9 Manfaat Keladi Tikus Untuk Mencegah Kanker dan Baik Bagi Kesehatan

Manfaat Keladi Tikus
Gambar Manfaat Keladi Tikus (Typhonium flagelliforme) – Sumber: Pinterest

Manfaat Keladi Tikus | Keladi tikus atau nama latinnya Typhonium divaricatum suku Araceae merupakan salah satu tanaman obat Indonesia, Manfaat keladi tikus untuk kesehatan cukup banyak, diantaranya menghambat pertumbuhan sel kanker, menekan efek negatif dari pengobatan modern atau kemoterapi seperti rambut rontok, napsu makan hilang, rasa mual dan rasa nyeri di tubuh, bersifat antivirus dan anti bakteri.

Orang banyak mengenal keladi sebagai umbi talas yang biasa menjadi salah satu bahan untuk makanan. Namun, keladi tikus berbeda lagi dari yang biasa. Keladi tikus lebih banyak dijadikan bahan untuk obat tradisional.

Keladi tikus mulai banyak dan semakin dikenal sebagai bahan untuk obat pembasmi kanker payudara. Khasiat lain dari keladi tikus adalah mengobati penyakit seperti koreng, frambuisa, borok, serta menetralisir racun narkoba.

Apa Itu Tanaman Keladi Tikus

Tumbuhan keladi tikus merupakan tanaman asli Indonesia, tanaman tersebut telah digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Seangkan di Malaysia, tanaman keladi tikus telah lama dikenal sebagai bahan obat tradisional yang ampuh untuk melawan sel kanker.

Manfaat keladi tikus yang paling banyak diteliti dan dimanfaatkan adalah untuk menghambat sel kanker, hal tersebut disebabkan karena seluruh bagian tumbuhan keladi tikus mengandungn senyawa antikanker, baik itu pada bagian umbi, akar, batang, ataupun bagian daunnya.

Di pulau Jawa, keladi tikus banyak ditemukan di hampir semua tempat baik dataran tinggi maupun dataran rendah. Bagian tanaman keladi tikus yang biasanya dipakai untuk obat herbal yaitu daun dan umbinya, namun jika mengenai tangan, daun dan umbinya dapat menyebabkan gatal.

Perlu diketahui bahwa tanaman keladi tikus merupakan salah satu tanaman langka, penyebabnya adalah tanaman tersebut sulit tumbuh diarea terbuka, biasanya tumbuh ditempat lembab serta tidak terkena sinar matahari langsung.

Ciri Ciri Tanaman Keladi Tikus

Tumbuhan Keladi tikus merupakan tumbuhan yang sejenis dengan talas, dengan timggi antara 25 hingga 30 cm, keladi tikus termasuk dalam tumbuhan semak, biasanya hidup di tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Tanaman berbatang basah ini biasanya tumbuh di dekat tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Bentuk daun bulat dengan ujung runcing berbentuk jantung, muncul dari umbi dan berwarna hijau segar.

Umbi tanaman ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Mahkota bunga berbentuk panjang kecil berwana putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi tikus diberikan.

Klasifikasi Tanaman Keladi Tikus

  • Kingdom : Plantae
  • Division : Spermatophytina
  • Class : Monocotyledoneade
  • Ordo : Alismatales
  • Family : Araceae
  • Genus : Typhonium
  • Species : Typhonium flagelliforme.

Kandungan Senyawa Keladi Tikus

Dalam keladi tikus terkandung senyawa yang baik bagi kesehatan, diantaranya:

  • terpenoid
  • flavonoid
  • stigmasterol
  • saponin
  • steroid
  • triterpenoid
  • kumarin.

Dalam daun keladi tikus, senyawa alkaloid dan flavonoid merupakan kandungan kimia yang terbesar.

Manfaat Keladi Tikus Menurut Beberapa Penelitian

1. Teo 2007

Dalam penelitian tersebut dijabarkan beberapa manfaat tanaman keladi tikus, diantaranya untuk mengobati koreng, frambusia, kanker payudara, kanker paru paru, kanker cervic, leukimia, serta menetralisir racun narkoba.

Manfaat Keladi Tikus Untuk Kesehatan

1. Antikanker

Tanamana Keladi tikus termasuk dalam familia Aracaceae, genus Typhonium, termasuk salah satu tanaman yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker

Manfaat Ekstrak tanaman keladi tikus menghambat aktivitas sel kanker dengan aksi antiproliferasi dan menginduksi apoptosis. Apoptosis merupakan bentuk kematian sel yang diprogram oleh informasi genetik yang ada didalam sel.

2. Memiliki Efek Sitotoksik

Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang banyak diderita wanita diseluruh dunia, temasuk wanita Indonesia. Selama ini terapi kanker leher rahim dilakukan dengan kemoterapi belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghambat kanker leher rahim adalah dengan ekstrak tanaman keladi tikus. Manfaat keladi tikus dalam menghambat kanker leher rahim disebabkan karena senyawa fenolik yang terkandung didalamnya.

Senyawa fenolik tesebut dapat berperan sebagai kemoprefentif atau dapat memacu terjadinya penghambatan siklus sel kanker, seperti dikutip dari penelitian Da’i dkk, menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari tumbuhan keladi tikus dengan kandungan senyawa fenolik 13,154 mg/g ekstrak memiliki potensi sitotoksik terbesar terhadap sel Hela kanker leher rahim.

3. Memiliki Aktivitas Antimutagenik

Salah satu penyakit utama yang membahayakan kesehatan manusia adalah penyakit kanker, penyakit kankersendiri diberbagai negara telah menjadi agenda masalah kesehatan yang kian penting.

Dikutip dari Desen dan Japaries 2011, diperkirakan dalam 25 tahun mendatang penderita kanker terdapat sekitar 300 juta, dua pertiga penderitanya terdapat di negara berkembang.

Metode pengobatan kanker yang banyak digunakan saat ini adalah metode kemoterapi, radiasi, dan operasi. Namun ada salah satunya adalah tanaman keladi tikus. Secara empiris, masyarakat Indonesia menggunakan tanaman tersebut untuk mengobati penyakit kanker atau tumor.

Untuk manfaat keladi tikus sebagai antimutagenik telah dibuktikan oleh penelitian Syafrudin dkk 2018, dimana ekstrak daun keladi tikus berpengaruh terhadap aktivitas antimutagenik pada mencit.

4. Sumber Zat Antioksidan Alami

Tumbuhan keladi tikus umumnya dipakai untuk mengobati penyakit kanker, hal tersebut disebabkan karena kandungan zat antioksidan didalamnya, Bagian tanaman keladi tikus yang dapat dimanfaatkan yaitu daun dan umbi.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan kandungan antioksidan dari tanaman keladi tikus, mulai dari daun hingga akarnya, seperti penelitian yang dilakukan Mohan dkk 2018, dimana dalam ekstrak daun keladi tikus terdapat aktivitas antioksidan dan antibakterial.

Selain penelitian diatas, hal senada juga diungkapkan oleh penelitian Lai dkk 2008, tentang penghambatan sel kanker oleh ekstrak tanaman keladi tikus.

Dikutip dari Sukardi 2011, Kandungan senyawa fitokimia pada tiap ekstrak umbi keladi tikus diduga mempengaruhi aktivitas antioksidan ekstrak umbi keladi tikus. Komponen aktif lain yang terkandung dalam umbi keladi tikus dalam alkaloid. Aktivitas antioksidan alkaloid lebih rendah daripada flavonoid.

5. Mengatasi Kanker Lidah

Penggunaan tanaman keladi tikus telah sejak lama digunakan untuk penyebuhan beberapa penyakit kanker, salah satunya mampu bertindak sebagai induktor apoptosis sel kanker lidah manusia.

Manfaat keladi tikus mampu mengatasi sel kanker pada lidah dengan cara menginduksi apoptosis sel kanker pada lidah manusia SP-C1, hal tersebut dibuktikan oleh penelitian Ridlo dkk 2012, dimana daun keladi tikus diambil ekstrak etanol, dan ekstrak etanol tersebut memiliki kempampuan menginduksi apoptosis sel kanker lidah manusia SP-C1.

6. Antibiotik Alami

Antibiotik adalah salah satu produk senyawa aktif yang dihasilkan oleh bakteri endofit yang dapat digunakan untuk menghambat bakteri patogen.

Bakteri endofitik dapat menghasilkan suatu senyawa kimia yang bersifat sebagai antimikroba untuk kelompok bakteri patogen penyebab penyakit pada tanaman dan manusia.

Selain itu antibiotik ecomycin umumnya diproduksi oleh Pseudomonas viridiflava yang merupakan bakteri endofit yang hidup berasosiasi dengan daun dari tanaman keladi tikus. Antibiotik tersebut dapat menghambat penyakit pada manusia yang disebabkan oleh jamur.

