20 Khasiat dan Manfaat Daun Gedi Bagi Kesehatan, dan Efek Sampingnya

Manfaat Daun Gedi
Gambar Daun Gedi Abelmoschus manihot – Sumber : Pinterest.com

Manfaat Daun Gedi | Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki tersebut kemudian banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan hidup sehari-hari diantaranya sebagai tumbuhan obat.

Tumbuhan disekitar kita merupakan yang sering kita jumpai, merupakan salah satu bahan obat tradisional yang sudah dikenal sejak zaman dulu oleh nenek moyang kita. Penggunaan herbal telah menarik perhatian serta kepopulerannya dimasyarakat kita semakin hari semakin meningkat. Penyebabnya selain obt herbal lebih sedikit efek sampingnya juga masyarakat telah menerima dan membuktikan manfaat dan kegunaan tumbuhan obat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Di Indonesia sendiri, tanaman obat sudah digunakan oleh masyarakat secara turun temurun sejak berabad-abad yang lalu. Pengetahuan tentang tanaman obat itudiwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui resep nenek moyang, Selain itu penggunaan tumbuhan sebagai obat herbal juga minim akan efek samping.

Salah satu obat herbal tersebut adalah tanaman gedi, khususunya khasiat daun gedi dalam mengatasi berbagai penyakit Oh iya, tanaman gedi atau nama latinnya Abelmoschus manihot L, dikenal masyarakat Sulawesi Utara sebagai sayuran, ternyata juga digunakan sebagai tanaman yang berkhasiat obat. Manfaat daun gedi selain dapat diolah menjadi sayuran, juga digunakan masyarakat untuk mengatasi sakit ginjal, maag, dan untuk menurunkan kolesterol darah.

Apa Itu Daun Gedi

Tumbuhan genus gedi hanya dapat ditemui di daerah beriklim tropika, terutama di Afrika dan Asia. Abelmoschus adalah kelompok tanaman herba dengan pertumbuhan cepat, tinggi tanaman sampai 2 meter. Jika dibiarkan tumbuh liar maka tanaman gedi dapat mencapai 7 meter.

Gedi atau nama latinnya Abelmoschus manihot adalah tanaman tropis famili Malvacea. Sebagian kecil masyarakat Indonesia memanfaatkan bagian daun gedi sebagai bahan pangan. Khasiat daun gedi dikutip dari penelitian Wulan dan Indardi, 2018, diantaranya sebagai antioksidan, analgesik, antiinflamasi, antiobesitas, membantu menyembuhkan diabetes melitus atau kelebihan gula darah, dan mempercepat penyembuhan luka.

Tumbuhan gedi terdiri dari 15 spesies, namun hanya 3 spesies yang dikenal di Indonesia yaitu: Abelmoschus manihot, Abelmoschus moschatus dan Abelmoschus esculentus. Di Sulawesi, dikenal dua macam gedi yaitu gedi merah dan gedi hijau.

Dikutip dari penelitian Kokate, 2018, menyimpulkan bahwa Akar tanaman gedi ini dilaporkan memiliki aktivitas larvasida atau mampu mengusir hama. Pasta akar dan manfaat daun gedi bagi kesehatan mampu mengatasi bisul, luka, keseleo, radang, tuberkulosis dan leukoderma.

Di daerah Papua, tumbuhan gedi merah sangat dikenal oleh masyarakat, hal tersebut disebabkan karena tanaman tersebut dijadikan sebagai sayuran pokok oleh masyarakat setempat, selain itu di Manado tanaman ini juga dijadikan sayuran untuk menu makanan bubur Manado.

Ciri Ciri Tanaman Gedi

a. Ciri Ciri Daun Gedi

Ciri khas daun gedi diantaranya daunnya berwarna hijau gelap dengan bentuk menjari dengan tekstur tepian daun yang bergelombang. Tulang dari daun gedi menonjol pada permukaan serta memiliki tangkai daun yang panjang.

