18 Manfaat Daun Ginseng Jawa Untuk Kecantikan, Kesehatan Dan Pria

Manfaat Daun Ginseng Jawa
Daun Ginseng Jawa – Sumber: Google.com

Manfaat Daun Ginseng Jawa | Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, 10% dari total jenis tumbuhan di dunia berada di Indonesia. Sebagai salah satu pusat biodiversity dunia yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tidak ternilai harganya. Menurut penelitian Dewoto, 2007, Indonesia yang beriklim tropis merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia setelah Brazil.

Masyarakat indonesia dalam situasi kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan dewasa ini, khususnya di bidang pemeliharaan kesehatan, memaksa kita untuk mencari alternatif pengobatan lain yakni obat herbal. Salah satu obat tradisional tersebut dapat diambil dari manfaat daun ginseng Jawa.

Secara umum yang dimaksud dengan obat tradisional adalah ramuan dari tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat yang diketahui dari penuturan orang-orang tua atau pengalaman. Sehingga terciptanya tradisi penggunaan tanaman obat sudah ada dari nenek moyang yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit, baik penyakit dalam maupun penyakit luar.

Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan obat modern. Selain lebih aman, obat herbal tradisional tersebut juga lebih murah dan dapat dengan mudah ditemukan disekitar kita, seperti pada tanaman ginseng jawa.

Menurut Seswita, 2010 Di Indonesia sendiri, ginseng Jawa dimanfaatkan sebagai obat tradisional, sayur, tanaman hias, dan pakan ternak. Tanaman ginseng Jawa juga dapat ditanam oleh petani di pekarangan atau di dalam pot.

Ginseng Jawa banyak digunakan sebagai pengganti ginseng Korea yang masih diimpor, karena harganya relatif lebih murah, mudah diperoleh dan mudah dibudidayakan. Daun ginseng dapat digunakan untuk meningkatkan produksi ASI, meningkatkan nafsu makan, sebagai obat bisul, aprodisiaka. dikutip dari Hariana, 2008. Ginseng in english juga ginseng.

Apa Itu Daun Ginseng Jawa

Ginseng jawa ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis. Tanaman ginseng Jawa dapat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian tempat 1.250 m.dpl dengan curah hujan 2.000 – 4.000 mm/tahun.

Dikutip dari (Hidayat et al., 2008), daun Ginseng jawa (Talinum paniculatum Gaertn.) berasal dari kawasan tengah dan selatan benua Amerika serta daerah Afrika bagian selatan, kemudian menyebar ke daerah tropis lainnya.

Sedagkan Menurut Pitojo, 2006, Sebutan lain untuk tanaman ginseng jawa antara lain Flameflower, Jewels of Opar, tu ren shen dan di Jawa dikenal dengan nama som jawa atau ginseng jawa.

Tanaman ginseng jawa biasanya dikenal sebagai tanaman hias, tanaman obat atau tanaman liar. Popovich dan Kitts, 2004 Menefinisikan tanaman ginseng jawa atau Talinum triangulare Willd adalah tanaman sukulen dari famili portulaceae.

Tanaman ginseng jawa mempunyai bentuk akar yang membengkak seperti Ginseng sehingga disebut Ginseng Jawa. Bagian yang sering digunakan sebagai obat yaitu akar dan daun, dibagian tersebut terkandung beberapa senyawa diantaranya alkoloid, antrakuinon, flavonoid, streoid, antosianin,tanin dan saponin golongan triterpena yang sering disebut ginsenosida.

Klasifikasi Tanaman Ginseng Jawa

Tanaman Ginseng Jawa atau nama latinnya Talinum paniculatum Gaertn termasuk dalam genus Talinum. Klasisfikasi tanaman ginseng jawa menurut Menurut Simpson (2006) dan van Steenis (2002), tanaman ginseng jawa memiliki klasifikasi sebagai berikut:

  • Regnum : Plantae
  • Division : Magnoliophyta
  • Class : Magnoliopsida
  • Ordo : Caryophyllales
  • Family : Portulacaceae
  • Genus : Talinum
  • Species : Talinum paniculatum Gaertner.

Cara Membudidayakan Tanaman Ginseng Jawa

Agar kita selalu dapat mengambil manfaat daun ginseng jawa untuk mengobati berbagai penyakit, sebaiknya kita budidayakan sendiri di pekarangan rumah, dengan menerapkan cara berikut ini. Diambil dari jurnal Seswita, 2010.

Tanaman ginsengJawa dapat diperbanyak baik secara vegetatif maupun generatif. Akan tetapi, Ginseng Jawa lebih mudah dibiakkan dengan menggunakan stek batang atau cabang yang panjangnya 12 cm.

Perbanyakan tanaman tersebut melalui stek batang memiliki tingkat keberhasilan tumbuh 98%, yaitu ketika stek mampu menghasilkan akar dan tunas. Jenis tanah yang dikehendaki untuk membudidayakan ginseng. Kandungan senyawa flavonoid mempunyai berbagai fungsi penting untuk kesehatan, antara lain dalam menurunkan risiko serangan penyakit kardiovaskuler, tekanan darah, aterosklerosis, dan sebagai antioksidan (Hodgson et al.,2006).

Tumbuhan ginseng jawa mampu tumbuh pada tanah liat berpasir atau tanah berpasir yang cukup subur, yaitu yang mengandung banyak humus atau memiliki kandungan bahan organik yang tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh baik dengan intensitas cahaya tidak kurang dari 75%.

Ciri Ciri Tanaman Ginseng Jawa

Sebelum mebahas apa saja senyawa aktif yang ada pada daun ginseng tersebut, simak terebih dahulu ciri ciri dari daun ginseng tersebut.

1. Ciri Ciri Batang Ginseng

Batang ginseng memiliki ciri ciri sebagai berikut. Bentuk batang bulat sukulen dan berdiri tegak mencapai tinggi 40 hingga 60cm.

2. Ciri Ciri Daun Ginseng

Ciri Ciri dari daun ginseng sendiri sebagai berikut. Daun Ginseng tersebar bersilang berhadapan dengan bentuk bulat telur terbalik, daun ginseng memiliki permukaan daun lembut dan licin, agak berdaging, bagian atas berwarna hijau terang, licin dan gundul.

Ssedangkan permukaan bagian bawah hijau muda, ukuran daun 3 sampai 10 x 1,5 hingga 5cm, pangkal daun runcing, ujung membulat dan tumpul, pertulangan daun menyirip, dan berwarna hijau pucat, dikutip dari Hidayat et al., 2008; van Steenis, 2002.

3. Ciri Ciri Bunga Dan Buah Ginseng Jawa

Dikutip dari Hidayat et al., 2008, bunga dan buah ginseng memiliki ciri ciri sebagai berikut. Bunganya merupakan bunga majemuk, berbentuk anak payung menggarpu, berbunga banyak, cabang terujung bercabang lagi dengan cara menggarpu, bunga kecil dengan daun mahkota berwarna merah ungu berjumlah 5 helai berbentuk oval atau bulat telur terbalik dengan panjang 3-4 mm.

Daun kelopak berjumlah 2 helai yang lepas, daun kelopak lepas, berwarna ungu, berbentuk bulat telur, panjang sekitar 2 mm. Tangkai bunga langsing. Tangkai karangan bunga segi 3 tajam. Bunga membuka sebelum tengah hari. Benang sari berjumlah 5 sampai 15, kebanyakan 8 sampai 12. Tangkai putik bercabang 3.

Buah tanaman ginseng berbentuk bola atau agak kotak berwarna merah kecoklatan dengan diameter 3 mm, memiliki biji kecil bentuk agak membundar pipih atau gepeng dengan ukuran 0,7-1 mm yang berwarna hitam mengkilat.

