tahun 2019, menunjukan bahwa spray daun babadotan berpotensi untuk terapi ulkus diabetikum yang terinfeksi Staphylococcus aureus. spray tersebut berpengaruh pada penurunan panjang luka diabetik pada mencit, dengan memberikan spray tiga kali sehari yang paling efektif.

8. Mencegah Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus atau kencing manis merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat indonesia. Faktor penyebab munculnya penyakit tersbeut biasanya dari keturunan dan meningkatnya lemak dalam tubuh.

Manfaat daun bandotan yang selanjutnya dapat dipakai untuk mencegah peningkatan kadar gula dalam darah. Daun bandotan mampu berkontribusi pada pengaturan gula darah. Dalam daunnya terkandung senyawa yang mampu mengontrol hormon yang mengubah glukosa menjadi energi.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa jantung merupakan organ yang memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh, yakni sebagai pemompa darah untuk suplai keseluruh tubuh.

Maka dari itu, kita harus menjaga kesehatan jantung, karena banyak sekali hal hal yang dapat membahayakan kesehatan jantung seperti pola makan yang tidak teratur, jarang berolahraga, serta banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, untuk mencegah kerusakan jantung anda dapat memanfaatkan daun balakacida.

10. Manfaat Daun Balakacida Untuk Mencegah Kanker Serviks

Bagi wanita, kanker serviks adalah salah satu penyakit yang mematikan, namun anda dapat mencegah kanker tersebut dengan menerapkan pola hidup sehat, selain itu anda juga dapat memanfaatkan obat herbal, karena ada juga manfaat daun bandotan atau balakacida untuk mengatasi kanker serviks.

Khasiat daun bandotan untuk mengatasi kanker seperti yang telah kami jelaskan diatas karena kandungan antioksidan yang cukup.

11. Mencegah Pendarahan Rahim

Pendarahan pada rahim bisa saja menjadi resiko pada wanita, terutama terjadi pada wanita yang memiliki rahim yang tidak cukup kuat. Banyak metode untuk mengobati dan mencegah pendarahan tersebut, selain dengan menggunakan obat dari dokter, juga dapat menggunakan obat tradisional.

Ada manfaat daun balakacida untuk mengobati pendarahan rahim dan termasuk sebagai pengobatan tradisional. Cara mengolah daun balakacida untuk mengatasi pendarahan rahim, cukup dengan merebus sekitar lima belas gram daun balakacida dengan dua gelas air.

Jika airnya tinggal segelas saja, angkat dan saring rebusan tadi. Minum dalam keadaan sudah dingin, minum dua sampai tiga kali sehari.

12. Mampu Mengobati Kista

Kista sendiri merupakan gumpalan yang ada dibawah permukaan kulit, termasuk sebagai tumor Jinak. Walaupun sebagai tumor jinak, kista yang bertambah besar seiring berjalannya waktu bisa menjadi ganas dan berbahaya.

Untuk mencegah kista, selain dengan pengobatan dokter, anda juga dapat menggunakan pengobatan herbal alternatif, dimana ada manfaat daun badotan untuk mengobati kista.

13. Mempercepat Penyembuhan Borok

Borok sendiri merupakan suatu luka yang terbuka yang terjadi pada organ kulit. Borok ditandai dengan dengan rasa gatal serta pendarahan yang terjadi pada luka.

Seperti yang telah kami helaskan diatas, bahwa manfaat daun babadotan dapat digunakan untuk menyembuhkan luka terbuka, juga dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka borok.

Manfaat Daun Bandotan Untuk Kecantikan

1. Mengobati Jerawat

Khasiat daun bandotan bagi kecantikan yang pertama dapat digunakan untuk mengatasi jerawat, mengatasi jerawat dengan daun tersebut agak efektif, selain itu pengolahannya cukup mudah.

cara mengolah daun bandotan untuk mengatasi jerawat yakni dengan menumbuh hingga halus beberapa helai daun, lalu oleskan tumbukan tadi kebagian wajah yang ada jerawatnya.

2. Mampu Menurunkan Berat Badan

Bagi wanita, memiliki tubuh yang ideal adalah impiannya. Untuk mendapatkan berat badan yang ideal, ditempuh dengan beberapa cara, salah satunya diet ketat.

Namun selain diet, untuk mencapa tubuh ideal anda dapat memanfaatkan salah satu tanaman gulma yang ada disekitar anda, karena ada manfaat daun balakacida untuk menurunkan berat badan.

