22 Manfaat Daun Pecut Kuda Untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Manfaat Daun Pecut Kuda
Gambar Daun Pecut Kuda, Stachytarpheta jamaicencis. Sumber: Google.com

Manfaat Daun Pecut Kuda | Pemanfaatan tanaman dipakai untuk pengobatan telah berjalan seumur dengan peradaban manusia. Tumbuhan merupakan sumber bahan kimia yang memiliki banhyak sekali manfaat yang tak terhitung, termasuk untuk obat yang mampu mengatasi berbagai macam penyakit penyakit. Skill meracik tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat dan jamu adalah warisan turun temurun dan mengakar kuat di masyarakat Indonesia. Tumbuhan yang merupakan bahan baku obat tradisonal tersebut tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu tumbuhan tersebut adalah pecut kuda, dimana ada banyak sekali manfaat daun pecut kuda untuk kesehatan.

Secara tradisional, tanaman pecut kuda dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat pencahar, Ekspektoran vermifuge, Melancarkan buang air kecil, Emmenagogue, Diabetes, demam, serta sakit tenggorokan.

Manfaat daun pecut kuda yang lainnya adalah untuk mengobati penyakit luar maupun dalam, diantaranya infeksi pada saluran kencing, sakit tenggorokan karena radang atau faringitis, batuk, reumatik, haid tidak teratur, radang hati atau hepatitis A, keputihan, dan lain lain. penyakit luar yang dapat diobati dengan daun pecut kuda adalah seperti bisul, radang kulit bernanah, dan luka.

Apa Itu Daun Pecut Kuda

Tumbuhan pecut kuda atau nama latinnya Stachytarpheta Jamaicensis merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki khasiat obat, banyak dimnfaatkan oleh masyarakat Indonesia, tanaman tersebut merupakan tanaman liar yang biasanya tumbuh di tepi tepi jalan, lapangan maupunt tempat yang biasanya ditumbuhi rumput liar.

Tanaman pecut kuda asalnya dari Benua Amerika, dikutip dari Dalimartha, 2000, bahwa tanaman tersebut dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, serta terlindung dari sinar matahari dan dapat tumbuh pada ketinggian 1 hingga 1500 mdpl. Pecut kuda merupakan tanaman tahunan, tumbuh tegak, tingginya kurang lebih sekitar 50 cm.

Tanaman pecut kuda biasanya tumbuh liar disisi jalan daerah pinggir kota, tanah kosong yang tidak terawat. Daunnya terletak berhadapan, serta bentuknya bulat seperti telur, tepi dari daunnya bergerigi, tidak berambut. Bunga duduk tanpa tangkai pada bulir bulir yang berbentuk pecut, panjang antara 4 hingga 20 cm. bunga mekar tidak berbarengan, bunganya kecil kecil warna ungu dan adapula yang berwarna putih.

Nama Daerah dan Nama Asing Daun Pecut Kuda

Nama daun pecut kuda disetiap daerah berbeda beda, seperti Sunda namanya jarong, pecut kuda, sedangkan di Jawa dikenal dengan nama biron, karomenal, sekar laru, ngadirenggo. roem jharum, rum Jharum (Madura).

Dinegara Cina dikenal dengan nama yu long bian,Inggris : snakeweed, orang Sulawesi menyebutnya sui in sui, sangko hidung, Maluku : rai rai, dodinga dan yang terkahit di Pilipina daun pecu kuda bernama kandikandilaan.

Ciri Ciri Daun Pecut Kuda

  • Helaian daun berbentuk bulat telur.
  • Pangkal daunnya menyempit.
  • Ujung daunnya runcing
  • Pada bagian tepi bergerigi
  • Permukaan daun jelas berlekuk-lekuk
  • Panjang daun 4 hingga 8cm, dengan lebar 3 hingga 6cm
  • Daunnya berwarna hijau tua.

Klasifikasi Daun Pecut Kuda

Sistematika tanaman pecut kuda secara ilmiah adalah.

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi :Spermatophyta
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Ordo : Lamiales
  • Famili : Verbenaceae
  • Genus :Stachytarpheta
  • Spesies : Stachytarpheta jamaicencis.

Kandungan Senyawa Daun Pecut Kuda

Dalam daun pecut kuda terkandung beberapa senyawa yang baik bagi kesehatan tubuh, diantaranya.

  • Flavonoid
  • Saponin
  • Glikosida
  • Alkaloid
  • Tanin
  • Saponin
  • Fenol
  • Steroid
  • Terpenoid
  • Quinone
  • Plhobotanin.

