20 Khasiat Manfaat Juwet, Duwet, Jamblang Untuk Kesehatan, Kehamilan

Manfaat Juwet
Juwet In English Java Plum – Sumber : Google.com

Manfaat Juwet | Tanaman juwet atau duwet berasal dari daerah subtropis Himalaya, India, Srilangka, Malaysia, Australia dan saat ini telah ditanam di seluruh daerah tropis dan subtropis. Manfaat juwet telah dibuktikan oleh beberapa penelitian, salah satunya dikutip dari Prabhakaran et al., (2011) menunjukkan bahwa ekstrak daun juwet mengandung senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, tannin, minyak atsiri sebagai metabolit sekunder.

Buah juwet atau nama lainnya duwet atau jamblang merupakan salah satu tanaman berbuah lokal Indonesia namun dilupakan oleh sebagian besar masyarakat. Juwet di Indonesia saat ini tergolong ke dalam tumbuhan langka. Kurangnya pembudidayaan tumbuhan tersebut, merupakan salah satu faktor utama terkait dengan kelangkaannya. Buah juwet digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional untuk antidiabetes. Selain itu masih banyak lagi manfaat juwet untuk kesehatan.

Meskipun Juwet memliki banyak manfaat dan khasiat,namun buah Juwet masih jarang dimanfaatkan untuk proses penyembuhan penyakit.Pada umumnya masyarakat Indonesia kurang mengetahui manfaat serta cara pengolahan dari buah Juwet,sehingga buah Juwet jarang dimanfaatkan. oh iya buah duwet in english biasa dikenal dengan java plum.

Apa Itu Juwet

Tanaman juwet merupakan tumbuhan yang termasuk dalam suku jambu-jambuan (Myrtaceae) dan juwet memiliki nama ilmiah atau nama latin Syzygium cumini L. orang Amerika dan Inggris biasa menyebut tanaman juwet sebagai java plum. Tumbuhan juwet atau duwet atau jamblang adalah tumbuhan buah buahan yang berasal dari Asia dan Australia tropik. Tumbuhan tersebut biasanya dapat kita temukan pada ketinggian 500 meter diatas permukaan laut.

Bunga dari tanaman juwet merupakan bunga majemuk bentuk malai dengan cabang yang berjauhan, bunga duduk, tumbuh di ketiak daun dan di ujung percabangan, kelopak berbentuk lonceng berwarna hijau muda, mahkota bentuk bulat telur, benang sari banyak, berwarna putih, dan baunya harum. Buahnya buah buni, lonjong, panjang 2 hingga 3 cm, masih muda hijau.

Buah juwet dengan ukuran dan mutu baik mempunyai rasa manis, asam dan sedikit sepat biasanya dimakan dalam keadaan segar dan juga dibuat tarts, saus, selai, sirup, squash, sherbet, dan anggur.

Tahukah anda, bahwa biji, daun dan kulit kayu juwet mempunyai khasiat menurunkan kadar gula darah atau biasa disebut efek hipoglemik pada penderita diabetes militus Tipe II. Juwet juga menurunkan resiko timbulnya atherosclerosis sampai 60 hingga 90 % pada penderita diabetes.

Hal tersebut disebabkan karena kandungan senyawa oleanolic acid pada juwet dapat menekan peran radikal bebas dalam pembentukan artherosclerosis.

Nama Tanaman Juwet di Berbagai Negara

Tanaman juwet diberbagai belahan dunia memiliki nama yang berbeda beda seperti di Inggris disebut jambolan, namun di Perancis dikenal dengan jamélongue (Perancis), jamblang atau duwet (Indonesia), jambulana atau jambulan (Malaysia), duhat (Filipina), thabyay-hpyoo (Myanmar), pringbay (Kamboja), wa (Thailand), vói rung atau trám móc (Vietnam).

