10 Khasiat Manfaat Daun Mangkokan Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Daun Mangkokan
Gambar daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) – Sumber: Google.com

Manfaat Daun Mangkokan | Tanaman Mangkokan merupakan salah satu tanaman yang dipakai dalam pengobatan. Beberapa manfaat daun mangkokan berkhasiat untuk mengobati peradangan, peluruh air seni, mengurangi rambut rontok serta mampu menghilangkan bau badan yang mengganggu.

Namun pada umumnya Daun mangkokan dalam pengobatan tradisional dikenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat sebagai penumbuh rambut atau mencegah kerontokan dan mengurangi ketombe.

Apa Itu Tanaman Mangkokan

Tanaman mangkokan adalah tanaman yang berasal dari keluarga Araliaceae dan genus Nothopanas. Nama sinonim dari tanaman mangkokan adalah N.cochlecitum dan Panax cochleatum, Selain tumbuh liar, tanaman mangkokan banyak dipakai sebagai tanaman hias dan tanaman pagar.

Tanaman mangkokan mampu tumbuh dan hidup di ketinggian 1 sampai 1200 meter diatas permukaan laut.

Ciri Ciri Tanaman Mangkokan

1. Ciri Ciri Batang Pohon Mangkokan

Tanaman mangkokan tumbuh tegak dengan ketinggian 1 hingga 3 meter, dengan batang berkayu, bentuknya bulat, bercabang atau lurus.

2. Ciri Ciri Daun Mangkokan

Daun Mangkokan merupakan daun tunggal bertangkai, agak tebal, bentuknya bulat berlekuk seperti mangkok, pangkal berbentuk jantung, tepi bergerigi, diameter 6 hingga 12 cm, pertulangan menyirip, warna daunnya hijau tua.

3. Ciri Ciri Bunga Mangkokan

Bunga mangkokan termasuk bunga majemuk, bentuk payung, warnanya hijau. Buahnya buah buni, pipih, hijau. Biji kecil, keras, dan berwarna coklat.

Nama Mangkokan di Berbagai Daerah

Tanaman mangkokan memiliki nama yang berbeda beda dibeberapa daerah di Indonesia, seperti di Jawa dikenal dengan godong mangkokan, sedangkan orang Melayu menyebutya dengan daun koin, daun mangkok, daun papeda, orang Madura menamai daun mangkokan dengan nama puring dan terakhir daun mangkokan di Sunda dikenal dengan nama mamanukan.

Kandungan Daun Mangkokan

Manfaat daun mangkokan bagi kesehatan dan kecantikan disebakan karena beberapa kandungan didalamnya, kandungan tersebut diantaranya.

  • Alkaloid
  • Protein
  • lemak
  • kalsium
  • fosfor
  • zat besi
  • vitamin A, B, dan C
  • flavonoid
  • saponin
  • tanin.

Klasifikasi Tanaman Mangkokan

Menurut Tjitrosoepomo, tanaman mangkokan memiliki klasifikasi sebagai berikut:

  • Regnum : Plantae
  • Divisio : Spermatophyta
  • Classis : Dicotyledonae
  • Ordo : Apiales
  • Familia : Araliaceae
  • Genus : Nothopanax
  • Spesies : Nothopanax scutellarium Merr.

Manfaat Daun Mangkokan Menurut Beberapa Penelitian

1. Marina Dan Astuti 2012

Tanaman Mangkokan berkhasiat sebagai tanaman obat, menurut penelitian tersebut manfaat daun dan akar mangkokan sebagai berikut sebagai peluruh kencing atau diuretik, anti radang, radang payudara, pembengkakan dan melancarkan pengeluaran ASI dan mencegah rambut rontok, mengatasi bau badan.

2. Hariana 2008

Salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu tanaman mangkokan. Daun segar tumbuhan mangkokan mempunyai beberapa manfaat di antaranya antiperadangan, peluruh air seni, mencegah rambut rontok dan juga menghilangkan bau badan.

3. Hamdiyati 2007

Manfaat daun mangkokan mampu menghilangkan bau badan, dimana penyebab dari bau badan adalah dari keringat yang dihasilkan oleh kelenjar keringat di dalam jaringan kulit.

Keringat yang dikeluarkan seseorang sangat terlibat dalam proses timbulnya bau badan, dimana kelenjar apokrin yang menghasilkannya telah terinfeksi oleh bakteri yang berperan dalam proses pembusukan.

Sifat antibakteri dalam daun mangkokan mampu mencegah bakteri penyebab bau badan tersebut, itulah mengapa ada khasiat daun mangkokan untuk mencegah bau badan.

Manfaat Daun Mangkokan Untuk Kesehatan

1. Sebagai Anti Bakteri

Berbagai macam antibiotik sintetik telah dikembangkan untuk melawan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, akan tetapi penggunaan antibiotik sintetik terkadang memberikan efek samping terhadap tubuh yang tidak diinginkan.

untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan antibiotik yang berasal dari bahan alam, salah satunya dengan menggunakan daun mangkokan.

Daun Mangkokan memiliki aktivitas antibakteri, hal senada diungkapkan oleh penelitian Jahari 2013, dimana ekstrak etanol daun mangkokan memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji bakteri penyebab bau badan yaitu Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa.

Konsentrasi optimal dari ekstrak etanol daun mangkokan sebagai antibakteri adalah konsentrasi 16%

2. Mengandung Antioksidan

Radikal bebas adalah penyebab dari kerusakan sel dan jaringan, Radikal bebas berperan penting pada terjadinya arterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, kanker, gagal ginjal, dan proses penuaan manusia.

Radikal bebas dapat dicegah dengan senyawa flavonoid yang berperna sebagai antioksidan, dalam daun mangkokan terkandung senyawa flaovonoid, hal tersebutlah yang menyebabkan adanya manfaat daun mangkokan untuk mencegah radikal bebas.

Jenis flavonoid yang terkandung di dalam daun mangkokan adalah flavonol (kuersetin, kaempferol dan mirisetin) dan flavon (luteolin dan apigenin), untuk kandungan antioksidan dalam daun mangkokan telah diteliti oleh Eden dkk.

Dalam penelitian Eden dkk disimpulkan bahwa Ekstrak metanol daun mangkokan mengandung flavonoid dan saponin. Jenis flavonoid pada fraksi kloroform memiliki struktur paling baik dalam menangkap radikal bebas dibandingkan flavonoid dari fraksi lainnya.

3. Mengendalikan Penyebab Demam Kaki Gajah

Nyamuk daria genus culex merupakan jenis nyamuk yang dapat menyebabkan demam kaki gajah, nyamuk tersebut merupakan nyamuk yang banyak dan mudah kita jumpai disekitar kita.

Daun mangkokan berpotensi sebagai pestisida nabati umumnya mempunyai karakteristik rasa pahit (mengandung alkaloid dan terpen), berbau busuk dan berasa agak pedas. Tanaman atau tumbuhan ini jarang diserang oleh hama sehingga banyak digunakan sebagai ekstrak pestisida nabati.

Manfaat daun mangkokan untuk mengendalikan nyamuk penyebab kaki gajah tersebut telah dibuktikan oleh penelitian, dimana ekstrak daun mangkokan memberikan pengaruh mortalitas terhadap nyamuk culex sp, dengan nilai LC50 yang mampu membunuh 50% larva Culex sp. yaitu pada konsentrasi 1,338%.

4. Tidak Berpengaruh Pada Fungsi Organ Hati

Seperti yang kita ketahui, bahwa organ hati memegang peranan penting dalam metabolisme tubuh. Mengkonsumsi daun mangkokan tidak menimbulkan efek pada organ vital seperti hati, paru paru, dan otak.

Hal senada diungkap dalam penelitian Arifin dkk 2011, dimana pemberian variasi dosis dan lama pemberian ekstrak etanol daun mangkokan tidak mempengaruhi fungsi hati pada mencit putih jantan.

5. Antidiabetes

Manfaat daun mangkokan selain berperan sebagai sumber antioksidan, juga berperan untuk meringankan diabetes, penelitian yang dilakkan oleh Fellita 2019, menunjukan pemberian ekstrak Daun Mangkokan dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus putih jantan galur wistar yang diberi gula.

Manfaat Daun Mangkokan Untuk Kecantikan

1. Menyuburkan Rambut

Rambut memiliki peranan sangat penting bagi kita, yakni sebagai pelindung kepala dari benturan, sengatan sinar matahari dan masih banyak lagi, selain peran tersebut rambut juga merupakan perhiasandan mahkota yang berharga. Maka dari itu, kita perlu menjaga kesehatan rambut.

Untuk memperoleh rambut yang tebal, hitam, sehat dan mudah diatur, rambut butuh perhatian. salah satu perawatan rambut adalah dengan menggunakan daun mangkokan, manfaat daun mangkokan dapat menyuburkan rambut serta menjaga kesehatan kulit kepala.

Kandungan saponin dalam daun mangkokan mempunyai kemampuan untuk membentuk busa yang berarti mampu membersihkan kulit dari kotoran serta sifatnya sebagai counter iritan, yang dapat meningkatkan sirkulasi darah perifer sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Sa’diah dkk 2015, menunjukan bahwa Formula dengan konsentrasi ekstrak daun mangkokan 7,5% merupakan formula paling efektif dan sama pengaruhnya dengan Aminexil 2%.

2. Sebagai Lotion Kulit Pencegah Penuaan Dini

Memiliki kulit yang halus tanpa keriput dan berseri meski umur seseorang sudah tidak remaja lagi, menjadi dambaan setiap wanita, masalah yang umumnya muncul akhir akhir ini adalah gejala penuaan dini. Sehingga kita harus menjaga dan melindungi kesehatan kulit kita.