4. Ciri Ciri Akar Ginseng

Akar ginseng jawa merupakan jenis akar tunggan dan berwarna coklat.

Kandungan Senyawa Daun Ginseng

Menurut Popovich dan Kitts, 2004 Bagian yang sering digunakan sebagai obat yaitu akar dan daun, dibagian tersebut terkandung beberapa senyawa diantaranya alkoloid, antrakuinon, flavonoid, streoid, antosianin,tanin dan saponin golongan triterpena yang sering disebut ginsenosida.

Selain itu, menurut Komatsu, 1992 ginsen jawa mengandung mempunyai kandungan kimia saponin, triterpen atau steroid, polifenol dan minyak atsiri. Jadi karena kandungan senyawa tersebutlah tersimpan manfaat daun ginseng yang baik untuk kecantikan serta kesehatan.

Seperti senyawa flavonoid bermanfaat antibakteri, antiinflamasi, antialergi, antimutagenik, antivirus, antineoplastik, antitrombosis, antioksidan, dan aktivitas vasodilatasi, diambil dari Miller, 1996.

Serta senyawa Saponin dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, mengikat kolesterol, dan bersifat antibiotik. Selain itu menurut Hagerman 2002 senyawa tanin mempunyai aktivitas biologis sebagai pengkhelat ion logam, agen penggumpal protein dan antioksidan.

Manfaat Akar Ginseng Jawa Untuk Kesehatan

Dikutip dari jurnal Hidayat, 2005, manfaat akar ginseng sebagai berikut, Akar ginseng jawa dapat dimanfaatkan sebagai tonikum, kebugaran tubuh, menghilangkan lelah, berkeringat dingin, pusing, aprodisiaka, batuk dahak, radang paru-paru, diare, banyak kencing, haid tidak teratur dan keputihan.

Selain itu menurut penelitian Donatus, 2002 akar ginseng bermanfaat untuk pria, Akarnya digunakan untuk lemah syahwat. Akar tumbuhan ini memulihkan efek meningkatkan libido pada mencit jantan.

Manfaat Daun Ginseng Jawa Untuk Kesehatan

1. Mengobati Infeksi

Manfaat daun ginseng jawa yang pertama adalah untuk mengatasi infeksi. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi merupakan salah satu permasalahan dalam bidang kesehatan yang dari waktu ke waktu terus berkembang. Salah satu penyebabnya adalah bakteri.

Bakteri patogen yang menyebabkan infeksi diantaranya Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa. Menurut Miller et al., 2012, bakteri Staphylococcus aureus dapat menyebabkan penyakit infeksi pada folikel rambut dan kelenjar keringat, bisul, serta infeksi pada luka. Bakteri ini mempunyai kemampuan invasi rendah, terlibat dalam banyak infeksi kulit.

Dalam daun ginseng jawa terkandung senyawa flavonoid. tanin, saponin, alkaloid, dan kuinon. Kumpulan senyawa tersebut dapat menghambat bakteri penyebab infeksi. Jadi jangan ragu lagi untuk memanfaatkan daun ginseng.

2. Anti Bakteri

Selain mampu mengatasi infeksi, daun ginseng jawa berperan sebagai anti bakteri aau penghambat tumbuhnya bakteri dalam tubuh. Hal tersebut telah dibuktikan oeh penelitian yang telah dilakukan oleh Wahyuning Setyani, Hanny Setyowati, dan Dewi Ayuningtyas pada tahun 2016, bahwa daun som jawa mengandung senyawa flavonoid. tanin, saponin, alkaloid, dan kuinon. Senyawa aktif tersebut memiliki efek sinergis dalam menghambat pertumbuhan bakteri.

3. Mencegah Kadar Kolestrol Berlebih (Hiperkolesterolemia)

Ternyata ada manfaat daun ginseng yang lainnya, yakni mampu mengurangi kadar kolestrol atau Hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia adalah suatu kondisi dimana meningkatnya konsentrasi kolesterol dalam darah yang melebihi nilai normal.