Nama Daerah Tanaman Juwet

Nama buah juwet diberbagai daerah memiliki nama yang berbeda beda. diantaranya orang Sunda dan Betawi menamainya dengan Jamblang, sedangkan orang Jawa menamainya dengan juwet, duwet dan manting, diMadura dikenal dengan Dhuwak.

Di daerah Bali, tanaman juwet dikenal dengan nama jujutan atau juwet, serta didaerah Ternate dikenal dengan nama jambula. Orang Sunda menyebutnya juwet sedangkan di Minangkabau disebut jambu kalang.

Ciri Ciri Juwet

Buah juwet mempunyai bentuk lonjong dengan kulit yang tipis, permukaannya licin, dan mengkilap. waktu masih muda, buahnya berwarna hijau. Buah juwet dikatakan sudah matang jika kulit dari buah tersebut berwarna merah tua sampai ungu kehitaman dan daging buahnya berwarna putih, kuning kelabu, sampai agak merah ungu hampir tidak berbau. Sedangkan Pohon juwet dapat tumbuh hingga tingginya mencapai 10 sampai 20 meter, memiliki batang yang tebal, tumbuhnya bengkok, dan bercabang banyak.

Ciri Ciri Daun Juwet

Daun juwet sendiri merupakan tunggal, tebal, tangkai daun 1 hinga 3,5 cm. Helaian daun lebar bulat memanjang atau bulat telur
terbalik, pangkal lebar berbentuk baji, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas mengilap, panjang 7 hingga 16 cm, lebar daunnya antara 5 sampai 9 cm, dan berwarna hijau.

Klasifikasi Tanaman Juwet

Menurut (Dasuki, 1991) tanaman juwet atau nama ilmiahnya Syzygium cumini, memiliki taksonomi sebagai berikut:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Myrtaceae
  • Genus : Syzygium
  • Spesies : Syzygium cumini.

Kandungan Senyawa Pada Juwet

Manfaat juwet bagi kesehatan disebabkan karena adanya kandungan beberapa senyawa, dikutip dari Hanin, 2018 senyawa tersebut diantaranya:

a. Daun

Dalam daun juwet terkandung Zat glukosida, flavanol, qurectein, myricetin trifenoid, esterase, karbon, dan tannin

b. Kulit Batang

Kulit dan batang tanaman juwet terkandung Asam betulinic, friyedelin, epifriedelanol, ßsitosterol, eugenin dan fatty asam ester dari epi-friedelanol, ß- sitosterol, querecetin kaempferol, myricetin, asam galie dan asam ellagik, bergenis, flavonoids, dan tanin.

c.Bunga

Dalam bunga juwet terkandung Zat kaemferol, qurecetin, myricetin, isoqueretin, myricetin- 3-L-Arabinoside,qurecetin-3-D-galactoside,
dihydromyricetin, asam-aleanolic, eugeno-triterpenoid A,
dan eugenol-triterpenoid B

d. Akar

Selain Bunga, ternyata akar juwet juga mengandung beberapa senyawa penting diantaranya, flavonoid, glycoside dan isorhamnetin3-O-rutinoside

e. Buah

Biasanya dalam buah juwet mengandung rafinosa, glucose, fructose, asam sitrik, asam mallic, asam gallik, anthocyanin, tannin, delphinidin-3-gentiobioside, eyanidindicli glycoside, petunidin dan malvidin, favlanoid 6 Biji glucoside, phenolic, trace pale yellow essential oil, chlorophyll, fat, resin, gallic acid, ferulic acid guaicol, resorcinol, dimethyl ether, corilaginin, protein, calcium, cumminoseide, tanin, favlanoid, histamin, serotonin.

Selain itu Dikutip dari (Verheij & Coronel 1997) dalam buah duwet per 100 gram mengandung 84 hingga 86 g air; 0,2 sampai 0,7 g protein; 0,3 g lemak; 14-16 g karbohidrat; 0,3-0,9 g serat; 0,4-0,7 g abu; 8 hingga 15 mg kalsium; 15 mg fosfor; 1,2 mg besi; 0,01 mg riboflavin; 0,3 mg niasin; sedikit sekali vitamin A dan tiamin; 5-18 mg vitamin C; dan energi 277 kJ .

Dikutip dari (Tampubolon 1995). dalam tanaman juwet terkandung antimelin, jambulol atau jambolin, tanin (12 hingga 19% pada batang, 12 sampai 13% pada daun, dan 8 sampai 9% pada kulit batang), asam galat, asam palmitat, amilum, dan fitosterol. Pada buahnya terkandung kalsium dan zat besi

Manfaat Juwet Untuk Kesehatan

1. Mencegah Infeksi

Manfaat juwet yang pertama biasa digunakan untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh beberapa bakteri yang merugikan. Tindakan pencegahan dan pengobatan dilakukan untuk menghindari resiko terjadinya infeksi. Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh
mikroorganisme pathogen dalam tubuh. Bakteri yang beresiko menyebabkan infeksi yaitu E. coli dan S. aureus. Infeksi saluran pencernaan, infeksi kulit dan diare adalah beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan oleh bakteri E. coli dan S.aureus.

Tumbuhan juwet atau nama latinnya Syzygium cumini merupakan tumbuhan yang memiliki manfaat sebagai obat tradisional. Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh Prabhakaran et al, pada tahun 2011 menunjukkan bahwa ekstrak daun juwet mengandung senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, tannin, minyak atsiri sebagai metabolit sekunder.

Selain itu, dalam penelitian yang dilakukannya juga ditemukan fakta bahwa ekstrak etanol daun juwet memiliki kemampuan antimikroba yang sangat tinggi terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif.

Dikutip Sudarmi dkk, tahun 2017, menyimpulikan bahwa ekstrak daun juwet mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Konsentrasi ekstrak daun juwet yang efektif dalam menghambat pertumbuhan kedua bakteri tersebut ada pada konsentrasi 50% dengan diameter 18,9 mm untuk E. coli serta 16,5 mm untuk S. aureus ATCC.

2. Manfaat Jamblang Untuk Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan kelebihan kadar gula sehingga menyebabkan autooksidasi glukosa, glikasi protein, dan aktivasi jalur sorbitol poliol, hal tersebut dapat menimbulkan stres oksidatif dalam tubuh yang akan mengganggu sistem pertahanan antioksidan endogen yaitu enzim glutation peroksidase.

Manfaat buah duwet atau jamblang dapat digunakan sebagai antioksidan dan antidiabetes karena kandungan beberapa senyawa seperti alkaloid, saponin dan lain lain. Penelitian yang telah dilakukan Saraswaty, (2010) mengatakan bahwa tidak semua bagian pada tanaman juwet dapat digunakan sebagai pengobatan antidiabetik. Bagian aktif yang paling baik digunakan sebagai pengobatan antidiabetik adalah kulit batang, buah yang muda dan daun, sedangkan biji yang sudah tua dan buah yang sudah tua tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai pengobatan antidiabetik

Manfaat juwet untuk mengatasi diabetes mellitus telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan oleh Freitas pada tahun 2018, dimana ekstrak etanol buah juwet mampu meningkatkan aktivitas enzim glutation peroksidase pada tikus yang diinduksi aloksan sebesar 60,5 U/mg. Dosis ekstrak etanol buah juwet yang paling kuat dalam meningkatkan aktivitas enzim glutation peroksidase adalah dosis 400 mg/kg BB tikus.

Selain buahnya, ternyata manfaat kulit batang juwet juga bisa dipaaki dalam menurunkan kadar gula darah, seperti yang telah diungkapkan dalam penelitian Ambarsari, 2013, Ekstrak etanol 70% kulit batang juwet mempunyai efek dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi aloksan.

3. Manfaat Duwet Sumber Antioksidan

Manfaat juwet selanjutnya yakni sebagai sumber antioksidan. Pengertian Antioksidan merupakan sebuah molekul yang mampu mencegah oksidasi molekul lain, berperan penting dalam melindungi sel dari kerusakan dengan kemampuan memblokir proses kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

Kandungan antioksidan pada buah juwet berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit, seperti penyakit jantung koroner, melumas organ paru, menghentikan batuk dan mencegah terjadinya kanker. Selain itu, antioksidan juga berperan penting dalam melindungi jaringan dan sel-sel yang berada di dalam tubuh dari efek merugikan yang disebabkan oleh radikal bebas

Dikutip dar Zalukhu et al, 2016. Antioksidan merupakan molekul yang mampu menstabilkan radikal bebas sebelum menyerang sel, juga dapat menghambat ataupun menunda oksidasi. Manfaat duwet sebagai antioksidan disebabkan karena adanya senyawa senyawa flavonoid, fenol dan alkaloid.

Manfaat duwet sebagai sumber antioksidan telah dibuktikan oleh penelitian Freitas tahun 2018, dimana dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa ekstrak etanol buah jamblang memiliki aktivitas antioksidan dalam menangkal radikal bebas DPPH dengan nilai IC50 83,30 ppm.

4. Mencegah Penyebab Luka Diabetes

Dalam buah juwet terkandung minyak atsiri, fenol, alkaloid, asam organic, triterpenoid, resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat dan tanin, vitamin C, dimana dalam setiap 100 kg buah juwet mengandung 130 mg vitamin C.

Selain kandungan diatas, dalam buah juwet juga terkandung glukosida phytomelin yang dapat mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler penyebab luka diabetes. Maka dari itulah, mengapa ada manfaat juwet untuk mencegah teradinya luka dyang disebabkan diabetes.

5. Mengandung Vitamin C

Buah Juwet atau biasa disebut juga buah jamblang mengandung beberapa senyawa seperti gallic acid, tannin, golongan antosianin, cyanidin, petunidin dan malvidin, namun selain kandungan senyawa tersebut, ternyata buah juwet juga mengandung vitamin C.

Menurut penelitian Supriyanti dkk, 2010. Buah juwet mengandung vitamin C terbanyak kedua setelah jambu monyet. Kandungan vitamin C pada buah juwet dapat menyebabkan rasa asam pada saat dikonsumsi. Vitamin C pada buah ini juga dapat berfungsi sebagai antioksidan.

6. Mencegah Peradangan

Pengertian Infalamasi atau peradangan dikutip dari Andrini, 2015. Inflamasi adalah respon perlindungan normal terhadap cedera jaringan yang di sebabkan oleh trauma fisik bahan kimia berbahaya, atau agen mikrobiologi. Inflamasi adalah usaha tubuh untuk menonaktifkan atau menghancurkan organisme penginvasi, menghilangkan iritan, dan persiapan tahapan untuk perbaikan jaringan.

Anda tak perlu khawatir, karena dalam daun juwet memiliki manfaat untuk mencegah peradangan. Manfaat juwet sebagai anti peradangan disebabkan karena didalam daunnya terkandung senyawa flavonoid.

Khasiat juwet tersebut telah dibuktikan oleh peneitian Dewi dkk, 2018, dimana pemberian rebusan daun juwet dengan nama latin Syzygium cumini, menggunakan konsentrasi 80% mampu memberikan efek antiinflamsi dengan penurunan udem pada hewan uji yang mendekati efek dari natrium diklofenak sebagai obat antiinflmasi.

7. Memiliki Aktivitas Antibakteri

Pentingnya kita menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, tindakan pencegahan pengobatan dilakukan untuk menghindari resiko terjadinya infeksi. Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme pathogen dalam tubuh.

Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi adalah bakteri E.coli dan S aureuss, bakteri E.coli dapat menginfeksi salura pencernaan, serta bakteri S.aureuss dapat menginfeksi saluran pernafasan serta kulit manusia.

Manfaat juwet sebagai anti bakteri didapat dari ekstrak daun juwet, dimana ekstrak daun juwet dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut disebabkan karena kandungan alkaloid, fenolik, saponin serta steroid. Khasiat jamblang untuk mengatasi bakteri telah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan Sudarmi tahun 2017.

Berdasarkan hasil penelitiannya didapat bahwa ekstrak daun juwet. Konsentrasi ekstrak daun duwet yang efektif dalam menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus adalah konsentrasi 50% dengan diameter 18,9 mm untuk E. coli dan 16,5 mm untuk S. aureus ATCC.

8.Membantu Mengatasi Masalah Pencernaan

Ternyata, selain ekstrak daunnya juga ada manfaat buah juwet untuk memperlancar pencernaan, bila anda mempunyai keluhan sakit pada pencernaan seperti sakit perut, kembung, dan sulit untuk buang angin, maka anda dapat memanfaatkan buah juwet sebagai obat tradisional yang cukup manjur.

Untuk mengambil manfaat buah duwet tersebut, anda dapat mengolahnya menjadi jus, dan perlu anda ingat untuk memisahkan buahnya dengan bijinya.

Diketahui dalam buah juwet terkandung senyawa gula, dimana senyawa tersebut dapat mengatasi gangguan sakit perut. Bila anda belum sempat membuat jus uah juwet, anda pun juga bisa mengonsumsinya langsung yang dapat mengilangkan rasa kembung.

9. Manfaat Buah Juwet Untuk Mengatasi Sembelit

Selain ekstrak daunnya, ternuyata ada bagian lain dari tanaman juwet yang berkhasiat untuk kesehatan, bagian tersebut adalah buahnya, khaisat buah juwet untuk mengatasi sembelit dapat dicampur dengan kulitnya.

Hal tersebut disebabkan karena kandungan serta dalam buah juwet, yakni sekitar 0,9 gram dari total 100 gram buah juwet, kandungan serat tersebu mampu membantu kerja usus. Bahkan manfaat buah juwet dapat juga digunakan untuk mengobati orang yang mengalami pendarahan usus, yang ditandia keluarnya darah pada feses, dengan mengolah buah juwet, maka pendarahan usus dapat teratasi.

10. Membantu Menjaga Tulang Dan Gigi

Manfaat jamblang atau juwet dapat juga digunakan untuk menjaga kesehatan tulang serta gigi, manfaat tersebut ada pada bagian buah juwet. Dimana dalam 100 gram buah juwet sega mengandung bayak nutrisi yang baik bagi kesehatan tulang serta gigi.

Nutrisi yang ada dalam buah duwet untuk kesehatan gigi diantaranya 16 mg kalsium, 36 mg magnesium, 16,7 mg pospor, dan 1,7 mg zat besi. Semua nutriis tersebut dapat menjaga kepadatan tulang dan gigi anda.

Maka dari itu, jika seseorang mengalami masalah kekurangn kalsium, menyebabkan tulang, sendi serta giginya cepat keropos, terutama osteoposrosis pada lanjut usia. Untuk mengatasi semua masalah tersebut anda dapat mengonsumsi juwet, karena efek samping buah juwet juga lebh sedikit.

11. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Tahukah anda bahwa setiap 100 gram juwet mengandung 56 mg kalium serta 23 mg sodium. Manfaat kedua senyawa tersebut mamu membantu menjaga dan mengendalikan otot jantung.

Selain mamu mengontrol detak jantung, kedua senyawa tersebut uga dapaat membantu tubuh untuk menghindari berbagai macam resiko penyakit yang ditimbulkan karena serangan jantung.

Nah perlu anda ingat, dengan mengonsumsi buah juwet yang masih segar secaa ruti, maka setidaknya cara tersebut dapat memenuhi kebutuhan akan senyawa sodium dan kalium untuk tubuh. Cara mengolah buah juwet untuk menjaga kesehatan jantung cukupp dengan membuat jus buah juwet, tapi dicampur juga dengan kulitnya.

