15 Khasiat dan Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan Dan Untuk Diet

Manfaat Daun Salam
Gambar Daun Salam-Sumber: Google.com

Manfaat Daun Salam | Seperti yang telah kita ketahui bahwa negara Indonesia kaya akan tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Tanaman obat secara turun temurun telah digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam mengatasi serta mencegah berbagai penyakit.

Tanaman yang berkhasiat sebagai obat tersebut, selain khasiatnya diceritakan secara turun temurun dari generasi ke generasi, juga telah dibuktikan khasiatnya oleh berbagai penelitian ilmiah. Salah satu tanaman yang tersebut yakni daun salam, daun salam sering digunakan masyarakat sebagai tanaman obat.

Khasiat dan manfaat daun salam yang telah dibuktikan melalui penelitian diantaranya sebagai anti bakteri, terapi hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau kadar gula darah berlebih, asam urat, diare dan hiperlipidemia. Daun salam merupakan salah satu jenis rempah rempah, penggunaan daun salam banyak digunakan untuk penyedap makanan.

Apa Itu Daun Salam

Daun salam atau nama latinnya Eugenia polyantha merupakan salah satu jenis rempah rempah yang kehadirannya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Pada saat ini, penggunaan daun salam umumnya digunakan sebagai bahan pelengkap dan penyedap alami pada masakan, hal tersebut disebabkan karena aromanya yang khas. Tetapi, selain dimanfaatkan sebagai penyedap makanan, daun salam juga menyimpan manfaat lain bagi kesehatan tubuh kita yang belum kita ketahui.

Daun salam atau nama lainnya bay leaf didalamnya terkandung minyak atsiri, walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak, yakni sekitar 0,2%. Tanaman salam dapat tumbuh subur diatas tanah dataran rendah sampai ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut. Salam mempunyai pohon yang besar dan tingginya bisa mencapai 20 hingga 25 meter.

Daun salam memiliki nama daerah yang berbeda beda ditiap daerah di Indonesia, diantaranya salam (Jawa, Madura, Sunda), gowok (Sunda), kastolam (Sumenep). manting (Jawa), dan meselengan (Sumatera).

Klasifikasi Tanaman Salam

Tanaman salam memiliki klasifikasi sebagai berikut:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Sub divisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Myrtaceae
  • Genus : Syzygium
  • Spesies : Syzygium polyanthum.

Kandungan Senyawa Daun Salam

Dalam daun salam terkandung vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh, beberapa kandungan vitamin yang ada dalam daun salam tersebut diantaranya, vitamin A, Vitmain C, vitamin B6, Thiamin, riboflavin, niasin serta vitamin B12.

Selain vitamin, dalam daun salam juga terkandung flavonoid, utamametil khavicol, eugenol, citral, fenol, fenolik, saponin, alkaloid.

Manfaat Daun Salam

1. Mencegah Asam Urat

Khasiat daun salam yang pertama adalah untuk mencegah asam urat. Dimana dalam daun salam terkandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, sitrat serta eugenol yang berperan untuk menurunkan pembentukan asam urat.

Untuk menyembuhkan asam urat, cukup dengan meminum rebusan daun salam pada pagi serta sore hari.Manfaat daun salam untuk asam urat telah dibuktikan berbagai penelitian. Penelitian yang dilakukan oleh Muhtadi dkk pada tahun 2012. Dalam penelitiannya menggunakan campuran jintan hitam dan salam.

Hasil peneitian menunjukkan kadar asam urat setelah diberi ekstrak daun Salam dan Jinten Hitam dengan dosis 200 mg/kgBB, mengalami penurunan kadar asam urat dalam tubuh sebesar 0,64 dan 1,2 mg/dL, serta kadar asam urat orang yang diberi kombinasi ekstrak daun Salam dan Jinten Hitam adalah sebesar 0,84 mg/dL.

Sementara itu penelitian yang dilakukan oleh Ningtiyas dan Ramadhiantahun 2016. Daun salam dapat memperbanyak produksi urin sehingga berperan sebagai diuretik yang dapat menurunkan jumlah asam urat didalam darah.

2. Manfaat Daun Salam Untuk Kolestrol

Khasiat daun salam yang selanjutnuya dapat digunakan untuk mencegah serta menurunkan kadar kolestrol jahat. Diketahui didalam daun salam terkandung beberapa senyawa yang berfungsi untuk menghambat oksidasi kolestrol jahat, senyawa tersebut adalah flavonoid.

Dalam daun salam juga terkandung senyawa tanin, dimana senyawa tanin tersebut berperan mengurangi penyerapan kolestrol didalam usus. Selain itu kandungan saponin mamp menurunkan kadar kolestrol dalam darah, hal tersebut disebabkan karena saponin yang terkandung dalam daun salam mampu meningkatkan sintesis asam empedu, asam empedu membutukan kolestrol sebagai bahan utama, sehingga kolestrol dalam darah akan turun.

Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh Sutrisna, dkk, pada tahun 2018, membuktikan bahwa senyawa flavonoid yakni kuertecin yang ada dalam daun salam mampu menurunkan kadar kolestrol jahat atau LDL, dengan cara menghambat aktivitas serta oksidasi dai HMG CoA selain itu juga menghambat sekresi Apo-B 100.

Berdasarkan penelitiannya diketahui bahwa ekstrak daun salma dengan 0,72 dan 1,44 g/200 g BB/hari mampu menurunkan kadar kolesterol darah dan trigliserida serta tingkat LDL. Diketaui juga pada dosis 0,36, 0,72, dan 1,44 g/200 g BB perhari mampu meningkatkan kadar serum HDL.

3. Manfaat Daun Salam Untuk kanker

Penyebab dari kerusakan DNA salah satunya adalah karena stress oksidatif. Protein serta lipid berkontibusi sebagai penyebab penyakit degeneratif sehingga mampu mempercepat penuaan dini.

Namun anda tak perlu khawatir, karena dalam daun salam terkandung senyawa polifenol serta fenolik seperti flavonoid serta tanin yang memepunyai aktivitas antioksidan, sehingga mampu menghambat terjadinya kerusakan dan mengurangi resiko
terjadinya penyakit degeneratif.

Manfaat daun salam sebagai antioksidan juga telah dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan oleh Bahriul dkk, pada tahun 2014, dimana dalam penelitiannya menunjukan bahwa daun salam mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih besar jika dibandingkan dengan vitamin C dan dikategorikan sebagai antioksidan yang sangat kuat.

4. Mengatasi Diare

Beberapa bakteri yang mampu menyababkan diare diantaranya Escherichia coli, Vibrio cholera dan Salmonella sp. Bakteri bakteri tersebut mampu memproduksi enterotoksin yang menyebabakan diare.

Dikutip dari penelitian Malik dan Ahmad, pada taun 2013. dimana diperoleh hasil pemberian ekstrak etanol daun salam konsentrasi 30% memiliki aktivitas yang paling baik sebagai antidiare dan tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan loperamid sebagai kontrol positif.

Penyebab Daun salam berkhasiat sebagai antibakteri karena mengandung senyawa fenolik, polifenol seperti tanin dan flavonoid yang efektif sebagai antidiare.

5. Mampu Membasmi Jamur Merugikan

Salah satu bakteri yang merugikan bagi manusia adalah jamur Candida albicans yang merupakan patogen kulit. Dalam daun salam terkandung senyawa Asam Lemak, senayawa tersebut mempunyai sifat anti jamur, karena dapat merusak struktur dan fungsi dinding sel dan membran.

Selain itu daun salam telah dibuktikan oleh beberapa penelitian akan khasiatnya untuk membasmi jamur, diantaranya:

Pada penelitian yang dilakukan oleh Fitrian pada tahun 2012, dimana dalam penelitiannnya Pertumbuhan jamur Candida albicans yang merupakan patogen kulit, dapat dihambat pertumbuhannya oleh ekstrak etanol daun salam. Dalam penelitiannya tersebut juga ditemukan bahwa senyawa seskuiterpenoid farnesol dan senyawa golongan terpenoid phytol mampu merusak membran sel pada jamur sehingga terjadi kebocoran ion dari sel jamur.

Penelitian yang dilakukan oleh Noveriza dan Miftakhurohmah tahun 2010, membuktikan bahwa ekstrak metanol daun salam dapat menghambat pertumbuhan jamur F. oxysporum. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk menghambat jamur tersebut, diberikan ekstrak metanol daun salam sebanyak 3% sebesar 84,67% setelah empat jam inkubasi.

6. Memiliki Aktivitas Antibateri

Daun salam berkhasiat sebagai antibakteri dikarenakan terdapat kandungan senyawa flavonoi, tanin serta minyak atsiri yang mampu mengahambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

Hal tersebut diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Warnida dan Sukawaty pada tahun 2016. Efektifitas Aktivitas antibakteri dari daun salam dilakukan selama 14 hari, dimana ekstrak etanol daun salam dengan konsentrasi 5 dan 10% terhadap
bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coly dengan sampel A dan B, mampu mebunuh sebanyak 94,00 dan 84,5% pada sampel A, sedangkan sampel B sebesar 97,28 dan 92,76% bakteri yang mampu dibunuh.

7. Mampu Menghambat Pertumbuhan Plak Serta Karies Gigi

Penyebab dari karies gigi adalah bakteri Streptococcus mutans. Untuk membasmi bakteri tersebut, anda dapat menggunakan esktrak air daun salam yang mampu membunuh bakteri penyebab plak gigi, hal tersebut disebabkan karena daun salam memiliki aktivitas antibakteri.

Selian itu menurut penelitian yang dilakukan oleh Wiradona, dkk pada tahun 2015 dengan 30 orang responden. Kelompok 1 berkumur dengan akuades dan kelompok 2 berkumur ekstrak daun salam, masing-masing berjumlah 15 orang.

Berdasarkan hasil yang didapat diketahui skor plak perlakuan berkumur dengan ektrak daun salam mengalami penurunan sebesar 0,1306 yang berbeda secara signifikan dari kelompok akuades sebesar 0,0566.

8. Mengobati dan Mencegah Peradangan

Manfaat daun salam selanjutnya yakni memliki aktivitas anti inflamasi atau anti peradangan. Daun salam berkhasiat untuk mengobati peradangan, karena didalamnya terkandung senyawa flavonoid.

Dikutip dari Agustina dkk, tahun 2015 bahwa senyawa flavonoid dalam daun salam sebagai antinfalmasi karena kerjanya mampu menghambat jalur siklooksigenase pada jalur metabolisme asam arakidonat.

9. Mengobati Masalah Buang Air Besar Berlebihan

Nah selain mampu mengatasi diare, manfaat daun salam dpaat mengatasi buang air besar berlebihan. Jika sedang dalam masalah tersebut anda cukup mengunya beberapa helai daun salam supaya buang air besar lebih terkontrol.

10. Daun Salam Dan Sereh

Manfaat daun salam dan sereh mampu mengatasi beberapa masalah pencernaan, seperti kembung, maag serta nafsu makan yang sedikit.

Untuk mengatasi masalah diatas, anda cukup menyediakan sekitar 4 hinga 6 lembar daun alam, jahe satu ruas saja, serta satu batang sereh dan 200 ml air bersih. Rebus semua bahan tadi, lalu air rebusannya dapat dimium dua kali pada pagi dan sore hari.

11. Manfaat Daun Salam Untuk Diabetes

Daun salam dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah karna kandungan polifenolnya. Polifeno tersebut merupakan antioksidan yang kuar yang dipercara mampu menurunkan kadar gula darah untuk mencegah diabetes.

Manfaat Daun Salam Kering

Selain dengan merebus daun salam yang masih segar, anda juga dapat memanfaatkan daun salam yang telah dikeringkan terlebih dahulu.

Anda dapat mengolahnya menjadi teh daun salam, dan berikut manfaat daun salam kering yang direbus bagi kesehatan.

1. Mengurangi Tingkat Stress

Jika anda sedang dalam suasanan hati yang tidak menyenangkan, panik, lelah gelisah, maka hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan stress.

Untuk menguranig stress cobalah hirup aroam teh daun salam yang telah dikeringkan terlebih dahulu. Hal tersebut disebabkan karena daun salam didalamnya terkandung senyawa linalool. Senyawa tersebut mampu menurunkan hormon stress.

2. Membantu Melancarkan Pencernaan

Untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit, kembung maupun perut mulas cobalah minum teh daun salam.

Dengan meminum seduhan daun salam kering secara teratur, maka penceranaan pun akan lancar. Caranya pun cukup mudah, dengan menyeduh daun salam yang dikeringkan terlebih dahulu, seduh dengan air panas dan tunggu hingga warnanya berubah, untuk hasil maksimal minum seduhan tersebut secara teratur.

3. Mengurangi Gejala Demam Dan Flu

4. Membantu Tidur Menjadi Lebih Nyenyak.

Manfaat Daun Salam Untuk Wanita

1. Membantu Menurunkan Kadar kolestrol Jahat

2. Bermanfaat Untuk Steam Kulit Wajah yang Lelah

Cara mengolah daun salam agar dapat digunakan untuk facial steam atau uap wajah dengan merebus daun salam secukupnya dengan dua gelas air hingga mendidih, lalu uapnya dapat anda gunakan sebagai facial steam.

Manfaat Daun Salam Untuk Diet

1. Ampuh Menurunkan Kolestrol Serta Gula Darah
2. Membantu Melancarkan Pencernaan
3. Membantu Mengatasi Sembelit.

Efek Samping Daun Salam

Selain Memiliki Banyak manfaat, ternyata bila mengkonsumsi daun salam secara berlebihan dan bagi sebagian orang akan menimbulkan efek samping yang tidak di inginkan, efek samping tersebut diantaranya.

  • Dapat Menyebabkan Asma
  • Menimbulkan Sesak Pada Pernafasan
  • Reaksi Alergi
  • Munculnya Infeksi Pada Kulit.

Baca Juga : Manfaat buah Apel Merah

Nah, banyak bukan manfaat daun salam, obat herbal memang memiliki banyak khasiat dan kegunaan untuk kesehatan dan kecantikan, selain memiliki khasiat yang melimpah, obat herbal juga dapat dengan mudah ditemukan disekitar kita, dan yang lebih penting, obat herbal minim akan efek samping.

Sekian dulu artikel dari kami, semoga bermanfaat dan jangan lupa simak beberapa artikel lainnya dari kami, seperti manfaat daun afrika

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here