Ciri ciri daun gedi dan pepaya berbeda. Daun gedi tersusun berseling dan bervariasi dalam bentuk, ukuran, warna pigmentasi dan pigmentasi. Ukuran panjang daun mencapai 10 sampai 40 cm sebanyak 3 hingga 7 helai.

b. Ciri Ciri Bunga Gedi

Bunga berukuran besar dan berbentuk lonceng dengan diameter 4 sampai 8 cm. Tangkai bunga gedi berukuran pendek dan berbulu halus. Buah gedi berbentuk kapsul dengan panjang 5 hingga 20 cm.

Nama Daun Gedi di Beberapa Negara

Daun gedi memiliki nama khas diberbagai daerah dibelahan bumi ini, diantaranya, daun gedi in englis biasanya disebut Sweet Hibiscus, Edible Hibiscus, Manihotmallow, Sunset Hibiscus, Yellow Hibiscus.

Nama Tumbuhan Gedi Di Berbagai Daerah

Gedi derah Sulawesi, Orang Minahasa menyebutnya Gidi, nating, iyondong, kuei, maree (Sulawesi Utara), degi (Ternate), Dalam bahasa Jawa, tumbuhan gedi dikenal dengan ki dedi, edi dan nama tumbuhan gedi dalam bahasa sunda adalah singa depa.

Sedangkan di Indonesia, tumbuhan gedi dikenal dengan Gidi, Gedi dan kembang, di India dikeal dengan Raan Bhendi, Orang Filiphina Menamainya Castuli, Barakue, Masyaakat Thailand menamainya dengan sebutan Pan, Paw Fai.

Kandungan Senyawa Daun Gedi

Manfaat daun gedi bagi kesehatan disebabkan karena adanya beberapa senyawa penting didalamnya, senywa tersebut diantaranya :

  • golongan flavonoid
  • steroid
  • alkaloid
  • fenolik
  • isoquercitrin
  • hyperoside
  • hibifolin
  • quercetin
  • isorhamnetin
  • quercetin-3-o-robinobiosid
  • hyperin
  • isoquercetin
  • gossipetin-8-o-glukuronid
  • myricetin.

Bunganya mengandung quercetin-3-robinoside, quercetin-3’- glikosida, hyperin, myrecetin, antosianin, dan hyperoside. Hyperoside

Klasifikasi atau Taksonomi Daun Gedi

Dikutip dari Arangale dkk, 2018, tumbuhan gedi memiliki urutan klasifikasi sebagai berikut.

  • Kingdom: Plantae
  • Class: Eudicots
  • Order: Malvales
  • Family: Malvaceae
  • Genus: Abelmoschus Medik
  • Species: Abelmoschus manihot Linn.

Manfaat Daun Gedi Untuk Kesehatan

1. Mampu Menurunkan Kolestrol dan Mencegah Aterosklerosis

Manfaat daun gedi yang pertama merupakan kabar baik bagi anda yang memiliki kadar kolestrol dalam darah yang cukup tinggi. Dikutip dari Robbins Basic Pathology edisi ketujuh, bahwa Kadar kolesterol darah yang tinggi merupakan faktor risiko utama terjadinya aterosklerosis.

Kolesterol LDL atau kepanjangannya Low Density Lipoprotein ,jika teroksidasi menyebabkan terjadinya respon peradangan pada endotel. Makrofag akan menelan LDL yang teroksidasi hingga akhirnya akan membentuk fatty streak yang terdiri dari sel sel busa atau makrofag yang tampak berbuih. Fatty streak merupakan lesi awal terbentuknya aterosklerosis.

Khasiat daun gedi merah untuk mengatasi kolestrol disebabkan karena kandungan senyawa berkhasiat polifenol, yaitu: tanin terkondensasi, fenolik dan flavonoid yang diketahui dapat menurunkan kolesterol darah.

2. Mencegah Kanker

Pentingnya bagi kita untuk mengonsumsi buah dan sayuran dapat mencegah dan menurunkan resiko penyakit degeneratif seperti kanker dan jantung. Hal tersebut disebabkan adanya senyawa polifenol pada buah dan sayuran yang memiliki aktivitas biologi, seperti aktivitas antioksidan.

Antioksidan merupakan sebuah molekul yang dibutuhkan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Cara kerja antioksidan yaitu dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stress oksidatif.

Golongan senyawa polifenol paling banyak dijumpai pada sayuran adalah flavonoid. salah satu sayuran yang memiliki senyawa flavonoid adalah daun gedi, maka dari itu ada manfaat daun gedi untuk mencegah kanker, karena aktivitas biologi flavonoid sebagai antioksidan yang mampu melawan radikal bebas penyebab penyakit degeneratif.

3. Kaya Akan Antioksidan

Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa dalam daun gedi mengandung senyawa polifenol yakni flavonoid yang merupakan sumber antioksidan, cara mengambil antioksidan dari daun gedi biasanya dilakukan di laboratorium dengan cara mengekstraknya menggunakan etanol.

Dikutip dari penelitian Firdaus, 2018. dalam penelitiannya, ia menyimpulkan ekstrak etanol daun gedi merah memiliki aktivitas antioksidan dalam menangkal radikal bebas DPPH dengan nilai IC50 133,05 ppm. Untuk dosis ekstrak etanol daun gedi merah yang paling kuat dalam meningkatkan aktivitas enzim glutation peroksidase adalah dosis 400 mg/kg BB tikus.

Selain itu dikutip dari banyak penelitian seperti Wang et al. 2004; Lai et al. 2007; Xian et al. 2009; Jain dan Bari 2009; Lai et al. 2009. Daun gedi mempunyai kandungan antioksidan. Hal tersebut disebabkan karena adanya aktivitas flavonoid didalamnya.

Beberapa kandungan flavonoid yang ada pada daun gedi seperti Beberapa senyawa flavonoid yang berhasil diidentifikasi dari tanaman gedi adalah hiperin, isoquersetin, mirisetin, hibifolin, quersetin 3-O-robinobiosida, stigmasterol, ?-sitosterol dan adenosine

4. Mengobati Maag

Dikutip dari Mamahit dan Soekamto, 2010, secara tradisional masyarakat
Sulawesi Utara menggunakan rebusan daun gedi tanpa penambahan garam untuk mengobati penyakit seperti sakit ginjal, menurunkan kolesterol darah dan maag.

5. Menurunkan Stress
Manfaat daun gedi yang kelima, dapat berguna untuk menurunkan tingkat stress ketika banyak tekanan, hal tersebut telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Guo et al, tahun 2011, dalam penelitannya, ia menemukan bahwa tanaman gedi mengandung isoquercitrin, hyperoside, hibifolin, quercetin-3′-0-glukosida, quercetin dan isorhamnetin yang memiliki efek sebagai antidepresan.

6. Manfaat Daun Gedi Untuk Diabetes

Ada manfaat daun gedi merah bagi penderita diabetes. Hal tersebut disebabkan karena daun gedi merah merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami untuk pengobatan penyakit degeneratif, salah satunya diabetes melitus. Masyarakat Sulawesi Utara percaya bahwa daun gedi merah mamu menyembuhkan diabetes.

Hal senada juga diutarakan penelitian yang dilakukan oleh Sarwar, et al. 2011. Dalam penelitian yang dilakukan Sarwar, pada bunga tanaman ini juga mengandung myricetin, cannabiscitrin, myricetin 3 0 beta D glucopyranoside, glycerolmonopalmitate, asam 2,4 dihidroksi benzoat, guanosin, adenosin, asam maleat,heptatriacontanoic, asam 1 triakontanol, tetracosane, beta sitosterol, dan beta sitosterol 3 0 beta D glukosida
yang memiliki efek sebagai antidiabetes.

Tentang khasiat daun gedi untuk diabetes juga dibuktikan melalui penelitian Dewantara, dkk, 2017. menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun gedi dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus wistar hiperglikemia yang diinduksi aloksan, yaitu sebesar 72 mg/dL, 97,4 mg/dL dan 137,6mg/dL untuk dosis berturut-turut 5 mg/kg BB, 10 mg/kg BB, dan 15 mg/kg BB.

Kandungan lain dalam daun gedi yang berkhasiat sebagai antidiabetes adalah senyawa saponin. Saponin dapat berfungsi sebagai antidiabetes dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Firdous et al. (2009) diketahui bahwa saponin mampu meregenerasi pankreas yang menyebabkan adanya peningkatan jumlah sel sel ß pulau Langerhans pankreas sehingga penegeluaran insulin meningkat. Peningkatan sekresi insulin tadi mampu membantu menurunkan kadar glukosa darah.

7. Menurunkan Tekanan Darah

Hipertensi atau biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi adalah kondisi tekanan darah seseorang yang berada di atas batas batas tekanan darah normal. Penderita hipertensi perlu membatasi asupan garam, karena kandungan mineral natrium sodium di dalamnya memegang peranan penting terhadap timbulnya hipertensi. Selain dengan mengurangi makanan yang mengandung garam, anda juga dapat mengonsumsi tumbuhan gedi untuk mengatasi masalah saut ini.

Manfaat daun gedi merah mampu menurunkan tekanan darah karena kandungan beberapa senyawa didalamnya, khasiat daun gedi untuk meurunkaan diabetes telah diungkapkan oleh beberapa penelitian, diantaranya Chumbhale 2013 dan Robinson, 1995.

Dalam penelitian yang dilakukan Chumbhale (2013), mengenai kandungan senyawa fenolik yang terdapat dalam daun gedi merah melaporkan adanya kandungan flavonoid yaitu flavon, flavonol, isoflavon, antosianin dan proantosianin. Menurut Penelitian Nurjanah, 2016. Pemberian ekstrak daun gedi merah terhadap tikus berjenis Rattus novergicus dapat menurunkan tekanan darah.

Dikutip dari Robinson, 1995. Senyawa flavonoid yang berada dalam makanan atau tumbuhan memiliki khasiat antihipertensi atau mampu mencegah tekanan darah tinggi, karena flavonoid dapat menghambat enzim pengubahan angiotensin I menjadi angiotensin II.

8. Bagi Ibu Hamil dan Kehamilan

Manfaat daun gedi untuk ibu hamil di Papua digunakan sebagai obat tradisional usai persalinan bagi ibu hamil, daunnya dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI bagi ibu yang sedang menyusui.

Sedangkan khasiat daun gedi untuk kehamilan dikutip dari Mamahit dan Soekamto, biasanya menurut penelitiannya secara empiris menyatakan bahwa tanaman gedi merah dengan nama latin Abelmoschus maniho L dapat dijadikan sebagai obat untuk mempercepat proses melahirkan.

9. Memperlancar Buang Air Kecil

Pengertian diuretik adalah salah satu zat yang dapat meningkatkan laju pengeluaran volume urine. Dengan kata lain diuretik menambah intensitas buang air kecil.

Dikutip dari Permadi 2006,Prinsip kerja diuretik secara umum adalah menurunkan reabsorbsi elektrolit oleh tubulus ginjal, dimana peningkatan ekskresi elektrolit akan disertai dengan peningkatan ekskresi air yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan osmotik. Senyawa yang dapat merangsang pengeluaran air sangat potensial untuk digunakan dalam keadaan seperti udema, gagal jantung, gagal ginjal, dan hipertensi

Khasiat daun gedi sebagai diuretik karena dalam daun gedi terkandung senyawa flavonoid. Hal tersebut telah dibuktikn melalui penelitian Mardhotillah 2018. dimana pemberian ekstrak etanol daun gedi secara oral dengan dosis 3 mg/20g BB mencit, 6 mg/20g BB mencit, dan 12 mg/20g BB mencit dapat memberikan efek diuretik.

10. Memiliki Sifat AntiBakteri

Manfaat daun gedi hijau juga berperan untuk membunuh bakteri jahat serta melindungi pencernaan. Menurut penelitian Mandey 2014.Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa daya hambat larutan tepung daun gedi 12,5% (b/v) terhadap bakteri patogen Escherichia coli dan Salmonella typhimurium sama kuat dengan daya hambat larutan antibiotik Amoxicillin 10-1.

Selain itu daya hambat larutan tepung daun gedi 12,5% (b/v) terhadap bakteri non patogen Lactobacillus, sp dan Bakteri Asam Laktat lebih rendah dari daya hambat Amoxicillin 10-3. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri tepung daun gedi efektif dalam mempertahankan keseimbangan bakteri saluran pencernaan.

Masih dalam penelitian serupa, menyimpulkan bahwa secara in vitro tepung daun gedi memiliki kemampuan antibakteri yang hampir sama dengan antibiotik Amoxicillin dalam penghambatan bakteri patogen.

11. Mengurangi Kerusakan Ginjal

Khasiat daun gedi hijau bagi kesehatan juga dapat digunakan untuk mengurangi kerusakan pada organ ginjal. Dengan mengonsumsi tanaman gedi mampu meningkatkan penyaringan glomerular serta mengurani poteinuria, hyperplasia messangium yang berdampak pada berkurangnya kerusakan yang terjadi pada jaringan ginjal.

12. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa daun gedi memiliki kandungan senyawa flavonoid, senyawa tersebut selain berperan sebagai antioksidan, juga mampu menurunkan resiko serangan penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular sendiri merupakan penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah sehingga dpaat mempengaruhi beberapa organ seperti jantung. Flavonoid yang terkandung dalam daun gedi mampu melancarkan dan meningkatkan aliran darah ke otak maupun jantung.

Hal senada diungkapkan pada penelitian yang dilakukan Hodgson, 2006. Fungsi penting senyawa flavonoid untuk kesehatan antara lain mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskular.

13. Membantu Menjaga Kesehatan Mata

Selain wortel, ada tanaman lain yang berfungsi menjaga kesehatan mata, yakni daun gedi. Dalam daun gedi terkandung juga vitamin A yang mampu mencegah berbagai jenis penyakit yang merugikan organ mata.

Manfaat daun gedi dan cara pengolahannya untuk menyehatkan mata, cukup dengan mengonsumsi daun gedi sehari sekali, baik itu diolah menjadi lalapan atau jus jambu gedi.

14. Mengobati Maag

Pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan munculnya penyakit maag, namun anda tak perlu khawatir, karena ada khasiat daun gedi, manfaat daun gedi dan cara pengolahannya untuk mengatasi maag cukup dengan mengonsumsi daun gedi baik itu dalam bentuk rebusan daun gedi atau jus, diminum pada pagi atau malam hari.

Manfaat Daun Gedi Untuk Kecantikan

1. Membantu Menghaluskan Kulit

Khasiat daun gedi bagi kecantikan yang pertama mampu digunakan untuk menghaluskan kulit. Dalam daun gedi terkandungn senyawa kolagen yang berperan untuk menghaluskan kulit.

Manfaat daun gedi dan cara pengolahannya untuk memebantu supaya kulit lebih halys yakni dengan cara merebusnya dengan air, setelah itu minum rebusan tadi pada pagi dan sore hari.

Manfaat Daun Gedi Merah Bagi Kesehatan

Khasiat dari daun gedi merah untuk mengobati berbagai penyakit telah dibuktikan melalui berbagai penelitian, diantaranya:

  • Dikutip dari Mamahit dan Soekamto, beberapa pengalaman secara empiris menyatakan bahwa tanaman gedi merah bisa dijadikan sebagai obat untuk mengobati diare, obat usus buntu serta berkhasiat untuk mempercepat proses melahirkan. Selain itu menurutnya, daun gedi merah yang direbus tanpa garam, digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, antara lain sakit ginjal, maag dan kolesterol tinggi.
  • Menurut Penelitian Adeline, 2015. masyarakat daerah kecamatan Pineleng, kabupaten Minahasa bahwa daun gedi merah biasanya dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang mampu menyembuhkan beberapa penyakit, seperti diabetes, kolesterol serta tekanan darah tinggi.
  • Dari Assagaf, 2013. Daun gedi merah dimanfaatkan oleh masyarakat Papua sebagai obat herbal setealh persalinan, daunnya dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI bagi ibu yang sedang menyusui.

Manfaat Bunga Gedi Bagi Kesehatan

Dalam bunga gedi terkandung senyawa quercetin, hyperin, myerecetin, antosianin dan hyperoside, dimana senyawa hyperoside mempunyai kemampuan sebagai anti peradangan, antivirus, antinosiseptif, kardoprotektif, mampu melindungi organ hati atau heparoprotektif, dan efek perlindungan terhadap lapisan membran mukus pada lambung

Efek Samping Daun Gedi

Sebenarnya bahaya daun gedi bagi kesehatan sangatlah minim, namun jika kita mengonsumsi daun gedi secara berlebihan akan menimbulkan efek samping sebagai berikut.

a. Bagi Organ Hati

Jika mengonsumsi terlalu berlebihan, maka akan memunculkan efek samping daun gedi bagi kesehatan organ hati hal tersebut dibuktikan melalui penelitian Mutmainna dkk, 2019. Berdasarkan hasil Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Gedi terhadap Histopatologi Jaringan Hati Mencit, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian daun gedi terhadap gambaran histopatologi jaringan hati.

b. Memicu Penyakit Stroke

Bahaya atau efek samping daun gedi bagi kesehatan dapat memicu stroke, dan vertigo. Hal senada diungkapkan oleh Prof.Dr. Barbara Burlingame Ph.D, MD, ia mengatakan berdasarkan hasil penelitiannya daun gedi sejatinya memiliki manfaat untuk penyakit tertentu, tapi jika mengonsumsinya berlebuhan dapat memicu rangsangan reaksi sel sel darah merah dan menyebabkan sroke serta vertigo. Yang paling parah adalah menyerang organ otak.

c. Memicu Munculnya Radang Sendi

Dalam daun gedi terdapat senyaa yang bersifat asamm, walaupun senyawa asam tersebut baik bagi sistem kekebalan tubuh, namun jika kita mengonsumsinya berlebihan akan menimbulkan efek samping atau bahaya daun gedi bagi kesehatan struktur persendian pada tulang. Dianjuran untuk mengonsumsi daun gedi tidak lebih dari 80 gram dalam sehari.

d. Menyebabkan Tulang Keropos

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di International ournal of Food Sciences And Nutrition pada tahun 201, menyatakan bahwa beberapa kasus overdosis pemakaian obat herbal dengan bahan dasarnya daun gedi sebagian besar berakhir dengan masalah tergangunya kesehatan tulang keropos atua biasa disebut osteoporosis.

Efek samping daun gedi tersebut disebabkan karena cukup tingginya kadar betain serta Asam Pantotenat, sehingga jika kita mengonsumsinya secara berlbeihan maka sel sel jaringan tulang akan cepat rusak dan sangat mudah mengeropos.

5. Terganggunya Sistem Endokrin Dalam Tubuh

Selain banyak manfaat daun gedi bagi kesehatan, jika kita mengonsumsi daun gedi secara berlebihan tanpa di imbangi dengan pemenuhan protein dalam tubuh akan menyebabkan tidak seimbangnya sistem endokrin dalam tubuh.

Penyebab tidak stabilnya sistem endokrin tubuh, selain karena kurangnya asupan protein, juga karena kelebihan produksi kadar insulin.

6. Menyebabkan Rusaknya Dinding Ginjal

Bahaya daun gedi salah satunya dapat merusak selaput dinding ginjal. Penyebabnya adalah kandungan Betain, zat pati dan asam askorbat didalamna dengan kadar cukup tinggi, bagi pengonsumsinya yang terlalu sering dengan jumlah yang berlebihan maka dapat dipastikan rusaknya selaput dinding ginjal secara langsung.

7. Terhambatnya Sistem Peredaran Darah

Selain ada manfaat daun gedi untuk melancarkan peredaran darah, ternyata ada juga efek samping daun gedi yang bisa menyebabkan inkosistenitas pada sistem peredaan daah dalam tubuh.

Baca Juga : Manfaat Kokka

Hal tersebut disebabkan karena kandungan asam pantotenat dan asam askorbat dengan jumlah yang terbilag cukup tinggi, untuk menghindari terjadinya al tersebut sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 80 hingga 100 gram perhari.

Nah itulah beberapa khasiat dan manfaat duan gedi bagi kesehatan, ibu hamil dan kaya antioksidan, untuk itu kita perlu sadar akan konsumsi tanaman herbal, namun juga jangan terlalu banyak karena kan menimbulkan bahaya dan efek samping daun gedi untuk kesehatan. seperti halnya manfaat Gaharu

Tinggalkan komentar