Manfaat Daun Pecut Kuda

1. Membantu Menurunkan Demam

Pireksia atau demam adalah kondisi alami yang dialami oleh tubuh, keadaan tersebut menandai adanya suatu penyakit, serta respon pertahanan tubuh kita jika terjadi suatu infeksi. Ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh.

Peningkatan suhu tubh tersebut pada kondisi tertentu dapat membawa dampak positif, seperti infeksi justru membawa manfaat adaptif karena dibutuhkan untuk menjembatani penyembuhan lewat peningkatan kerja sistem kekbalan tubuh dan menghambat replikasi mikroorganisme.

Namun pada kondisi darurat dapat mengakibatkan peningkatan suhu tubuh yang terlalu berlebihan, sesak nafas serta dehidrasi berat. Untuk megobati demam dibutuhkan antipiretik dan parasetamol. Selain obat kimia anda dapat memanfaatkan tanaman herbal seperti daun pecut kuda.

Manfaat daun pecut kuda dalam mengatasi demam disebabkan karena kandungan flavonoid didalamnya. Mekanisme kerja flavonoid sebagai antipiretik serupa dengan mekanisme flavonoid sebagai antiinflamasi dan analgetik.

Penelitian yang dilakukan oleh Khilyati pada tahun 2017, menyimpulkan bahwa Mekanisme kerja flavonoid sebagai antipiretik serupa dengan mekanisme flavonoid sebagai antiinflamasi dan analgetik.

Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Lestari pada tahun yang sama membuktikan bahwa infusa daun kelengkeng mempunyai efek antipiretik pada konsentrasi 10% 2,5 mL/200g BB, setara dengan parasetamol. Namun penelitian diatas masih menggunakan media tikus.

2. Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Perkembangan bakteri yang disebabkan karena keadaan lingkungan yang kurang terawat, serta makanan yang kurang sehat sangatlah merugikan, salah satunya dapat menyebabkan peradangan pada tenggorokan dan bisul yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureusyang.

Untuk mencegah perkembangan bakteri tersebut anda dapat memanfaatkan daun pecut kuda, manfaat daun pecut kuda sebagai anti bakteri karena terdapat senyawa triterpen, flavonoid, tanin, saponin.

Hal senada diungkapkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Kumala dkk, pada tahun 2016, dalam penelitiannya menimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pecut kuda memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

3. Menjaga Fungsi Organ Hati

Salah satu organ tubuh yang paling penting adalah organ hati, mengingat pentingnya fungsi hati, maka kita harus melindunginya agar tetap berjalan dengan normal.

Salah satu penyakit yang dapat mengganggu kerja organ hati adalah perlemakan hati atau steatosis. Perlemakan hati adalah penimbunan trigliserida yang tidak wajar dan terkadai dalam sel parenkim. Penyebabnya yakni senyawa racun, malnutri protein, kegemukan, anoksida serta dan diabetes mellitus.

Berbagai cara pengobatan untuk melindungi hati dari penyakit dan kerusakan, salah satunya dengan memanfaatkan obat herbal. Pengobatan obat herbal tersebut dapat melalui daun pecut kuda.

Manfaat duan pecut kuda untuk melindungi organ hati telah dibyktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Joshi dkk, pada tahun 2010, dimana ekstrak etanol daun pecut kuda memiliki aktivitas herparoprotektif tikus yang telah diinduksi oleh hepatotoksin, tikus tersebut dalam penelitiannya mengalami penurunan nilai SGPT, SGOT, SALP serta serum bilirubin.

4. Mempercepat Penyembuhan Kulit Dari Luka

Organ kulit merupakan salah satu hal penting yang perlu dijaga kesehatannya. Mengingat banyaknnya fungsi kulit diantaranya perlindungan, absorbsi, ekskresi, persepsi, termoregulasi, pembentukan pigmen, kreatinisasi, dan mempunyai peran sintesis vitamin D.

Salah satu bentuk kerusakan dan kehilangan jaringan pada kulit adalah luka bakar. Luka pada kulit rentang terjadi infeksi mikroba. Hal ini dapat terjadi karena daerah yang terluka merupakan media yang ideal bagi berkembangnya organisme penyebab infeksi.

Manfaat daun pecut kuda untuk menangani luka bakar. Seperti yang telah dilakukan oleh masyarakat kabupaten Donggala, dimana daun pecut kuda dimanfaatkan untk pengobatan terhadap luka bakar. Hal tersebut disebabkan karena dalam daun pecut kuda terkandung senyawa triterpen, flavonoid, tanin, saponin mempunyai potensi untuk menyembuhkan luka dengan mekanisme sebagai antioksidan dan antibakteri.