Menurut Jellinger et al., 2012, Kadar kolesterol total yang normal pada orang dewasa adalah sebesar 120 sampai 200 mg/dl. Keadaan hiperkolesterolemia terjadi bila konsentrasi kolesterol total = 240 mg/dl, LDL = 160 mg/dl, dan trigliserida = 150 mg/dl. Penyebab kelebihan kolestrol diantaranya, faktor genetik, pola makan tidak teratur, olahraga kurang, faktor stress dan kebiasaan merokok.

4. Antioksidan

Daun ginseng berguna sebagai antioksidan. Dalam daun ginseng terkandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Menurut Aqil et al., 2006, Senyawa antioksidan alami terdiri dari senyawa fenolik, polifenol yang dapat berupa golongan flavonoid. Golongan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan meliputi flavon, flavonol, isoflavon, katesin, dan kalkon flavonoid hampir terdapat pada semua bagian daun ginseng.

Hal tersebut juga sama seperti manfaat daun ciplukan yang memiliki khasiat sebagai antiosidan,

Selain itu menurut penelitian yang dilakukan oleh Lydia Ninan Lestario, Anggelia Essi Christian, dan Yohanes Martono pada tahun 2009 mendapatkan kesimpulan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak daun ginseng Jawa tertinggi diperoleh dari ekstrak etanol, yaitu sebesar 43,78 % Jadi jangan ragu lagi untuk mengkonsumsi rebusan daun ginseng agar terhindar dari radikal bebas.

5. Anti Inflamasi (Anti peradangan)

Manfaat daun ginseng jawa sebagai anti peradangan telah banyak digunakan oleh masyarakat umum. Pembengkakan merupakan salah satu dari lima gejala radang, yaitu: rasa sakit, kemerahan, panas.

Atasi peradangan dan pembengkakan dengan daun ginseng karena kandungan saponin ada yang mempunyai khasiat anti radang (anti inflamasi).

Selain itu Saponin merupakan senyawa yang sifatnyadapat mengeluarkan cairan seperti buih dan mempunyai khasiat serupa deterjen. Deterjen mempunyai khasiat antiseptik.

Sebelumnya daun ginseng sebagai anti inflamasi telah dibuktikan oleh penelitian R. Smastuti Vol 5 No 4, dimana penelitian tersebut dilakukan pada media tikus yang mengalami pembengkakan dan diberi infus daun ginseng jawa, ternyata infus daun ginseng dapat mengurangi pembengkakan pada tikus tersebut.

6. Khasiat Daun Ginseng Untuk Pria

Dalam daun ginseng terkandung efek androgenik, walaupun tidak sebanyak pada akarnya. efek androgen menurut Ganong, 2003 Androgen merupakan hormon yang bersifat anabolik (meningkatkan sintesis protein dan menurunkan pemecahan protein).

Aksi androgen pada jaringan target mengakibatkan efek maskulinisasi, ikut bertanggung jawab terhadap keberlangsungan spermatogenesis di testis, peningkatan sifat agresif, pertumbuhan tulang dan otot, serta perilaku seksual. Testosteron yang dihasilkan testis merupakan androgen paling aktif. Jadi daun ginseng memiliki khasiat untuk pria karena kandungan androgen.

7. Menjaga Kesehatan Hati

Organ hati adalah salah satu organ yang paling penting. Dalam daun ginseng tekandung senyawa saponin, senyawa saponin tersebut berperan untuk menjaga kesehatan hati. Sehingga racun dalam hati mampu dinetralisir oleh daun ginseng jawa, sehingga dapat mencegah kerusakan organ hati dan regenarasi sel nya dapat meningkat.

8. Mengontrol Kadar Gula

Daun ginseng selain berguna untuk menjaga kesehatan hati, juga berkhasiat untuk mengontrol kadar gula darah, jika kadar gula darah dalam tubuh berlebih dinamakan penyakit diabetes. Daun ginseng jawa memiliki efek anti hiperglikemia, dimana daun ginseng jawa selain memiliki efek tersebut juga mampu meningkatkan pengeluaran gula dalam darah.

9. Melancarkan ASI

Ada manfaat lain dari daun ginseng, yakni mampu melancarkan kadar ASI pada ibu menyusui, Kandungan saponin lah yang berjasa untuk meningkatkan produksi ASI. Cara kerja saponin melancarkan ASI dikarenakan saponin mampu melancarkan sirkulasi darah yang berdampak meningkatnya stimulasi fungsi ASI tersebut.

10. Mengobati Hepatitis

Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Daun ginseng jawa berfungsi untuk menangani masalah penyakit hepatitis dikarenakan adanya senyawa flavonoid yang berperan mengatasi virus atau bakteri penyebab munculnya hepatitis.
Jadi bila anda mengiginkan terhindar dari hepatitis, konsumsilah daun ginseng secara rutin.

11. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah yang akan memunculkan berbagai penyakit mematikan seperti serangan jantung dan stroke. Untuk itu manfaatkan daun ginseng untuk mengatasinya.

Kkandungan flavonoid yang dikandungnya berperan sebagai antihistamin serta antiinflamasi untuk mengurangi tekanan darah. Anda dapat memanfaatkan daun ginseng jawa untuk mengobati hipertensi dengan rajin mengkonsumsi rebusan daun ginseng jawa.

12. Mengurangi Rasa Nyeri Dan Sakit

Rasa sakit dapat dikurangi dengan daun ginseng. Minyak atsiri yang terkandung dalam daun ginseng mampu mengurangi rasa sakit serta nyeri . Anda dapat melumatkan daun ginseng lalu oleskan pada bagian tubuh yang terasa sakit, maka anda akan merasakan manfaatnya, bila masih terasa sakit lakukan secara rutin dan teratur.

13. Meningkatkan Antibodi

Kekebalan tubuh atau antibodi merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga tubuh terhindar dari berbagai penyakit. ternyata ada manfaat daun ginseng jawa untuk meningkatkan kekebalan tubuh, karena kandungan saponin bereran sebagai antibakteri atau melawan bakteri dalam tubuh yang menyebabkan berbagai penyakit.

14. Mengobati Varises

Varises terjadi karena pembuluh darah membesar dan menghambat aliran darah. Sebenarnya selain untuk meningkatkan antibodi, juga berkhasiat menyembuhkan varises. Kandungan flavonoid dalam daun ginseng berguna untuk menopang dinding pembuluh darah, sehingga pembuluh darah tersebut akan bekerja dengan normal.

Manfaat Daun Ginseng Jawa Untuk Kecantikan

1. Mengatasi Infeksi Kulit

Kegunaan Daun ginseng untuk kencantikan adalah mampu mengatasi infeksi kulit. Salah satu penyebab infeksi kulit tersebut adalah bakteri Staphylococcus aureus. Manfaatkan daun ginseng untuk membasmi bakteri tersebut karena kandungan senyawa flavonoid. tanin, saponin, alkaloid, dan kuinon.

Senyawa aktif tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Bila terkena infeksi kulit segera gunakan daun ginseng untuk mengatasinya.

2. MUntuk Jerawat Dan Bisul

Selain mampu mengatsi infeksi kulit, daun ginseng bermanfaat untuk jerawat dan mengobati bisul. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa bakteri Staphylococcus aureus selain dapat menyebabkan infeksi kulit, juga akan menimbulkan jerawt dan bisul pada kulit wajah.

Manfaat daun ginseng Jawa untuk bisul dan jerawat karena kandungan senyawa flavonoid. tanin, saponin, alkaloid, dan kuinon. Senyawa aktif tersebut telah tebukti melalui penelitian memiliki efek sinergis dalam menghambat pertumbuhan bakteri.

3. Menurunkan Berat Badan

Daun ginseng mampu menurunkan berat badan dikarenakan Kandungan serat yang tinggi dan antioksidan dalam daun ginseng berkhasiat untuk menurunkan berat badan, anda dapat memasukkannya pada program diet anda.

Seperti yang telah kita ketahuim serat dan antioksidan berperan untuk mengurangi kadar kolestrol jahat dan lemak dalam tubuh, selain itu serat juga berguna untuk memperlancar buang air besar atau BAB.

4. Mencegah Penuaan Dini

Manfaat daun ginseng jawa untuk menjaga kesehatan kulit dikarenakan daun ginseng mampu berperan menstimulasi sistem metabolisme kulit. Kandungan phytonutrients lah yang berpean dalam hal tersebut untuk melindungi kulit tubuh dari radikal bebas. Radikal bebas tersebut seperti paparan sinar uv matahari dan polusi.

Selain itu kandungan senyawa dalam daun ginseng mampu meningkatkan kulit memproduksi kolagen, sehingga kulit anda akan terasa kencang.

Cara Mengolah Daun Ginseng

Ada beberapa cara mengolahnya, simak cara berikut ini.

1. Cara Dioles

Cara mengolah daun ginseng yang pertama dilakukan dengan cara dioles pada tubuh bagian luar tubuh (tidak diminum). Bentuk olahan ini seperti pasta atau koloid, dan biasanya dalam kondisi segar maupun kering.

Pembuatan jamu ini tidak jauh berbeda seperi olahan daun suruhan dengan cara di seduh ataupun jamu segar akan tetapi cara penggunaanya cukup dengan dioleskan atau ditempelkan pada luar tubuh (kulit) yang terkena penyakit.

Jadi Kesimpulannya daun ginseng digunakan sebagai obat untuk mengatasi masalah pada kulit dapat di tumbuk terlebih dahulu, lalu oleskan pada bagian yang terkana jerawat atau bisul.

2. Dengan Direbus

Ada beberapa cara mengolah daun ginseng untuk mengambil manfaatnya yang kaya akan flavonoid. Cara mengolah daun ginseng dengan direbus. Dalam ramuan herbal rebus bahan-bahan jamu (tumbuh-tumbuhan) direbus dengan air, dan air hasil rebusan tersebut digunakan untuk mengobati penyakit. Bahan bakunya dapat berupa bahan kering ataupun bahan yang masih segar.

Umumnya masyarakat Indonesia menerapkan cara pengolahan yang satu ini untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Cara merebus daun ginseng, pertama siapkan daun suruhan, daun tersebut dicuci bersih kemudian direbus dengan tiga gelas air.

Setelah air rebusan menjadi dua gelas, seduhan ini didinginkan sebentar sampai menjadi hangat. Seduhan dapat diminum dua kali sehari masing masing satu gelas.

Efek Samping Daun Ginseng

1. Penderita Insomnia

Efek samping daun ginseng yang pertama adalah dapat memperburuk insomnia. Sebenarnya dalam daun ginseng terkandung sedikit kafein, namun bila dikonsumsi terlalu banyak dan diminum malam hari akan memperparah masalah susah tidur.

2. Berdampak Pada Jantung

Jika berlebihan dalam mengkonsumsi daun ginseng akan mempengaruhi tekanan darah dan irama detak jantung.

Simak juga : Manfaat Jambu Air

Nah banyak sekali kan manfaat daun ginseng jawa untuk kesehatan. Tanaman herbal seperti ginseng merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah, tentunya dengan cara mengolah yang benar, selain iru perhatikan juga efek samping daun ginseng untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

Sekian dulu artikel kali ini, terimakasih atas penulis jurnal yang telah kami kutip dalam artikel ini, simak juga Manfaat daun suruhan yang baik pula untuk kesehatan dan kecantikan seperti pada daun ginseng, dan artikel manfaat lain tumbuhan serta nutrisi. Sekian dan terimakasih.

Tinggalkan komentar