Seperti penelitian yang dilakukan Sukiman dan Nuriyanah 2016, dalam penelitian tersebut sebanyak 26 bakteri endofitik dari tanaman keladi tikus telah berhasil diisolasi. bakteri endofitik tersebut dapat menghasilkan senyawa bioaktif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.Coli.

7. Mencegah Kanker Serviks

Kanker serviks sendiri merupakan adalah kanker yang berkembang dari sel di daerah serviks atau mulut rahim hingga bagian bawah uterus. Dibelahan benua Australia, Eropa, Asia, dan Afrika kanker serviks memiliki angka kematian yang tertinggi ke empat setelah kanker payudara dan kanker kolon.

Sebagian penderita kanker serviks berobat dengan keadaan stadim lanjut sehingga menyebabkan rendahnya angka keselamat, maka dari itu diperlukan obat kemopreventif, yakni merupakan suatu upaya untuk mencegah, menunda dan melawan perkembangan sel kanker dengan menggunakan bahan alam, sintetis maupun kombinasi dari kedua bahan tersebut.

Nah manfaat daun keladi dapat berguna sebagai obat kemopreventif, Hal tersbeut disebabkan karena beberapa kandungan didalamnya seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid. Telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa daun keladi tikus dapat digunakan sebagai terapi alternatif pada kanker serviks.

Penelitian yang dilakukan oleh Seoptiana 2017, bahwa ekstrak etil asetat dari daun keladi tikus berpotensi dan bermanfaat sebagai obat kemopreventif untuk kanker serviks.

8. Aman Bagi Organ Ginjal

Obat tradisional jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama yang akan memperberat kerja hati dan ginjal sehingga dapat membahayakan fungsi kedua organ tersebut. Ginjal sangat mudah terserang oleh efek toksik dari obat obatan dan bahan kimia karena ginjal menerima 25% dari curah jantung sehingga mudah kontak dengan zat kimia dalam jumlah besar.

Umumnya masyarakat Indonesia memanfaatkan tanaman keladi tikus sebagai obat tradisional, tapi jangan khawatir dalam memanfaatkan tanaman tersebut sebagai obat herbal, karena tanaman keladi tikus sebagai obat herbal tidak merusak organ ginjal. namun perlu diingat juga bahwa jangan berlebihan dalam mengonsumsi keladi tikus.

Simak Juga : Manfaat daun Nangka

9. Mencegah Kanker Payudara

Angka kematian dunia akibat kanker payudara diperkirakan mencapai 519.000 dalam setahun, 69% diantaranya terjadi di negara berkembang. Untuk itu diperlukan pencegahan agar penderita kanker payudara tidak semakin banyak.

Tanaman keladi tikus adalah salah satu tanaman yang digunakan dalam mengobati berbagai penyakit, termasuk penyakit tumor dan kanker payudara. Manfaat keladi tikus untuk payudara berada pada bagian ekstrak umbinya.

Hal senada diungkapkan oleh penelitian yang dilakukan, dimana Ekstrak umbi dari fraksi senyawa diklorometanolik mempunyai peluang baik untuk dikembangkan sebagai agen antikanker payudara.

Efek Samping Keladi Tikus

Selain memiliki manfaat, ada juga keburukan keladi tikus, seperti:

1. Mempengarui Kerja Ginjal dan Hati

Obat tradisional jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama yang akan memperberat kerja hati dan ginjal sehingga dapat membahayakan fungsi kedua organ tersebut.

Walaupun memiliki banyak manfaat untuk mengobati berbagai jenis kanker, tanaman keladi tikus juga memiliki efek samping bila dikonsumsi secara berlebihan, seperti akan berdampak pada kerja organ hati dan ginjal.

Hal tersebut disebabkan karena ginjal sangat mudah terserang oleh efek toksik dari obat obatan dan bahan kimia karena ginjal menerima 25% dari curah jantung sehingga mudah kontak dengan zat kimia dalam jumlah besar.

Baca Juga : Manfaat daun Mangkokan

Nah itulah beberapa manfaat keladi tikus dan efek sampingnya, namun tanaman keladi tikus kini agak sulit untuk dicari. Jadi tidak ada salahnya kita menanam dan membudidayakan keladi tikus disekitar rumah kita.

Tinggalkan komentar