Proses kerusakan kulit ditandai dengan munculnya keriput, sisik, kering, munculnya pigmentasi kulit, kusam dan pecah-pecah. Selain itu radikal bebas merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat menyebabkan penuaan dini, walaupun bukan termasuk jenis gangguan kesehatan kronis, tapi dampak psikologis yang ditimbulkan luar biasa bagi setiap orang.

Nah untuk menjaga dan melindungi kulit anda dari penuaan dini, anda dapat memanfaatkan daun mangkokan, dimana daun mangkokan mengandung flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, antioksidan dapat mencegah radikal bebas penyebab penuaan dini.

Untuk manfaat daun mangkokan sebagai losion pencegah penuaan dini telah diteliti oleh Suryani dkk 2015, dimana dalam penelitian tersebut menyimpulkan bahwa formula sediaan losio dari ekstrak metanol daun mangkokan stabil secara fisik ditinjau dari parameter pH, viskositas, uji mekanik, serta dari ukuran globulnya.

3. Menghilangkan Bau Badan

Daun mangkokan dahulu hanya digunakan sebagai lalapan dan campuran bahan makanan kini telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat dan yang baru baru ini daun mangkokan digunakan sebagai bahan campuran deodoran yang bertujuan mengurangi bau badan.

Tentunya bau badan merupakan salah satu masalah yang dapat mengganggu aktivitas seseorang, bau badan sediri disebabkan oleh kurangnya kesadaran menjaga kebersihan badan yang dapat menimbulkan bakteri penyebab bau badan kurang sedap.

Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan bau badan yaitu Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, dan Streptococcus pyogenes. Semua bakteri tersebut dapat dibasmi dengan daun mangkokan, maka dari itulah mengapa ada manfaat daun mangkokan untuk mengurangi bau badan.

Dikutip dari penelitian PuspaSari 2019, stick deodoran dari ekstrak daun mangkokan memenuhi syarat sebagai deodoran, seperti tidak mengalami perbahan bau dan warna, daya oles pada kulit, tidak menyebabkan iritasi saat dipakai dan pH stabil.

4. Sebagai Bahan Baku Sabun

Sabun merupakan salah satu kebutuhan bagi kehidupan masyarakat sehari hari, seperti untuk mandi, dan mencuci. Salah satu bahan yang dapat dicampurkan untuk sabun adalah daun mangkokan. Dalam daun mangkokan terkandung seyawa flavonoid.

Senyawa flavonoid merupakan salah satu senyawa kimia yang memiliki aktifitas biologi. Senyawa flavonoid pada tumbuhan dapat ditemukan pada bagian daun, akar, kulit, biji dan buah. Senyawa flavonoid berguna sebagai anti bakteri.

5. Mengatasi Jerawat

Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri tersebut adalah jerawat dan imetigo.

Dalam daun mangkokan terkandung beberapa senyawa yang berperan sebagai antibakteri, itulah mengapa ada manfaat daun mangkokan dalam bahan baku pembuatan sabun.

Seperti penelitian yang dilakukan oleh Hanum dan Ardiansyah 2017, dimana terdapat perbedaan kadar pH dalam sabun yang terbuat dari ekstrak daun mangkokan, namun perbedaan kadar pH tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadan pencegahan infeksi akibat bakteri.

Cara Mengolah Daun Mangkokan

1. Mencegah Kerontokan Rambut

Untuk mencegah rambut rontok dengan menggunakan daun mangkokan, hal pertama adalah siapkan daun mangkokan yang sudah tua dan masih segar sebanyak 6-hingga 9 lembar, jangan lupa cuci hingga bersih. Setelah bersih, giling hingga halus.

Jangan lupa tambahkan sedikit minyak kelapa, aduk hingga menjadi adonan seperti bubur. Saring dan peras adonan tadi lalu oleskan pada kulit kepala sambil dipijat pijat. Jika sudah rata, lalu tutup kepala dengan handuk, tunggu hingga terasa hawa panas karena sifatnya yang melembabkan kulit kepala dan rambut.

Simak Juga: Manfaat daun nangka

Biarkan selama kurang lebih satu jam, lalu anda dapat mencuci rambut dengan air hangat, setelah itu cuci rambut dengan air dingin hingga bersih, untuk hasil maksimal, lakukan hal tersebut sebanyak dua hingga tiga kali seminggu.

Efek Samping Daun Mangkokan

Hingga sekaran belum ada yang membuktikan efek samping daun mangkokan untuk kesehatan, dalam hal ini selain dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan organ hati.

Tanaman yang biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar atau tanaman hias ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Sekian dulu artikel kali ini mengenai manfaat daun mangkokan, jangan lupa simak beberapa artikel lainnya dalam blog ini seperti manfaat lempuyang, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar