20 Manfaat Daun Tin, Akar, Buah Untuk Kesehatan, Terbukti Secara Ilmiah

Manfaat Daun Tin
Daun Tin – Sumber : Google.com

Manfaat Daun Tin – Umumnya orang menamai aatu menyebut tanaman tin sebagai tanaman ara. Tanaman ini mempunyai nama Latin Ficus carica L. Tanaman yang telah ada sekitar ribuan tahun lalu ini dapat tumbuh subur dan berbuah lebat di tengah terik matahari, bahkan di padang pasir sekalipun. Oleh karena itu, tanaman ini terkadang disebut pohon kehidupan. Tanaman tin juga dapat ditemukan di daerah beriklim kontinental dengan musim panas (Sobir & Mega 2011).

Tanaman tin berasal dari Asia Barat, tumbuh di daerah pantai Balkan hingga Afganistan (Nix 2010). Tanaman tin juga dapat tumbuh di Asia Tenggara, toleran terhadap kekeringan dan suhu dingin (-9 ºC), tetapi tetap membutuhkan unsur-unsur hara yang optimum untuk menjaga mutu buahnya. Pertumbuhannya membutuhkan pencahayaan sebagian atau penuh, dan kelembapan rata- rata hingga kering.

Tanaman Tin sudah banyak di budidayakan di Indonesia. Karena telah banyak orang yang mengetahui segudang manfaat daun tin untuk kesehatan dan berkhasiat untuk kecantikan wajah.

Bahkan beberapa industri mulai mengemas daun tin kering dalam bentuk kanong teh celup. Untuk memanfaatkannya, masyarakat seringkali menggunakan air mendidih pada proses penyeduhan.

Buah tin (Ficus carica L.) secara empiris dan berdasarkan penelitian ilmiah dilaporkan memiliki sifat antioksidan dan antikanker serta mengatasi stroke. Namun, penelitian ilmiah tentang pemanfaatan daun tin sebagai antikanker belum pernah dilaporkan.

Daun tin (Ficus carica) dikenal sebagai sumber antioksidan. Sifat antioksidan muncul karena adanya senyawa fenolik, flavonoid merupakan salah satu jenis senyawa fenolik. Masyarakat memanfaatkan daun tin dengan cara menyeduhnya dengan air mendidih sebagaimana seperti menyeduh teh.

Apa Itu Tanaman Tin

Pohon Tin yang memiliki nama ilmiah Ficus carica Linn merupakan keluarga Moraceae yang banyak tumbuh di daerah tropis dan sub tropis. Pohon Tin sudah banyak dibudidayakan karena dipercaya banyak mengobati berbagai penyakit.

Di Indonesia sendiri budidaya pohon Tiin ada di daerah Gresik Jawa Timur, dimana daun pohon tiin dimanfaatkan sebagai teh untuk mengobati penyakit diabetes. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan banyak penelitian tentang kandungan dan manfaat pohon Tiin baik daun, buah maupun akarnya. Kandungan gizi dari Tiin antara lain serat, vitamin A, C, kalsium, magnesium dan potasium yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Selain itu adanya kandungan flavonoid, phenolik dan beberapa senyawa bioaktif seperti arabinose,b-amirin, ß-karoten, glikosida, b-setosterol dan xanthol yang merupakan senyawa antioksidan, dikutip dari (Joseph dan Raj, 2011).

Morfologi Atau Ciri Ciri Tanaman Tin

a. Ciri Ciri Daun Tin

Tumbuhan tin memiliki daun dimana tekstruenya kasar serta memilki panjang sekitar enam hingga 18 cm, lebar daunnya antara 5 smpai 2 cm. Bentuk daun tin agak melebar seperti telapak tangan manusia. Tulang daunnya lateral pertama lurus serta menyudut ke ibu tulang. Pada bagian pangkal daun membentuk pola 3 cabang.

b. Ciri CIri Bunga Dan Buah Tin

Buah tin memiliki ciri ciri bentuknya bulat dan warnanya hijau., hingga merah keunguan pada bagian kulit luarnya. Bagian daging buahnya berwarna merah. Biji buah tin cukup banyak. Buah ti bertny sekitar 40 hingga 120 gr tergantung jenis tanaman tin. Daun tin kaya akan anti oksidan dan bermanfaat untuk mengatasi stroke.

c. Morfologi Akar Tin

Akar dari pohon tin berakar tunggang. Akar tin tumbuh dangkal dan dapat tumbuh menyebar hingga mencapai 3 kali lipat dari diameter tajuk tanaman tin sendiri ( Flaishman et al.,2008 ). Selain itu akarnya termasuk jenis akar yang tahan terhadap tanah yang nutrisinya sedikit.

d. Ciri Ciri Batang Tanaman Tin

Ciri-ciri batang buah tin umur muda yaitu bewarna hijau dan apabila sudah berumur tua maka batang tersebut bewarna kelabu. Batang pohon tin bercabang banyak, batangnya mampu tumbuh hingga ketinggian 3 hingga 10 meter.

Ciri Ciri Tanaman tin memiliki cabang berwarna hijau pada saat masih muda. Dan akan berwarna kelabu bila sudah tua. Meskipun tanaman tin memiliki batang yang tumbuh tinggi serta bwsar, namun tanaman tersebut sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Klasifikasi Tanaman Tin

Tanaman tin memiliki nama latin Ficus carica L. Berikut klasifikasi dari tanaman tin (Ficus carica L.) menurut (Chawla et al.,2012)

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Superdivisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas : Maghnoliopsida (Berkeping dua/dikotil)
  • Subkelas : Hamamelididae
  • Ordo : Urticales
  • Famili : Moraceae
  • Genus : Ficus
  • Spesies : Ficus carica L.

Kandungan Senyawa Kimia Daun Tin

Banyak sekali manfaat daun tin, Hal tersebut disebabkan karena banyaknya senyawa yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizi tersebut diantaranya kandungan antosianin yang tinggi seperti cyanidin-3- rutinoside, flavonol seperti quercetin-rutinoside, asam fenolik seperti chlorogenic acid, dan flavon seperti luteolin 6C-hexose-8C-pentose dan apigenin-rutinoside (Vallejo et al., 2012),

Ada juga beberapa senyawa bioaktif lain seperti arabinosa, B-amirin, B-karoten, glikosida, B-sterol, dan xanthotoxol (Gilani, 2008; Ross and Kasum, 2002; Vaya and Mahmood, 2006). Penelitian terdahulu juga membuktikan bahwa tanaman tin dapat menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang mengandung amina, alkaloid dan flavonoid.

Manfaat Buah Tin Untuk Kesehatan

Pada bahasan artikel kali ini menekankan manfaat sdaun tin, namun kami selipkan sedikit dari banyak manfaat buah tin. Buah Tin kering mengandung beberapa sumber nutrisi yaitu karbohidrat dan mineral diantaranya strontium, kalsium, magnesium, fosfor dan besi sedangkan protein dan serat relatif rendah.

Kandungan fitokimia dari buah Tiin kering adalah fenolik, flavonoid, alkaloid dan saponin yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Senyawa lain yang terkandung adalah vitamin E, b-amirin, stigmasterol, kampesterol, asam oleik, isoamil laurat dan toksoferol (Soni, et al., 2014). Ekstraksi buah Tiin dengan etanol juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti kolagen yang tinggi sehingga baik digunakan untuk anti kerut pada kulit (Ghimeray, 2015).

Manfaat Daun Tin
Manfaat Buah Tin

Menurut Penelitian Wang dkk., 1996 menghasilkan fakta bahwa buah tin dimanfaatkan untuk pengobatan bronkitis, hiperlipidemia, diabetes, edema dan psoriasis sedangkan daun tin dijadikan jamu untuk mengatasi batu ginjal, diabetes, serta gangguan fungsi hati (Wang dkk., 1996). Selain itu buah tin juga diduga baikuntuk kesuburan, walaupun sejauh yang kami tahu belum ada penelitian tentang hal tersebut.

Manfaat Akar Tin

Selain buahnya, akar tin memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan diantaranya digunakan dalam pengobatan tradisional seperti penyakit leukoderma dan ringworms sedangkan buahnya berguna sebagai antipiretik, obat pencahar dan telah terbukti berguna dalam mengobati penyakit radang dan kelumpuhan.

Manfaat Daun Tin Untuk Kesehatan

Sudah banyak dijelaskan manfaat buah tin yang cukup banyak untuk mengatasi masalah kesehatan. Selain buahnya daunnya juga berkhasiat sebagai antioksidan.

Seperti yang telahkita ketahui lewat penjelasan pada beberapa artikel bahwa tanaman tin merupakan tanaman fungsional. Bagian akar, buah, dan daunnya memiliki manfaat kesehatan. Bagian yang mudah dan praktis untuk dimanfaatkan salah satunya adalah bagian daun.

Daun tin merupakan sumber yang baik dari senyawa bioaktif, terlebih kandungan senyawa fenolik dan kandungan senywa flavonoidnya. Berikut ini beberapa khasiat daun tin yang kami rangkum dari beberapa penelitian.

1. Mencegah Radikal Bebas

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak dapat terbebas dari senyawa radikal bebas. Sumber pembentuk radikal bebas antara lain asap rokok, makanan yang digoreng, dibakar, paparan sinar matahari berlebih, asap kendaraan bermotor, obat-obat tertentu, racun dan polusi udara.

Selain itu penyebab radikal bebas antara lain seperti sakit, stres, pekerja keras yang melebihi takaran biasanya, perokok berat, peminum alkohol, dan kondisi lingkungan yang tidak sehat dan tercemar oleh polusi dapat mengganggu pertahanan tubuh terhadap radikal bebas.

Keadaan ini disebut dengan stres oksidatif. Keadaan ini mendasari terjadinya berbagai penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas seperti penyakit kanker, jantung koroner, dan penyakit degeneratif lainnya. Dikutip dari (Astawan 2009).

Radikal bebas merupakan molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Elektron-elektron yang tidak berpasangan ini menyebabkan radikal bebas menjadi senyawa yang sangat reaktif terhadap sel-sel tubuh dengan cara mengikat elektron molekul sel. Reaksi ini sering disebut sebagai oksidasi. Dikutip dari Umayah, 2007.

Menurut penelitian penelitian yang dilakukan Oliveira, 2009 aktivitas antioksidan paling tinggi terdapat pada daun Tiin. Jadi rutin lah mengkonsumsi daun tin, baik itu lewat ekstrak atau rebusan daun tin, agar dapat mmenangkal radikal bebas.

2. Mengatasi Batu Ginjal

Manfaat daun tin selanjutnya adalah untuk mengatasi masalah batu ginjal. Hal tersebut dikarenakan dalam daun tin karena mengandung alkaloid dan saponin yang bermanfaat dapat mengikis batu ginjal yang telah menumpuk pada ginjal dan saluran kemih dan akhirnya dapa terbawa ikut keuar saat buang air kecil, sehingga kedua senyawa tersebut bersifat diuretik.

Menurut penelitian Sidi (2010), daun tin digunakan untuk mengobati penyakit batu ginjal karena mengandung alkaloid dan saponin yang bermanfaat sebagai diuretik. Jadi Jika mengalami masalah batu ginjal, manfaatkanlah daun tin untuk mengobatinya.

3. Anti Fungi (Anti jamur)

Infeksi yang disebabkan oleh fungi banyak sekali. Infeksi yang disebabkan jamur ini disebut sebagai mikosis, biasanya bersifat kronis. Infeksi yang disebabkan jamur atau mikosis ini mulai dari yang paling ringan hingga sulit diobati atau bisa menyebabkan kematia. Dikutip dari Anonim, 2008. flavonoid dan polifenol yang ditemukan pada ekstrak metanol lateks tanaman tin diketahui memiliki aktivitas antifungi.

4. Mengobati Infeksi Jamur

Khasiat Daun tin yang keempat adalah dapat mengobati infeksi jamur. Infeksi jamur atau Kandidiasis merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh Candida albicans, dimana Candida albicans memiliki prevalensi tertinggi sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia. Kandungan flavonoid serta polifenol yang terkandung dalam daun tin bermanfaat sebagai anti fungi.

5. Mengobati Miningitis

Manfaat daun tin meman sangat banyak, termasuk untuk mengobati maslaah penyakit miningitis. Penyakit miningitis sendiri penyebabnya adalah infeksi jamur secara sistemik pada paru paru.

Seperti yang telah kami jelaskan diatas bahwa khasiat daun tin sebagai antifungi juga dapat bermanfaat membasmi jamur penyebab infeksi jamur pada paru paru tersebut. Jadi gunakan obat alami seperti daun tin yang memiliki efek samping yang lebih sedikit untuk mengobati miningitis.

6. Mencegah Diabetes

Daun tin untuk mencegah diabetes. Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh Mawa, Husain & Jantan, 2013, menunjukan bahwa Ekstrak daun tin yang diinduksi signifikan efek hypoglycamic dalam pemberian oral atau intraperitoneal pada tikus streptozotocin-diabetes.

Penurunan berat badan itu dicegah pada tikus diabetes yang diobati, dan kadar insulin plasma sangat mengubah indeks kelangsungan hidup. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak air dari daun tin memiliki hipoglikemik yang jelas aktivitas. Jadi jangan ragu lagi untuk memanfaatkan daun tin dalam mengobati kelebihan kadar gula dalam darah.

7. Mengobati Penyakit Tuberculosis

TBC atau tuberculosis merupakan penyakit menular yang menyerang organ paaru paru karena infeksi yang diakibatkan oleh adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis. Peneletian yang telah dilakukan oleh Mawa, Husain & Jantan, 2013, membuktikan bahwa Ekstrak metanol 80% dari daun tin telah disaring melawan Mikobakterium TBCH37Rv menggunakan uji berbasis colorimetricmicroplate.

Hasilnya menunjukkan aktivitas anti-TB dengan nilai MIC 1600??g / mL. Maka dari itu anda dapat mencoba obat herbal yang satu ini untuk mengatasi masalah tbc, karena telah terbukti secara ilmiah.

8. Manfaat Daun Tin Anti Peradangan (Antiinflamasi)

Ternyata selain berkhasiat mencegah diabetes, daun tin juga mempunyai khasiat sebagai obat anti peradangan. Penggunaan obat antiinflamasi ini dapat menyebabkan efek samping yaitu gangguan gastrointestinal dan kerusakan ginjal (nephrotoxicity).

Oleh sebab itu dilakukan pencarian alternatif pengobatan terhadap inflamasi yang lebih aman menggunakan tanaman atau herbal salah satunya yaitu tanaman tin, yang justru memiliki khasiat dalam menyembuhkan penyakit dan gangguan saluran pencernaan dan memiliki kemampuan dalam menurunkan kerusakan fungsi ginjal, dikutip dari Rizka Utami Ayu, 2017.

Menurut penelitian tersebut diambil kesimpulan bahwa Ekstrak etanol daun tin dosis 200, 400, dan 800 mg/ KgBB dapat menghambat inflamasi yang terjadi pada kaki tikus. Pemberian dosis ekstrak daun tin dosis 200, 400, dan 800 mg/ KgBB terhadap tikus menghasilkan perbedaan daya hambat inflamasi.

Jadi jangan ragukan lagi kegunaan daun tin untuk mengatasi peradangan yang menyerang tubuh. Selain itu Daun Tiin yang diekstraksi dengan met nol juga dapat digunakan untuk anti inflamasi yang memberikan efek antiogenik atau pertumbuhandarah baru yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen sel-sel kanker. Aktivitas antioksidan dengan metode ekstraksi metanol ini sebesar 11,70 mg/ GAE/100 gr sampel kering (Oskouei, 2015).

9.Mencegah Jamur Candida albicans

Jamur Candida albicans merupakan salah satu dari sekian banyak jamur yang dapat menyebabkan suatu penyakit pada manusia, atau lebih dikenal dengan sebutan sebagai patogen.

Biasanya penyakit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans albicans ini disebut dengan kandidiasis atau kandidosis. Penyakit kandidiasis adalah suatu penyakit jamur yang akut atau subakut yang dapat mengenai mulut, vagina, kulit, kuku, paru-paru, dan saluran pencernaan. Penyakit yang disebabkan jamur ini sering ditemukan di seluruh dunia, tanpa memandang umur dan jenis kelamin (Jawetz et al., 1995).

Seorang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah akan lebih mudah terpapar mikroba. Salah satu mikroba tersebut seperti jamur yang dapat menyebabkan penyakit sistemik progresif pada penderita. Jamur ini dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti keputihan, sariawan, infeksi kulit, infeksi kutu, infeksi paru-paru, dan organ lain serta kandidiasis mukokutan menahun (Kumalasari and Sulistyani, 2011).

Dari kedua penelitian tadi diambil kesimpulan bahwa jamur Candida albicans merupakan jamur yang menyebabkan banyak penyakit yang muncul pada tubuh manusia, untuk itu manfaatkan lah daun tin untuk membasmi jamur tersebut.

10. Sumber Antioksidan

Seperti yang telah kita ketahui bahwa banyak sekali manfaat daun tin untuk kesehatan, seperti sebagai sumber antioksidan. Secara empiris, bagian buah tanaman tin (Ficus carica L.) telah digunakan sebagai antioksidan dan antikanker.

Buah tin merupakan sumber penting komponen bioaktif seperti fenol, benzaldehida, terpenoid, flavonoid, dan alkaloid yang memiliki sifat antioksidan dan telah menunjukan efek hambat in vitro terhadap proliferasi berbagai sel kanker (Joseph & Raj 2011).

Daun tin mengandung flavonoid, steroid/triterpenoid, alkaloid, dan tanin (Sirisha et al. 2010; Krishna et al. 2007). Jadi jangan ragukan lagi untuk mengkonsumsi daun tin supaya kesehatan tubuh tetap terjaga dan terhindar dari radikal bebas.

11. Nafsu Makan Menjadi Normal

Selain bermanfaat untuk mengatur kadar kolestrol jahat, ternyata daun tin bermanfaat menormalkan nafsu makan anda. Dalam dun tin terkandung hormon hormon yang mampu mengendalikan laju pencernaan. Jadi jika anda atau terutama bagi anak anak yang susah makan anda dapat mencoba jamu herbal ramuan daun tin untuk mengatasi susah makan.

12. Menambah Kadar Hemoglobin

Manfaat daun tin yang ke 12 adalah mampu menambah kadar hemoglobin. Hal tersebut dikarenakan dun tin mampu meningkatkan produksi zat besi. Sama seperti pada tanaman bayam, jika anda mengalami suatu kondisi dimana kadar hemoglobin yang rendah coba minum rerbusan daun tin, karena hal tersebut sangat cocok untuk menaikkan kadar hemoglobin.

13. Anti Malaria

Indonesia merupakan daerah endemis malaria dengan 60% penduduknya tinggal didaerah endemis (WHO, 2010). Malaria Disebabkan oleh parasit yaitu Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, Plasmodium falciparum, dan Plasmodium ovale. Salah satu Plasmodium paling berbahaya adalah Plasmodium falciparum. Hal ini dikarenakan Plasmodium ini merupakan parasit yang sering menyerang manusia dan dapat menyebabkan kematian.

Untuk mencegah dan mengobati malaria, manfaatkan daun tin karena daun tin .) mengandung antioksidan yang berperan didalam aktivitas antimalaria. Antioksidan yang berperan dalam pengobatan malaria salah satunya adalah flavonoid.

Flavonoid mampu berperan dalam penghambatan pertumbuhan Plasmodium falciparum yang memiliki mekanisme aksi dengan dua target utama yaitu membran yang dibentuk parasit malaria stadium intraerirositik berupa Jalur Permeasi Baru (NPP = New Permeation Pathway) dengan cara menghambat transport nutrisi yang dibutuhkan parasit (Sherman, 1998; Kirk, 2004) dan vakuola makanan parasit malaria dengan cara menghambat proses degradasi hemoglobin dan detoksifikasi heme (Biagini et al, 2003; Frolich et al, 2005; Bilia et al, 2006).

Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh (Nur Annisa, Sri Peni Fitrianingsih, Ratu Choesrina, Faizal Hermanto, 2017) menyimpulkan bahwa dalam daun tin terkandung kstrak metanol, etil asetat, dan n-heksan mempunyai aktivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum 3D7.

Jadi daun tin telah terbukti khasiatnya mampu menangkal salah satu bakteri penyebab penyakit malaria. Untuk itu jika terkena penyakit malaria apa salahnya mencoba obat herbal ini.

14. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Vikas V Patil, 2010, menghasilkan fakta dimana daun tin bermanfaat merangsang produksi antibodidan produksi sel limfosityang dapat menghancurkan patogen yang masuk ke dalam tubuh.

Selain itu seperti yang telah kami jelaskan diatas bahwa daun tin bersifat sebagai antivirus, anti bakteri dan anti jamur yang membantu tubuh untuk memperkuat daya tahannya.

15. Diduga Dapat Menyembuhkan Stroke

Stroke merupakan kondisi gangguan pada fungsi otak serta kejadiannya mendadak, stroke merupakan salah satu penyakit paling mematikan.

Walaupun sejauh ini yang kami ketahui belum ada penelitian mengenai khasiat daun tin untuk stroke, tapi beberapa orang yang terserang stroke mengkonsumsi ramuan herbal daun tin dan akhirny sembuh, walaupun tidak sembuh secara total seratus persen.

Manfaat Daun Tin Untuk Kecantikan Wajah

1. Mengurangi Berat Badan

Kegunaan daun tin untuk kecantikan yang pertama adalah mampu menurunkan berat badan. Umumnya kaum hawa akan merasa tidak percaya diri bila kelebihan berat badan. Untuk itu mereka akanmenerapkan diet untuk mengurangi berat badannya. Cobalah daun tin dalam proses diet untuk solusi menurunkan berat badan yang berlebihan.

Selain untuk mendapatkan berat badan yang ideal tentunya badan juga akan lebih sehat karena akan terhindar dari penyakt yang disebabkan oleh obesittas. Selain daunnya, ada manfaat dari buah tin untuk mengurangi berat badan.

2. Mengurangi Kolestrol

Khasiat daun tin juga mampu mengatasi masalah kolestrol. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa manfaat daun tin untuk menurunkan berat badan juga disebabkan karena kandungan senyawa dalam daun tin mampu menrunkan kadar kolestrol.

Jika kolestrol menumpuk dalam tubuh, maka tentunya berat badan akan tambah, jadi secara langsung hal tersebut berkaitan dengan berat badan. Selain dapat menyebabkan kegemukan,kolestrol jahat juga berbahaya untuk kesehatan, terlebih lahi jika kolestrol jahat trlalu banyak dalam tubuh.

Manfaatkan lah daun tin untuk menurunkan kolestrol dengan cara merebusnya. Penyakit yang disebabkan leh kelebihan kadar kolestrol salah satunya adalah bebrbahya abagi pembuluh darah karena dapat tersumbat dan menyebabkan serangan jantung,

3. Mengurangi Bisul dan Jerawat Pada Wajah

Selain mampu menurunkan kadar kolestrol dalam darah, daun tin juga berfungsi sebagai anti peradangan yang menyebabkan jerawat pada wajah. Seperti yang telah kami jelaskan pada poin sebelumnya, kandungan senyawa anti peradangan dapat mencegah dan mengobati bisul dan jerawat wajah.

Selain itu kandungan senyawa antibakteri dapat membunuh bakteri yang dapat memperburuk jerawat. Jadi jika terkena bisul dan jerawat apa salahnya mencoba cara ini dengan menumbuk daun tin dan mengoleskan ekstraknya pada kulit wajah.

Cara Mengolah Daun Tin

1. Cara Diperas

Cara mengolah daun tin yang pertama untuk mengambil manfaat tanaman tin termasuk daun tin adalah dengan cara memeras daun yang masih segar. Jamu segar dibuat dari bahan-bahan tumbuhan yang masih segar tanpa melalui proses apapun.

Bahan alami yaitu berasal dari tumbuhan obat yang hanya diambil cairan perasan yang diambil dari bagian dari tumbuhan obat tersebut seperti daun, umbi, batang, buah dan lain-lainya dan kemudian ditambahkan air secukupnya dan selanjutnya dapat di konsumsi langsung.

Kesimpulannya terlebih dahulu anda dapat menyiapkan beberapa helai daun tin dan anda dapat menumbuknya atau memerasnya untuk siambil ekstrkanya, lalu dapat langsung dikonsumsi atau dicammpur dengan madu atau minyak zaitun.

2. Dengan Cara Dioles

Penggunaan daun tin Selanjutnya dilakukan dengan cara dioles pada tubuh bagian luar tubuh (tidak diminum). Bentuk olahan daun sambiloto ini disebut pilis atau tapel. Bentuk olahan ini seperti pasta atau koloid, dan biasanya dalam kondisi segar maupun kering.

Pembuatan jamu  herbal ini tidak jauh berbeda seperti olahan daun tin dengan cara di seduh ataupun jamu segar akan tetapi cara penggunaanya cukup dengan dioleskan atau ditempelkan pada luar tubuh (kulit) yang terkena penyakit.

Kesimpulannya daun tin digunakan sebagai obat untuk mengatasi masalah pada kulit dapat di tumbuk terlebih dahulu, lalu oleskan pada bagian yang terkana jerawat atau bisul.

3. Dengan Direbus

Cara mengolah daun tin yang selanjutnya adalah dengan direbus. Dalam ramuan herbal rebus bahan-bahan jamu (tumbuh-tumbuhan) direbus dengan air, dan air hasil rebusan tersebut digunakan untuk mengobati penyakit.

Bahan bakunya dapat berupa bahan kering ataupun bahan yang masih segar. Umumnya masyarakat Indonesia menerapkan cara pengolahan yang satu ini untuk mengambil manfaat daun tin.

Efek Samping Daun Tin

Daun tin tidak akan memimbulkan efek samping bila dikonsumsi tidak berlebihan. Namun Jika suatu hal yang berlebihan akan menimbulkan efek samping yang buruk.

Baca Juga : Manfaat Daun Kelor

Nabi Muhammad SAW juga bersabda, “Sekiranya aku katakan, Sesungguhnya buah yang turun dari Surga maka aku katakan, inilah buahnya (Tiin), sesungguhnya buah surga tiada keraguannya” (Hadis riwayat Abu Darba; Suyuti).

Tin (Ficus carica) adalah salah satu tanaman yang disebutkan di dalam kitab suci Al-Qur’an Surat At-tiin 1-3) yang memiliki potensi yaitu daunnya dapat digunakan sebagai obat.

Menurut Pujiono daun Tin bermanfaat sebagai diuretik karena mengandung alkaloid dan saponin, ekstrak flavonoid daun Tin memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak tanin dan steroid. Daun pada tanaman Tin (Ficus carica) mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid dan tanin.

Sekian dulu artikel mengenai manfaat daun dan buah tin yang berkhasiat baik untuk kesehatan. Obat herbal seperti daun tin memang banyak sekali khasiatnya, hal tersebut telah dibuktikan oleh beberapa penelitian ilmiah. Selain itu daun tin juga minim memiliki efek samping. Jadi jangan ragu untuk mengobati masalah kesehatan dengan obat herbal.

Sekian saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, informasi diatas sudah saya rangkum sedetail mungkin untuk memberikan informasi yang benar-benar terpercaya. Simak juga Manfaat daun sambiloto untuk kesehatan. Oke, sampai disini artikel saya kali ini. Jangan lupa simak berbagai macam artikel manfaat alami, tumbuhan, daging, sayur, hingga nutrisi.

Simak Juga : Manfaat Daun mengkudu