Manfaat Daun Babadotan atau Balakacida Untuk Pertanian

1. Manfaat Daun Babadotan Sebagai Pestisida Alami

Manfaat daun Balakacida dibidang pertanian dapat digunakan utnuk mengendalikan hama ulat api, terutama pada perkebunan kelapa sawit. Ulat api merupakan salah satu pengganngu atau hama dalam pertumbuhan kelapa sawit.

Cara mengolah daun babadotan menurut penelitian Harmileni dkk, daun balakacida segar dianginkan selama sepuluh hari, lalu dihaluskan hingga menjadi bubuk daun. Sebanyak 70 gram bubuk daun balakacida dimaserasi dengan menggunakan etanol 96%. Hasil filtrat yang diperoleh dari maserasi dilakukan pemekatan dengan rotary evaporator untuk memisahkan pelarut pada fitrat sehingga didapatkan ekstrak pekat atau biasa disebut crude extract. ekstrak pekat tersebut lalu disimpan dalam suhu kamar kurang lebih 25 derajat Celcius.

Dalam penelitiannya tersbbut juga mendapatkan kesimpulan, bahwa ekstrak daun balakacida efektif bila digunakan sebagai pestisida alami untuk mengendalkan hama ulat api.

Selain berguna untuk membasmi ulat api, manfaat daun babadotan yang laiinya dapat digunakan untuk pestisida alami dalam mengendalikan hama kutu kuya yang ada pada tumbuhan mentimun.

Manfaat Daun Balakacida atau Bandotan Di berbagai Negara

1. Menyembuhkan Luka Bakar

Negara negara di Afika tengah, dimana masyarakatnya pada umumnya menggunakan obat herbal, salah satunya daun babadotan, daun babadotan di negara tersebut sering dipakai dalam menyembuhkan luka terutama luka bakar.

2. Mengatasi Rematik

Selain penggunaan daun babadotan di Afrika tengah, masayrakat negara Kamerun dan Kongo juga memanfaatkan daun babadotan untuk mengatasi berbagai penyakit, manfaat daun bandotan tersebut diantaranya dipakai untuk mengatasi rematik, sakit kepala, demam serta kolik.

3. Mengatasi Disentri dan Sebagai Antibakteri

Khasiat daun bandotan untuk kesehatan juga dimanfaatkan oleh masyarakat India untuk mengatasi dan membunuh bakteri yang merugikan, mengatasi batu ginjal, serta untuk pengobatan disentri.

Efek Samping Daun Balakacida, Babadotan Atau Bandotan

Dikutip dari situs HERBSIA, tanaman balakacida atau nama latinnya Ageratum conyzoides, memiliki aktivitas insektisda yang juga telah kami jabarkan diatas, karena kandungan senyawa alkaloid dari kelompok pirrolizidinic, yakni suatu mekanisme pertahanan tumbuhan tersebut dalam mencegah serangga memakannya.

Karena kandungan alkaloid tersebut yang memiliki sifat hepatotoksik yang daoat mengganggu fungsi organ hati, dan bahkan memicu penyakit pada hati seperti kanker hati, maka dari itu disarankan untuk pemakainnya tidak untuk dikonsumsi, namun sebagai obat luar saja.

Tapi, mengingat riwayat pemakainnya diberbagai secara tradisonal diberbagai negara yang telah kami sebutkan diatas, banyak orang yang masih memanfaatkannya, dengan mengesampingkan efek samping daun babadotan, atau balakacida tersebut.

Jadi disarankan untuk mengonsumsi tanaman tersebut dalam batas yang wajar alias tidak berlebihan untuk menghindari efek samping yang ditimbulkan dari daun bandotan tersebut.

Simak Juga : Manfaat Daun pecut kuda

Pengobatan herbal memang memiliki banyak manfaat seperti manfaat daun Suruhan. Selain itu, obat herbal memiliki efek samping yang sedikit bila dibandingkan dengan obat buatan, untuk cara mengolah obat herbal seperti daun balakacida cukuplah mudah, dapat anda praktekan sendiri dirumah.

Nah banyak sekali manfaat daun balakacida bukan?, daun yang memiliki nama lain bandotan atau babadotan memang memiliki banyak khasiat yang cukup banyak bagi tubuh, namun perlu diingat, agar tidak mengonsumsinya, karena dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping daun balakacida bagi kesehatan.

 

 

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here