17 Khasiat Dan Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan Dan Bahayanya

Manfaat Daun Sembung
Gambar Daun Sembung Blumea balsamifera – Sumber : Google.com

Manfaat Daun Sembung | Indonesia terkenal kaya akan jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat yang mungkin banyak tumbuh disekitar kita. Tanaman tanaman tersebut memiliki banyak sekali manfaat untuk mengobati berbagai penyakit baik penyakit dalam maupun penyakit luar.

Salah satu tanaman obat yang dapat dijadikan sebagai obat adalah daun sembung atau nama latinnya Blumea balsamifera, tanaman sembung tumbuh dengan subur tetapi ada sebagian masyarakat yang menganggap tanaman sembung ini hanya tanaman pengganggu saja yang tidak mempunyai manfaat apa pun sehingga sebagian masyarakat tersebut memilih untuk mematikan tanaman ini dengan berbagai cara seperti dengan cara membabat bahkan meracunnya.Namun jangan salah, ada banyak manfaat daun sembung bagi kesehatan cukup banyak.

Tanaman sembung merupakan salah satu tanaman herbal yang telah dimanfaatkan untuk kesehatan manusia sejak lama, bagian tanaman yang dipergunakan adalah akar dan daunnya, baik dalam kondisi segar maupun kering.

Apa Itu Daun Sembung

Daun sembung berasal dari tanaman yang memiliki nama latin Blumea Balsamifera. tanaman sembuh dapat tumbuh pada daerah yang cukup cahaya, tidak terlalu kering dan biasanya hidup didataran rendah sampai berada pada ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut.

Tanaman sembung berupa perdu dengan tinggi lebih dari 4 m. Batang hijau tua tegak bulat dengan diameter 3 hingga 5 cm, bagian atas batang berbulu lebat dan aromatis.Masyarakat Bali umumnya menggunakan bagian daun dari tumbuhan sembung untuk digunakan sebagai loloh. Loloh sembung dipercayai dapat mengobati penyakit panas dalam dan diare.

Dikutip dari Hariana, 2009. Manfaat daun sembung berkhasiat sebagai antirematik, melancarkan sirkulasi darah dan menghilangkan bekuan darah serta menghilangkan bengkak.

Menurut Haryanti, 2009, khasiat daun sembung sebagai anti radang, memperlancar peredaran darah, dan mematikan pertumbuhan bakteri patogen atau sebagai antibakteri, rematik sendi, kembung, diare, influenza, meredakan nyeri haid, demam, asma, dan diabetes.

Ciri Ciri Tumbuhan Sembung

Ciri ciri tanaman sembung terssbeut adalah pohon dengan tinggi dua meter, batang tegak, memiliki bulu bulu halus, dengan warna batangnya hijau kotor.

a. Ciri Ciri Daun Sembung

Daun tanaman sembung merupakan daun tunggal tersebar, helai daun lonjong, pangkal dan ujung daun meruncing, tepi daun bergerigi, dan memiliki bulu bulu halus. Panjang daun berukuran panjang 8 cm sampai 40 cm dan lebar 2 cm hingga 20 cm, serta terdapat 2 sampai 3 daun tambahan pada tangkai daunnya.

b. Ciri Ciri Bunga Dan Buah Sembung

Bunga sembung berbentuk tandan, bunganya tumbuh diketiak daun dan ujung batang, mahkota bunga berwarna putih kekuningan. Buah dari tanaman sembung berbentuk selindris, berambut, dan warnanya putih kecoklatan. Biji berbentuk pipih dan berwarna putih.

Nama Tanaman Sembung Diberbagai Negara Dan Daerah

Dikutip dari Nursamsu dan Firmansyah, 2017. Dalam bahasa Sunda, tanaman sembung bernama sembung utan, sedangkan dalam bahasa Jawa yaitu sembung gantung, sembung kuwuk, sembung mingsa, sembung langu, Madura yaitu kamadhin. Perancis: camphier; Kamboja: bai mat; Myanmar: poung ma theing; Thailand: kamphong, nat-yai; Filipina: sambong, lakadbulan, subsub

Di daerah Bali tanaman sembung bernama sembung, Sumatera yaitu capo, Timor yaitu afoat, ampampau, capo, madikapu, ai na xiang (China), Conyza balsamifera L, Pluchea balsamifera L, sembung, capa (Melayu), Daun sembung in English dikenal dengan wild heliotrope, Baccharis salvia lour.

Kandungan Senyawa Daun Sembung

Dalam daun sembung terdapat berbagai senyawa yang menyebabkan adanya manfaat daun sembung untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Kandungan senyawa dalam daun sembung menurut penelitian Supriyadi, 2001 diantaranya :

  • minyak atsiri
  • zat bergetah dan borneol
  • sineol
  • limonen
  • asam palmitin dan miristin
  • alkohol seskuiterpen
  • dimetileter klorasetofenon
  • tanin
  • pirokatekin
  • glikosida
  • saponin
  • kaya flavonoid
  • Senyawa Fenolik.

Selain itu menurut Muhlisah, 1999. daun sembung mengandung minyak atsiri, antara lain cineole, borneol, kapur barus / kamper dammar, zat samak tanin , Borneol, limonene, dimethyl ether phloroacetophenon, asam palmitin, myristin, alkohol sesquiterpen, dimetileter khlorasetofenon, tanin, pirokatechin, glikosida.

Klasifikasi Tanaman Sembung

Menurut BPOM RI, 2008. Tanaman sembung memiliki sistematika atau taksonomi sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Embryophyta
  • Division : Spermatophyta
  • Subdivision : Angiospermae
  • Class : Dicotyledonae
  • Order : Asterales
  • Family : Astereceae (Compositae)
  • Genus : Blumea
  • Species : Blumea balsamifera (L.) DC.

Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Sembung
Gambar Bunga Sembung Blumea balsamifera – Sumber : Google.com

1. Mengatasi Diabetes

Khasiat daun sembung yang pertama umumnya digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi dan mengontrol kelebihan kadar gula dalam darah. Hal senada diungkapkan oleh beberapa penelitian, seperti dikutip dari Dalimartha, 1999. Daun sembung merupakan salah satu bahan obat tradisional yang dipakai di Indonesia yang diindikasikan sebagai obat penyakit diabetes melitus.

Selain itu dikutip dari Widowati dkk, 1997. daun sembung telah digunakan secara empirik oleh masyarakat untuk mengatasi diabetes melitus. Beberapa kandungan kimia daun sembung yang dianggap memiliki potensi menurunkan kadar gula darah antara lain saponin, flavonoid, dan alkaloid.

Sedangkan menurut hipotesis Isyfi Hani, 2008. Ekstrak etanol 70% daun sembung diduga mempunyai pengaruh menurunkan kadar glukosa darah kelinci jantan yang dibebani glukosa.

Hasil Penlitian Roy et al, 2013. menunukkan bahwa Ekstrak hidro-etanolik daun sembung dosis 300 dan 600 mg/kgBB menunjukkan kemampuannya dalam menurunkan glukosa darah secara signifikan pada tikus yang diabetes karena pemberian streptozotocin dibandingkan dengan kontrol.

2. Memiliki Kandungan Antioksidan

Manfaat Daun sembung yang selanjutnya yakni sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas. Hal tersebut disebabkan, karena dalam daun sembung terkandung senyawa tanin dan fenolik.

Dikutip dari Kusumawati & Yogeswara, 2016. Loloh sembung yang diolah dengan penyeduhan memiliki kandungan total fenolik yang lebih tinggi dibandingkan dengan perebusan. Loloh sembung yang diolah dengan menggunakan perebusan memiliki kadar tanin dan kapasitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penyeduhan.

Masih dalam penelitian yang sama, loloh sembung yang berasal dari daun yang telah dikeringkan memiliki kapasitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan daun segar.

Selain itu, menurut Roy et al 2013, menyatakan bahwa ekstrak daun sembung dapat meningkatkan enzim antioksidan glutation dan katalase pada tikus yang diinduksi streptozotocin, di mana steptozotocin dapat menginduksi hiperglikemia yang akan membuat radikal bebas yang menyebabkan kerusakan DNA, degenerasi protein, lipid peroksidase, dan bisa merusak berbagai macam organ.

3. Antijamur

Jamur yang dimaksud kali ini bukan jamur yang biasa dimakan atau jamur yang tumbuh besar disekitar kita, namun jamur yang tumbuh pada manusia yang dapat menyebabkan penyakit, seperti penyakit kulit, selain itu jamur merupakan salah satu penyebab penyakit infeksi terutama di negara negara tropis seperti di Indonesia. Iklim tropis dengan kelembaban udara yang tinggi di Indonesia sangat mendukung pertumbuhan jamur.

Salah satu jenis jamur yang merugikan mamalia dan manusia adalah jamur Candida Albicans, dimana jamur tersebut dianggap sebagai spesies patogen dan menjadi penyebab utama kandidiasis, sariawan, dan lesi pada kulit.

Nah untuk mengatasi jamur yang mengganggu, anda dapat menggunakan daun sembung, karena khasiat daun sembung sebagai antijamur telah dibuktikan melalui berbagai penelitian, seperti menurut Wang et al, 2014. didalam daun sembung terdapat senyawa borneol yang berkhasiat sebagai anti mikroba. Penelitian tersebut berhasil membuktikan bahwa senyawa borneol dengan kemurnian 92% pada ekstrak etanol daun sembung memberikan aktivitas terhadap jamur Candida albicans dengan konsentrasi 250 µg/ml.

4. Mempercepat Penyembuhan Sariawan

Stomatitis Aphtosa atau sariawan suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya sariawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.Sariawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan.

Penyebab munculnya sariawan selain dari luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak baik juga disebabkan oleh jamur candida albican.

Jamur candida albican tersebut membuat sariawan menjadi lama untuk sembuh, maka dari itu anda dapat memanfaatkan daun sembung, karena daun sembung berkhasiat untuk membasmi jamur atau sebagai antijamur, salah satunya adalah jamur candida albican tersebut.

5. Anti peradangan

Khasiat daun sembung selanjutnya selain sebagai antioksidan, juga dapat bertindak sebagai antiinflamasi atau anti peradangan. Namun untuk mendapatkan manfaat daun sembung yang satu ini harus melalui proses ekstrak air daun sembung dosis tinggi.

Dikutip dari penelitian Xia et al, 2014 bahwa daun sembung juga dapat mengurangi PEG-2 dan transudasi protein. Xia melaporkan sembung dapat menurunkan sitokin inflamasi seperti IL-1, IL-6, TNF-a. Selain itu menurut Yan et al, 2015 melaporkan bahwa ekstrak air dosis tinggi (92 mg/ kg) dapat mengurangi edema sampai 6,4%.

6. Mempercepat Penyembuhan Luka

Banyak orang yang mengalami luka pada bagian kulit, entah itu akibat sayatan pisau, gesekan atau karena hal lainnya yang menyebabkan rusaknya jaringan pada kulit, untuk mempercepat penyembuhan luka pada kulit tersebut anda dapat memanfaatkan tanaman sembung.

Dikutip dari penelitian Wang et al, 2013 menemukan bahwa penggunaan minyak Blumea balsamifera pada kulit yang intak dan luka di tikus tidak memiliki toksisitas akut. Tikus yang diberi minyak sembung dengan dosis 2000 mg/kg selama 24 jam tidak ditemukan reaksi alergi dan toksisitas akut. Luka pada tikus ditemukan lebih bagus penyembuhannya dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi minyak sembung.

Dalam daun sembung terkandung senyawa golongan triterpenoid, seperti yang dikutip dari penelitian Amaliya dkk, 2013. bahwa andungan senyawa golongan triterpenoid atau steroid dapat bertindak sebagai antibakteri. Peran senyawa triterpenoi atau steroid dalam mempercepat penyembuhan luka, yaitu dengan cara menstimulasi pembentukan kolagen serta meningkatkan aktivitas makrofag.

7. Antiobesitas

Anda sedang mengalami masalah dengan kelebihan berat badan?, jika memang, mengalami masalah dengan membengkaknya berat badan, kebanyakan orang akan merasa minder, selain membuat minder, kelebihan berat badan atau obesitas dapat memicu berbagai penyakit mematikan. Untuk mengatasi masalah yang satu ini, anda dapat memanfaatkan daun sembung.

Dalam penelitian Kubota et al, 2009 melaporkan bahwa ekstrak Blumea balsamifera dapat menghambat akumulai lipid dan aktivitas glycerol-3-phosphate dehydrogenase (GPDH), yang penting untuk penurunan ekspresi dari faktor transkripsi adipogenik, seperti peroxisome proligerator-activated receptor ?, CCAAT element binding protein, dan leptin di adiposit 3T3-L1.

8. Mempercepat Proses Pembekuan Darah

Jika sedang terluka, maka darah akan bereaksi dengan oksigen agar dapat membeku, supaya luka tersebut tertutup dan pendarahannya berhenti, salah satunya dengan memanfaatkan daun sembung. Manfaat daun sembung untuk mengatasi masalah kesehatan yang satu ini telah dibuktikan oleh beberapa peneletian.

Yan et al 2015. menjelaskan ekstrak sembung juga dapat mempercepat pembekuan darah. Selain itu, menurut Xu et al, 1994. Kandungan blumetin dengan konsentrasi 1.26 µmol/l memiliki aktivitas agregasi platelet yang baik di tikus dan manusia yang disebabkan oleh asam arakidonat, 5-hydotypamice, dan epinefrin. Namun, konsentrasi 0.315 and 2.52 µmol/l justru berefek antiagregasi platelet.

9. Mengobati Radang Sendi

Radang sendi umumnya dialami oleh orang yang sudah tidak muda lagi, namun belakangan sekarang banyak orang yang masih dikatakan muda, mengalami peradangan pada sendi, yang disebabkan karena gaya hidup yang sehat. Ada manfaat daun sembung untuk antiartritis, yakni menurunkan pembengkakan pada sendi.

Khasiat tanaman sembung sebagai antiartritis telah dibuktikan melalui penelitian Xia et al, 2014, dalam penelitiannya ia menemukan bahwa Fraksi etil asetal dari Blumea balsamifera dilaporkan dapat memiliki efek antiartritis dan antioksidan. Etil asetat sembung dosis tinggi dapat menurunkan pembengkakan pada sendi dan menurunkan index artiritis serta menurunkan hiperplasia synovial.

10 Melindungi Organ Hati

Hati merupakan salah satu organ yang penting bagi tubuh kita, untuk itu kita harus menjaganya dengan menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi daun sembung atau tanaman sembung, karena ada manfaat daun sembung sebagai heparoprotektif.

Dikutip dari penelitian Xu at al, 1994, diketahui bahwa kandungan flavonoid berupa blumetin pada tanaman sembung dilaporkan memiliki efek hepatoptotektor Blumetin dapat melindungi kerusakan sel hepatosit dari paparan parasetamol dan prednison.

Selain itu, menurut Pu et al, 2000, ada kandungan Flavonoid lain dalam daun sembung juga dilaporkan dapat melindungi kerusakan hapatosit yang terpapar CCl4 atau FeSO4+cysteine Flavonoid dengan konsentrasi 10 hingga 100 µmol/L dapat menghambat produksi malonaldehyde, penurunan GSH, dan GPT.

11. Mampu Bertindak Sebagai Antikanker

Khasiat daun sembung sebagai antikanker disebabkan karena kandungan flavonoid didalamnya, dikutip dari Saewan, 2011, kandungan luteolin-7-methyl ether memiliki efek sitotoksis yang kuat untuk melawan sel line kanker paru-paru manusia, dengan nilai IC50 1,29 µg/mL. Luteolin-7-methyl ether juga memiliki aktivitas sitotoksisitas moderat untuk melawan sel line kanker mulut dengan nilai IC50 17.83 µg/mL

Penelitian serupa dilakukan oleh Norikura et al, 2008. menemukan bahwa ekstrak metanol dari tanaman sembung memiliki aktivitas penghambatan perkembangan sel hepatoseluler karsinoma pada tikus dan mencit. Ekstrak metanol Blumea balsamifera dapat menginduksi cycle arrest pada fase G1 dengan cara menurunkan ekspresi cyclin-E, fosfolirasiprotein retinoblastoma (Rb), dan ligan penginduksi proliferasi yang dapat menstimulasi perkembangan sel tumor.

12. Sebagai AntiBakteri

Banyak bakteri yang tidak baik bagi keseatan manusia, seperti bakteri eserchia coli atau biasa disebut E. Coli dan bakteri Staphylococous aureus. Anda tak perlu khawatir, karena ekstrak daun sembung telah terbukti mampu membasmi bakteri bakteri tersebut.

Penelitian yang telah dilakukan oleh Harianti, et al. Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Depkes RI, 2009. menggunakan ekstrak etanol daun sembung terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans.

Dari hasilyang didapatkan ekstrak etanol daun sembung menunjukan dapat menghambat pertumbuhan mikroba Staphyllococcus aureus dan Eschericia coli, tetapi tidak menghambar pertumbuhan Candida albicans.

13. Mengatasi Asma

Dikutip dari USDHHS, 2007, asma merupakan gangguan kronis pada saluran pernafasan yang komplek dan dikarakterisasi dengan gejala yang bervariasi dan berulang, penghambatan aliran udara, hiperesponsivitas bronkial, dan peradangan.

Di antara sekian banyak jenis tumbuhan di Indonesia, sebagian sudah digunakan secara turun temurun sebagai obat tradisional termasuk untuk menangani asma, salah satunya adalah daun sembung. Manfaat daun sembung untuk mengobati asma telah dibuktikan melalui penelitian.

Dikutip dari Prasaja et al, 2005. telah melakukan penelitian mengenai aktivitas antiasma ekstrak etanol daun sembung berdasarkan pola pernafasan marmut jantan. Melalui penelitian ini diketahui bahwa ekstrak etanol daun sembung pada dosis 621,7 mg/kgBB dapat memperbaiki frekuensi gelombang suara dan intensitas kekerasan suara pernafasan hewan asma, yang mirip dengan kerja aminofilin sebagai bronkodilator.

14. Membersihkan Karies Gigi

Karies gigi adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh adanya interaksi antara bakteri plak, dan gigi, Berdasakan data dari riset kesehatan dasar atau disingkat riskesdas nasional tahun 2013, jumlah penderita masalah kesehatan gigi dan mulut mencapai 25,9% dan sebanyak 14 provinsi di Indonesia memiliki prevalensi masalah gigi dan mulut di atas prevalensi nasional.

Mikroorganisme adalah salah satu hal yang dapat menyebabkan karies gigi. Mengapa meikroorganisme dapat menyebabkan karies gigi?. Mikroorganisme melakukan fermentasi karbohidrat yang kemudian terbentuk asam dan menurunkan pH hingga berada pada tingkat pH kritis, sehingga terjadi demineralisasi jaringan keras gigi.

Salah satu mikroorganisme yang menyebabkan karies gigi yaitu bakteri Streptococcus mutans. Untuk mengatasi bakteri penyebab karies gigi tersebut, anda dapat memakai daun sembung rambat, karena telah terbukti melalu penelitian yang dilakukan oleh polakitan dkk, 2017

Dalam penelitian tersebut mendapat kesimpulan bahwa ekstrak daun sembung rambat memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Zona hambat ekstrak daun sembung rambat terhadap bakteri Streptococcus mutans sebesar 15 mm.

15. Mengobati Diare

Diare merupakan penyakit yang sering terjadi di kalangan masyarakat, dimana terjadi peningkatan volume, konsistensi atau frekuensi pengeluaran feses tinggi. Dalam keadaan normal feses mengandung 60 hingga 90% air, tetapi pada diare airnya bisa mencapai 90%.
Terjadi secara berulang kali dan terjadilebih dari tiga kali sehari. Penyebab dari diare sendiri bermacam macam mulai dari bakteri, virus, parasit, keracunan makanan.

Dikutip dari penelitian Sholih dan Atun Qowiyah aktivitas antidiare infusa daun sembung dengan metode pengujian aktivitas antidiare dengan oleum ricini dan metode transit intestinal terhadap mencit Swiss Webster.

Hasil penelitian tiap 30 menit selama 6 jam menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pengujian aktivitas antidiare dengan oleum ricini, pemberian infusa daun sembung dosis 0,25 serta 0,5 dan 1 g/kg bb dapat menurunkan lamanya diare, menurunkan frekuensi defekasi, meningkatkan konsistensi feses, dan menurunkan bobot feses.

Manfaat Daun Sembung Untuk Kecantikan

1. Membasmi Jerawat

Propionibacterium acnes atau P. acnes merupakan bakteri gram positif berbentuk batang yang tidak membentuk spora. Tumbuh pada kondisi anaerob, terdapat pada wajah normal dan pada bagian hidung. Bakteri tersebut ditemukan pada hampir semua manusia normal (Dikutip dari Jappe dkk., 2002).

Bakteri P acnes berperan dalam pembentukan jerawat dengan memecah asam lemak bebas dari lipid kulit menggunakan enzim lipase yang dihasilkannya. Asam lemak bebas ini dapat menimbulkan radang jaringan dan ikut menyebabkan jerawat. Selain itu pembuangan kelenjar keringat dan kelenjar sebasea yang menghasilkan air, asam amino, urea, garam dan asam lemak berupakan sumber nutrisi untuk bakteri.

Untuk mengatasi bakteri yang menjadi salah satu penyebab jerawat tersebut anda dapat memakai daun sembung, Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa manfaat daun sembung mengatasi jerawat dikarenakan sifatnya sebagai anti bakteri yang salah satunya dapat membunuh bakteri P. acnes.

Cara Mengolah Daun Sembung

a. Diolah Menjadi Loloh Sembung

Masyarakat Bali pada umumnya memakai bagian daun dari tumbuhan sembung untuk digunakan sebagai loloh. Loloh sembung tersebut dipercayai mampu mengobati berabgai penyakit panas dalam dan diare.

Dikutip dari Nathalie, 2009, Cara menglah loloh sembung secara tradisional oleh masyarakat Bali dilakukan dengan cara merebus daun sembung segar selama 30 menit dengan suhu air 1000C atau dengan cara menambahkan gerusan daun sembung segar ke dalam air bersih.

b. Mengobati Demam

Cara mengolah daun sembung untuk mengatasi demam sebagai berikut, pertama siapkan daun sembung secukupnya, lalu cuci bersih, setelah itu daun sembung diperas dan diambil airnya lalu diusapkan dan dikompreskan di kepala.

Efek Samping Dan Bahaya Daun Sembung

Jika kita terlalu berlebihan dalam mengonsumsi daun sembung dan sayuran lain serta tidak di imbangi dengan protein dari hewan, maka akan memicu efek samping yakni tidak seimbangnya makronutrien dalam tubuh. Selain itu, bahaya daun sembung bila kita mengonsumsinya berlebihan dapat menyebabkan pusing.

Buah serta sayuran dan tumbuhan kaya serat serta karbohidrat, namun tidak menyediakan cukup makronutrein seperti protein serta lemak yang dibutuhkan tubuh, dimana lemak merupakan suatu hal yang sangat penting bagi metabolisme nutrisi dan energi.

Baca Juga : Manfaat Daun Sembung Nyawa

Tanaman disekitar kita banyak sekali khasiatnya yang belum kita ketahui, walaupun itu hanya sebuah tumbuhan perdu atau rumput yang kita anggap tidak berguna, seperti tanaman sembung tersebut. Khasiat sembung sangatlah banyak, seperti antidiare dan membasmi jerawat. Itulah beberapa manfaat daun sembung dan bahaya mengonsumsi daun sembung secara berlebihan.

Jangan lupa simak beberapa artikel lainnya pada blog ini, seperti manfaat daun keji beling

Tinggalkan komentar