Selain itu, dikutip dari Igbinosa, tahun 2009, kandungan saponin berperan penting dalam proses penyembuhan luka bakar, yakni dengan cara memacu pembentukan kolagen. Sehingga proses penyembuhan luka pada kulit dapat berjalan lebih cepat.

5. Memiliki Aktivitas Antioksidan

Menurut WHO atau World Health Organization tahun 2018 ada sekitar 17 juta orang meninggal dunia, disebabkan kerena penyakit degeneratif (seperti kanker) setiap tahun, dan menyumbangkan 70% tingkat penyebab kematian di berbagai negara.

Penyakit degeneratif muncul akibat Stres oksidatif disebabkan karena tingginya konsentasi radikal bebas dalam sel dan jaringan. Untuk menetralisir radikal bebas yang berlebih dalam tubuh, maka dibutuhkan senyawa antioksidan alami, yakni senyawa flavonoid. Anda dapat menemukan senyawa flavonoid dalam daun pecut kuda, maka dari itula mengapa ada manfaat daun pecut kuda untuk kanker.

Dikutip dari penelitian Kumala dkk, tahun 2016, dimana Hasil uji aktivitas antioksidan diketahui bahwa ekstrak methanol daun pecut kuda mempunyai nilai IC50 teraktif dibandingkan ekstrak lainnya. Nilai IC50 ekstrak metanol, etil asetat dan n-heksan berturut turut adalah sebesar 14,28 µg/mL; 182,97 µg/mL; 667,46 µg/mL.

hal senada juga diungkapkan dalam penelitian Setiawan tahun 2019, menyimpulkan bahwa ekstrak air daun tanaman pecut kuda mengandung senyawa Flavonoid. Ekstrak air daun tanaman memiliki aktivitas antioksidan ditunjukkan pada voltammetri siklik pada nilai Epa= 0,5 V pada konsentrasi 2000 ppm.

6. Mengobati Hepatitis A

Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa daun pecut kuda memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan organ hati, Namun kali ini pada bagian bunganya berkhasiat untuk mengobati hepatitis A.

Cara meramu obat untuk mengatasi hepatitis A dengan pecut kuda sebagai berikut. Pertama siapkan tujuh tangkai bunga pecut kuda, dipotong potong kecil terlebih dahulu, lalu cuci dengan air bersih. Rebus dengan 750 ml air, dan tunggi hingga airnya berkurang menjadi sekitar 500 ml.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anda dapat mengkonsumsi rebusan tersebut pada pagi atau malam hari secara teratur dan hingga benar benar sembuh dari penyakit hepatitis.

7. Mengatasi Peradangan Pada Tenggorokan Dan Batuk

Manfaat daun pecut kuda sebagai antiperadangan dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi peradangan yang terjadi di tenggorokan dan batuk. Khasiat daun pecut kuda untuk mengatasi batuk disebabkan karena beberapa kandungan senyawa yang ada didalamnya, senyawa tersebut dapat menghilangkan rasa gatal pada batuk.

Cara mengolah daun pecut kuda untuk mengatasi peradangan tenggorokan cukuplah mudah. Terlebih dahulu siapkan sekitar 40 hingga 50 gram daun pecut kuda yang masih segar, dua siung bawang putih serta dua rimpang kencur. Kemudian ketiga bahan yadi ditumbuk sampai lembut.

Jika langkah diatas telah anda lakukan, jangan lupa untuk menuangkan sekitar setengah air gula dengan tiga bahan diatas, aduk hingga merata. Bila sudah, peras hingga keluar airnya dan minum tiga kali selama seminggu.

8. Mengobati Amandel dan Rematik

Khasiat daun pecut kuda untuk mengatasi peradangan, selain digunakan untuk mengatasi batuk, juga dapat anda manfaatkan untuk mengobati rematik.

Anda tingga meyiapkan 50 gram daun pecut kuda, jangan lupa cuci hingga bersih terlebih dahulu. Rebus daunnya dengan 700 ml air, sebelum perebusan, potong potong daunnya terlebuh dahulu. Jika airnya tinggal 250 ml, angkat dan minum pada pagi serta sore hari.

9. Mencegah Penyakit Kulit

Berbagai jenis penyakit kulit, seperti gatal, bisul dan alergi. Cobalah ditangani dengan pengobatan herbal alami, dengan memanfaatkan daun pecut kuda. Selain mampu mempercepat penyembuhan luka bakar, diketaui manfaat daun pecut kuda juga manjur untuk menangani berbagai penyakit kulit.

10. Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Khasiat daunpecut kuda hampir mirip dengan khasiat daun yang lainnya, dimana daun pecut kuda bermanfaat untuk mengatasi bakteri yang mampu menginfeksi kandung kemih.

Saluran kemih sering mengalami gangguan karena menjadi tempat pertumbuhan berabgai macam bakteri serta penyakit. Jadi daun pecut kuda mampu mengobati infeksi pada saluran kemih karena khasiatnya sebagai antibakteri, seperti yang telah kami jelaskan pada poin diatas.

11. Memiliki Aktivitas Antiinflamasi

Inflamasi sendiri adalah sebuah respon atau cedera pada jaringan yang menginfeksi dalam sel tubuh seseorang. Pada peradangan dapat menyebabkan reaksi vascular dimana cairan dan elemen elemen darah, serta sel darah putih atau leukosit, dan mediator kimia berada pada tempat jaringan yang
cedera atau mengalami infeksi.

Pada Proses inflamasi tersebut adalah suatu bentuk perlindungan dari tubuh untuk menetralisir dan membasmi bakteri atau penyakit berbahaya yang menyebabkan jaringan cedera atau infeksi agar kembali
normal dan bekerja pada fungsinya.

Untuk mengoabti inflamasi, umumnya hanya untuk memperlambat serta membatasi kerusakan jaringan yang terjadi di sekitar daerah yang terjadi inflamasi. Obat yang dipakai biasanya adalah obat AINS, namun memiliki banyak resiko seperti tukak lambung, ginjal serta jantung dan masalah pencernaan.

Maka dari itu, sebaiknya manfaatkan obat herbal seperti daun pecut kuda, karena telah terbukti secara ilmiah, yakni penelitian yang dilakukan oleh Masayu dkk tahun 203, dimana dalam peelitiannya mendapatkan hasil bahwa Kombinasi ekstrak daun pecut kuda dan madu hutan memiliki efek antiinflamasi.

Dalam penelitiannya antiinflamasi ekstrak daun pecut kuda atau nama latinnya Stachytarpheta jamaicencis L yang paling baik terdapat pada 150 mg/kg BB dan madu hutan 0,54 ml/kgbb.

Manfaat Daun Pecut Kuda Untuk Wanita

1. Manfaat daun Pecut Kuda Untuk Mengatasi Keputihan

Keputihan biasanya disertai dengan bau tak sedap yang pastinya menjadi masalah yang sangat serius oleh kaum wanita. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah yang satu ini. Salah satunya dengan menggunakan daun pecut kuda, simak cara mengolah daun pecut kuda untuk mengatasi keputihan berikut ini.

  • Pertama tama siapkan akar pecut kuda sekitar 50 gram.
  • Potong potong hingga menjadi kecil.
  • Lalu panaskan dengan menambahkan tiga gelas, untuk memanaskannya cukup dengan api kecil.
  • Tunggu hingga tinggal segelas air saja.
  • Jika sudah, angkat dan minum setengah gelas pada pagi dan setengahnya pada malam hari.

2. Melancarkan Haid

Bagi kaum wanita, masalah yang sering dialaimi ketika haid adalh tidak lancarnya haid tersebut, anda dapat mencoba minum rebusan air dicampur dengan daun pecut kuda.

Manfaat daun pecut kuda yang direbus terlebih dahulu mampu untuk mengatur hormon agar lebih teratur dan bekerja lebih baik.

Efek Samping Daun Pecut Kuda

1. Menyebabkan Tulang Keropos

Manfaat daun pecut kuda memanglah sangat banyak, namun jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi daun tersebut, karena ada efek samping daun pecut kuda yang menyebabkan osteoporosis atau tulang keropos.

Dikutip dari sebuah jurnal penelitian yang dipublikasikan i internaional journal of Food science and Nutrition pada tahun 2013, menyatakan bahwa sebagian besar obat yang memakai bahan dasar daun pecut kuda jika penggunaannya sampai overdosis, maka akan berjung pada masalah kesehatan tulang yakni tulang keropos atau osteoporosis.

Diketahui dalam daun pecut kuda terkandung senyawa seperti betain dan asam pantotenat yang cukup tinggi. Jika mengonsumsi daun tersebut secara berlebihan amka dapat merusak jaringan serta sel sel tulang secara keseluruhan sehingga tulang sangat mudah keropos.

2. Menyebabkan Gejala Asam Urat

Daun pecut kuda memiliki kandungan anti peradangan dan antioksidan yang cukup baik, tapi dalam daun tersebut juda terkandung senyawa asam yang cukup tinggi pula. Sehingga bila mengkonsumsinya berlebihan maka dapat memicu gejala asam urat, maka dari itu, dalam mengkonsumsi daun pecut kuda perlu dibatasi dan dihitung secara benar. ucap Prof.Dr. Marry Hickson Ph.d, beliau seorang pakar spesialis kedokteran organ dari Dietetics, Human Nutrition and Health University of plymouth.

Selain Itu, ia juga mengatakan “pastikan ketika mengkonsumsi daun pecut kuda, baik itu sebagai obat herbal atau makanan, jumlahnya jangan terlalu berlebihan, karena dikhawatirkan kandungan senyawa senyawa yang ada didalmnya dapat menyebabkan masalah kesehatan akut, salah satunya yakni masalah kesehatan kronis asam urat.

3. Sistem Endokrin Dalam Tubuh Menjadi Tidak Stabil

Jika asupan sayur sayuran atau daun hijau tidak dibarengi dan diimbangi pemenuhan akan protein dalam tubuh, maka akan menyebabkan sistem endokrin dalam tubuh menurhun dan tidak stabil, karena kelebihan kadar insulin.

Salah satu dedaunan yang dapat menyebabkan gejala tersebut adalah daun pecut kuda, Efek samping daun pecut kuda jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan kurangnya jumlah produksi hormon atau disebut endokrin pada organ tubuh. Misalnya menurunya kebutuhan produksi hormon androgen untuk gusi dan tulang.

4. Sistem Metabolisme Tubuh Menurun

Senyawa asam dalam daun pecut kuda selain memiliki eek samping menyebabkan gejala asam urat, juga berdampak pada sistem metabolisme dalam tubuh jika mengonsumsinya secara belebihan.

Zat asam dalam tubuh jika terlalu tinggi dalam menyebabkan pengoptimalan fungsi kinerja dari sistem metabolisme dalam tubuh menurun saat mengilrkan zat sari pati makananan yang berada pada lambung.

5. Menyebabkan Diare Dan Mencret

Efek samping daun pecut kuda yang akan timbul bila mengkonsumsinya terlalu berlebihan dapat menyebabkan diare. Baik itu mengonsumsi daun pecut kuda dalam bentuk makanan ataun obat herbal.

Bhakan efek samping daun pecut kuda yang paling parah dapat merubah bentuk feses dan warnya yang berdarah, hal tersebut disebabkan bila kita mengkonsumsinya berlebihan karena terdapat kandungan zat asamnya, ungkap ProfDr. Patrick Kolsteren Ph.d. FACS dari Department Of Food Safety and Food Quality.

6. Dapat Memicu Anemia

Dalam daun pecut kuda terdapat kandungan betaine serta asam askorbat, dimana kedua senyawa tersebut mampu menyebabkan dan memicupenurunan produsi sel sel darah dalam tubuh.

Jika produksi sel darah menurun. maka dapat menyebabkan tidak stabilnya kadar darah dalam tubuh, sehingga resiko terkena penyakit anemia lebih besar. Efek samping daun pecut kuda tersebut terjadi bila kit amengonsumsinya secara berlebihan.

7. Dapat Menghancurkan Selaput Dinding Pada Ginjal

Selain mampu memicu anemia, bila kita mengkonsumsi daun pecut kuda secara berlebihan dan terlalu sering, maka kandungan zat pati, betain, sera asam askorbat yang tinggi, maka bisa dipastikan, bagi orang yang mengonsumsinya secara bertahap akan menyebabkan kerusakan pada selaput dinding pada ginjal.

Selain itu, efek samping daun pecut kuda yang lainnya yakni

  • Dapat Memicu Penyakit Maag

  • Memicu Penyakit Arthritis

Banyak sekali bukan khasiat serta manfaat daun pecut kuda bagi kesehatan, namun disamping itu, jika anda mengonsumsinya baik itu sebagai makanan maupun obat herbal, maka jangan berlebihan, karena dapat menimbulkan efek samping daun pecut kuda yang telah kami sebutkan diatas.

Baca Juga: Manfaat daun meniran

Semua obat herbal memang lebih sedikit efek sampingnya, bila dibandingkan dengan obat buatan, namun alangkah baiknya kita mengonsumsinya dalam batas normal dan jangan terlalu sering.

Sekian dulu artikel kali ini, jangan lupa simak beberapa artikel lainnya dalam blog kami, seperti manfaat daun salam

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here