12. Mampu Membantu Pembentukan Sel Darah Merah

Efek samping dari kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan anemia, konsentrasi serta gangguan emosi, maka dari itu, kita perlu menjaga prduksi sel darah merah dalam tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi buah juwet.

Manfaat duwet untuk membantu pembentukan sel darah merah ada pada buahnya. Dengan mengonsumsi buah juwet ssebanyak 100 gram dalam sehari mampu membantu mencukupi kebutuhan tubuh supaya dapat memproduksi sel darah merah, hal tersebut disebabkan juga karena kandungan zat besi didalamnya.

13. Manfaat Juwet Untuk Mata

Siapa sangka, buah kecil yang rasanya manis dan agak asam mampu meembantu menjaga kesehatan mata seperti mata rabun. Bagi penderita mata rabu maka sudah dapat dipastikan bila aktivitas sehari harinya menjadi terganggu.

Untuk itu, jika anda mengalami gangguan mata, maka rutinlah mengonsumsi buah juwet, karena didalam buah tersebut setiap 100 gramnya terkadung vitamin A sekitar 81 IU. Anda pasti sda mengetahui, bahwa manfaat vitamin A telah terbutki baik untuk menjaga kesehatan mata, menurunkan resiko penyakit rabun serta membantu mengurangi resiko mata buta disebabkan karena katarak.

14. Mampu Menambah Nafsu Makan

Gangguan mengenai nafsu makan merupakan suatu masalah yang umum dialami oleh siapa saja, baik itu anak anak hingga orang dewasa pernah mengalaminya. Nafsu makan disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya oleh gangguan pencernaan, sakit perut, sembelin dan penyakit lainnya.

Nah untuk mengatasi nafsu makan kurang, anda dapat mengonsumsi buah juwet yang masih segar, buah juwet segar baik untuk memperbaiki sistem pencernaan sehingga nafsu makan pun meningkat.

Cara mengolah juwet untuk menambah nafsu makan cukup mudah, dengan mengonsumsi juwet sebanyak 50 gram lalu dicampur dengan madu dan air gula, maka nafsu makan akan meningkat.

15. Mengobati Sakit Kepala

Manfaat juwet juga dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit kepala, bagian tanaman juwet yang digunakan untuk mengatasi masalah yang satu ini adalah bagian buahnya.

Seperti yang telah kita ketahui, jika seseorang mengalami sakit kepala maka tubuh menjadi kurang nyaman, aktivitas sehari hari tentunya akan terganggu. Kandungan buah juwet diantaranya zat astringen didalammya mampu meringaknkan sakit kepala.

Manfaat buah juwet juga mampu memberikan efek segar terhadap penderita sakit kepaal supaya lebih nyaman. Cukup dengan mengonsumsi buah juwet sebagai cemilan saat sedang sakit kepala, maka sakit kepala perlahan akan sembuh. Dimana dikutip dari jurnal Tradition Medicine edisi 101 vol 2, mengungkapkan bahwa penggunaan buah juwet sebagai obat sakit kepala terbukti sangat efektif.

16. Membanttu Mengoabati Gangguan Hati

Salah satu penyakit pada organ hati adalah pembesaaran limpa, pembersaran limpa tersebut disebabkan karena hormon yang bertugas mengatur fungsi hati tidak bekerha dengan baik.

Gejala yang muncul biasanya diikuti dengan rasa sakit dan nyeri pada bagian ulu hati, perut tidak nyaman, serta berat badan dan nafsu makan menurun drastis. Untuk itu ada manfaat juwet untuk mengbati gangguan hati.

Cara Mengolah buah juwet untuk mengatasi masalah satu ini cukup mudah, dengan mencampur 50 gram buah juwet dicampur dengan 3 sendok madu, lalu dihaluskan. Di negara Cina dan India pengobatan gangguan hati menggunakan jus buah juwet dan madu ternyata telah dilakukan sejak dulu.

17. Sumber Energi

Manfaat duwet yang terakhir adalah sebagai sumber energi. Bua yang memilki rasa manis asam dan menyegarkan ini ternyata mengandung berbagai kandungan yang berperan dalam pembentukan energi tubuh.

Semisal dalam setiap 100 gram buah juwet terkandung 0,5 gram lemak, karbohidrat sebesar 15 gram, dan protein sebanyak 0,132 gram. Dimana protein serta karbohidrat menjadi sumber energi yang baik, membantu pemecahan pati menjadi gula.

Manfaat Tanaman Juwet

a. Manfaat Kulit Batang Juwet

Selain Buahnya, ternyata manfaat juwet juga dapat kita temukan pada kulit batangnya, dimana kulit batangnya bermanfaat sebagai obat kumur dan untuk pewarna, tepung bijinya bermanfaat untuk mengobati kencing manis, disentri, diare, diuretik, dan penyakit lainnya.

Selain khasiat diatas, ternyata manfaat kulit juwet menurut Saravanan dkk, 2018 bahwa kulit juwet memiiliki berbagai bahan aktif sebagai astringent, karminatif, diuretik, antihelminthic, obat penurun panas, sembelit dan antibakteri.

b. Manfaat Buah Juwet

Khasiat buah juwet biasanya dimanfaatkan untuk mengobati diabetes, selain itu Manfaat buah duwet yang lainnya yakni memiliki aktivitas antioksidan.

Menurut Saravanan dkk, 2018. Manfaat buah dan biji digunakan untuk mengobati diabetes, faringitis, spleenopathy, urethrorrhea dan infeksi kurap.

c. Manfaat Daun Juwet

Dalam daun juwet terkandung beberapa senyawa yang bermanfaat untuk mengobati diabetes, antibakteri dan konstipasi. Manfaat daun juwet untuk mengatasi diabetes mellitus telah dibuktikan oleh penelitian Ningrum dkk, p tahun 2017, dalam penelitiannya Pemberian ekstrak daun juwet dosis 100 dan 150 mg/kg berat badan selama 14
hari dapat memperbaiki sel dan jaringan pada hepar yang di induksi streptozotosin .

d. Manfaat Biji Juwet

Manfaat biji buah jamblang atau juwet dapat digunakan untuk antiinflamasi dan anti-bakteri.

e. Buah Jamblang Untuk Ibu Hamil

Manfaat buah juwet atau jamblang bagi ibu hamil memang ada, apalagi karena kandungan antioksidan yang cukup banyak, membuatnya bermanfaat bila dikonsumsi oleh ibu hamil. Selain itu dalam buah juwet terkandung kalsium dan fosfor yang baik untuk menjaga tulang dan gigi ibu hamil.

Efek Samping Juwet

Walaupun banyak sekali manfaat juwet untuk kesehatan, bukan berarti anda dapat mengonsumsi juwet secara berlebihan dan tidak memerhatikan beberapa hal dianyaranya, tidak disarankan untuk dikonsumsi seseorang yang mempunyai penyakit pembekuran darah dan masalah pada pernafasan.

Jika mengonsumsi juwet secara berlebihan, bukannya manfaat yang kita dapat, malahan kita mendapatkan efek samping juwet bagi kesehatan tubuh kita, jadi konsumsi buah juwet dalam batas wajar dan jangan berlebihan karena akan menyebabkan batuk demam serta nyeri tubuh.

Baca Juga : manfaat vitamin A B C D

Tanaman disekitar kita memang memiliki banyak khasiat dan kegunaan bagi kesehatan, seperti manfaat juwet yang telah kami jabarkan diatas, untuk itu mulai dari sekarang biasakan untuk menggunakan obat herbal terlebih dahulu jika kita mengalami masalah kesehatan yang ringan.

Manfaat yang hampir serupa seperti juwet juga ada dalam manfaat daun balakacida . Sekian dulu artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar