15 Khasiat Manfaat Leunca Untuk Kesehatan, Kecantikan, Efek Samping

Manfaat Leunca
Gambar Daun dan Buah Leunca Solanum nigrum – Sumber : Pinterest

Manfaat Leunca | Negara kita Indonesia, merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua setelah razil, sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi dalam mengembangkan obat gerbal yang berbasis pada tanaman obat yang terdapat di Indonesia, lebih dari 1000 spesies tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat, selain itu ada tanaman yang biasa dikonsumsi sehari hari ternyata memiliki khasiat yang besar untuk kesehatan, salah satunya adalah manfaat leunca bagi kesehatan.

Buah leunca merupakan sayuran indigenous atau sayuran asli dari lingkungan kita (lokal) yang biasanya dikonsumsi masyarakat Jawa Barat. Rasa Leunca sendiri yakni pahit dan langu Leunca atau nama latinnya solanum nigrum L, selain biasa dikonsumsi sebagai sayuran dan lalap juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Buah muda dari Leunca dapat dikonsumsi sebagai lalap mentah. Selain buahnya, Oleh masyarakat, leunca diambil daun muda dan buahnya untuk dimanfaatkan sebagai sayuran yang dapat dimasak sebagai rebusan dan tumisan. Daun tanaman leunca banyak dipakai untuk obat obatan herbal dengan, manfaat daun leunca sebagai antidiuretik, antidisentri, antiinflamasi, dan anti kanker, banyak sekali bukan khasiat leunca.

Apa Itu Leunca

Manfaat Leunca
Gambar buah Leunca – Sumber : Google.com

Dikutip dari Dewi, 2017, leunca termasuk jenis sayuran yang tergolong dalam terong terongan. Masyarakat sunda menilai tanaman leunca sebagai tanaman multi fungsi, baik sebagai sumber pangan, obat obatan nabati dan pakan ternak.

Manfaat buah leunca secara umum dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kanker, obat cacing, anti peradangan sedangkan daunnya bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri.

Asal tumbuhan leunca atau Solanum americanum Miller sinonimnya Solanum nigrum L. berasal dari Amerika selatan, di Indonsia sendiri, tanaman leunca menyebar di Pulau Jawa dan Sumatera yang tersebar di lahan kering, baik di kebun atau di pekarangan rumah. Di daerah jawa, pohon leunca dibudidayakan pada ketinggian 1 hingga 3100 m dpl.

Ciri Ciri Daun dan Buah Leunca

Daun leunca memiliki ciri yaki berupa dauntunggal, berberntuk lonjong, dan daunnnya tersebar, sedangkan ciri buah leunca berbentuk bulat, jika masih muda berwarna hijau, dan berwarna hitam mengkilat jika sudah tua.

Klasifikasi Tanaman Leunca

Dikutip dari Kartesz, 2004. Pohon leunca (Solanum nigrum L.) memiliki sistematika sebagai berikut.

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Asteridae
  • Ordo : Solanales
  • Famili : Solanaceae
  • Genus : Solanum
  • Spesies : Solanum nigrum L.

Nama Asing Dan Daerah Tanaman Leunca

Nama daerah Leunca (Sunda), tanaman leunca di Jawa dikenal dengan Ranti, anti, Sedangkan di Maluku dikenal dengan Bobosa . Nama asing diantaranya along kui (Tiong Hoa), enab el-deeb (Arab), Di Eropa dikenal dengan nama black nightshade dan di Afrika selatan dikenal dengan nama nightshade dan nama latinnya Solanum nigrum L.

Kandungan Buah dan Daun Leunca

Dikutip dari Siemonsma dan Jensen, 1994, setiap 100 gram buah leunca segar mengandung 90 g air, 1.9 g protein, 0.1 g lemak, 7.4 g karbohidrat, 274 mg kalium, 4.0 g besi, 0.5 g karoten, 0.1 mg vitamin B1, dan 17 mg vitamin C.

Selain kandungan diatas, dalam daun leunca juga terkandung beberapa jenis alkaloid, yaitu solasonin dan solamargin, sedangkan pada buah terdapat solanin, solamargin, solasonin, a dan b- solanigrin, dan solasodin. Kandungan lain dalam leunca adalah alkaloid, saponin, tannin, dan flavonoid. Selain itu, terdapat gula pereduksi, glikosida, gum, dan steroid.

Dikutip dari Rikenawaty, 2012; Hariana, 2005:102, kandungan zat yanga da pada tanaman leunca adalah flavonoid, atropine, besi, diosgenin, fosfor, glikoalkaloid solanin, kalsium, mineral, minyak lemak,msolamargin, solasodin, solanidin, solasonin, saponin, trigogenin, vitamin A dan C serta zat samak.

Khasiat Leunca Oleh Berbagai Penelitian

1. Ghani (2003) dalam Karmakar et al (2010)

Dalam penelitian tersebut, menyatakan bahwa manfaat buah leunca dapat digunakan untuk mengobati demam, diare, penyakit mata, penyakit jantung, edema anasarka atau bengkak seluruh tubuh, penyakit anjing gila, pembesaran hati kronis, blood spitting atau batuk berdarah, ambeyen dan disentri.

2. Siemonsma dan Jensen, 1994

Selain dikonsumsi sebagai sayur, leunca dimanfatkan sebagai obat tradisional. Di Jawa Barat, leunca digunakan sebagai aprodisiak yakni zat yang merangsang daya seksual.

3. Trubus, 2013:388; Hariana, 2005:102

Buah leunca memberikan efek kesheatan seperti gout artritis dan memberikan efek kesehatan lainnya seperti penurun panas, diuretik, pembersih racun, anti radang, pengencer dahak, luka, pereda batuk, kejang panas pada anak, sakit tenggorokan.

Selain itu, manfaat leunca jug dapat mengobati mata kering atau xeroftalmia, radang saluran nafas menahun atau bronkitis kronik, asma bronkhial, infeksi saluran kencing, radang ginjal akut, buang air kemih sakit, radang payudara, tekanan darah tinggi, anti-kanker

Manfaat Leunca Untuk Kesehatan

1. Mengurangi Rasa Nyeri (Analgesik)

Siap sangka, lalapan yang memiliki rasa pahit dan agak langu ini berkhasiat untuk kesehatan, manfaat leunca bagi kesehatan salah satunya bersifat analgesik, analgesik sendiri merupakan zat yang dapat mengurangi atau meringankan rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Dalam daun leunca terkandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, steroid yang berperan sebagai analgesik.

Cara kerja kandungan senyawa alkaloid yang ada dalam daun leunca untuk menatasi nyeri yakni dengan cara bekerja terhadap reseptor opioid khas di SSP, hingga persepsi nyeri dan respon terhadap emosional terhadap nyeri berkurang.

Dikutip dari penelitian Dewi, 2017. Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun leunca yang diuji dengan metode tail flick dan wrhiting tes memiliki aktivitas analgesik pada tikus putih jantan. Dosis ekstrak etanol daun leunca 20mg/200 g BB yang mempunyai aktivitas analgesik yang tidak berbeda signifikan terhadap asam mefenamat.

2. Sumber Antioksidan

Dikutip dari penelitian Putri Najmi Salma (2017), mendapatkan hasil pengujian aktivitas antioksidan pada buah leunca menunjukan bahwa fraksi etil asestat leunca hijau memiliki aktivitas antioksidan lebih baik dengan nilai lC50 115,16 ppm.

Hasil penetapan kadar flavonoid total dari ekstrak leunca hijau sebesar 0,467% sedangkan leunca hitam sebesar 0,405% dengan nilai signifikasi = 0 (P<0,05), sehingga terdapat perbedaan kadar flavonoid secara bermakna pada ekstrak leunca. Itu artinya ada manfaat leunca sebagai antioksidan.

3. Memiliki Aktivitas Antibakteri

Manfaat leunca yang selanjutnya berkhasiat membasmi bakteri yang merugikan bagi kesehatan manusia, hal tersebut telah dibuktikan melalui penelitian Subashini dkk, 2013, dimana ia meneliti bahwa ekstak metanol dari biji leunca memiliki aktivitas antibakteri terhadapa bakteri S.thupi, B.sutilis, S.aureus dan bakteri V.Cholera.

Sementara itu penelitian yang dilakukan Matasyoh dkk, 2014, menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari leunca menunjukan aktivitas antibakterinya terhadap bakteri B.subtilis, P.syringe, B.mirabilis, B.sutilis, S.aureus dan bakteri V.Cholera.

Penelitian serupa juga dilakukan oleh Sridhar dkk, 2011, dalam penelitiannya menghasilkan kesimpulan bahwa ekstrak daun , akar serta biji dari tanaman leunca dengan menggunakan pelarut organik yakni etanol, etil asetat, metanol, dietil eter, klorofom serta heksan menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap, B.Subilis, B.Megaterium, S.aureus, K.pneumonia dan E.coli.

4. Mencegah Osteoporosis

Dikutip dari Kawiyana, 2009, Osteoporosis sendiri adalah penyakit metabolik tulang yang ditandai oleh menurunnya masa tulang, oleh karena berkurangnya matriks dan mineral tulang disertai dengan kerusakan mikroarsitektur dari jaringan tulang, mengakibatkan menurunnya kekuatan tulang, sehingga terjadi kecenderungan tulang mudah patah.

Pada lanjut usia, penyerapan tulang lebih besar dibandingkan dengan pembentukan tulang, hormon estrogen dapat membantu memperlambat penyerapan tulang saat lanjut usia, salah satu senyawa dalam leunca adalah isoflavon.

Isoflavon merupakan senyawa yang mampu bertindak sebagai esttrogen alami. Estrogen berperan dalam menjaga keseimbanhan antara pembentukan dan penyerapan tulang. maka dari itu mengapaa ada manfaat leunca unuk mencegah osteoporosis.

Hal tersebut telah dibuktikan melalui penelitian Ridmah Rikenawaty, 2012, dalam penelitian tersebut menemukan fakta bahwa ekstrak etanol 96% buah leunca dapat berperan sebagai fitoestrogen dan aktif menghambat osteoklastogenesis sel preosteoklas RAW 264 dimana konsentrasi 3,125 µg/ml merupakan konsentrasi optimum dalam menekan osteoklastogenesis.

5. Antibiotik Alami

Antibiotika ialah zat yang dihasilkan oleh mikroba terutama jamur, yang dapat menghambat pertumbuhan atau membasmi jenis mikroba lain. antbiotik memiliki kahsiat mematikan atau mengahambat pertumbuahn banyak bakteri dan beberapa virus besar, sedangkan toksisitasnya atau tingkat racunnya bagi manusia relative kecil.

Dikutip dari Aditia, 2015, Kandungan kimia yang dimiliki leunca yaitu Glikoalkaloid solanin; Solasonin; Solamargin; Solasodin; Solanidin; Diosgenin; Tigogenin; Atropin; Saponin; Zat samak; Minyak lemak; Kalsium; Fosfor; Zat besi; Vitamin A dan C. Maka dari itulah ada manfaat leunca yang salah satunya sebagai antibiotik karena ada kandungan kimia diatas.

6. Mampu Mengobati Dan Mencegah Diare

Khasiat leunca terutama pada bagian buah daunnya juga mampu mengobati diare, seperti yang biasanya kita alami, bila sedang diare aktivitas sehari hari menjadi terganggu dan tak terhitung pergi ke kamar mandi, nah untuk mengatasi masalah satu ini, anda cukup mengonsumsi buah leunca secara teratur.

Dikutip dari penelitian Rianita Sopiana, 2016, dalam penelitiannnya menggunakan hewan percobaan yang digunakan yaitu mencit jantan putih galur Swiss webster. Pengujian aktivitas antidiare rebusan buah leunca dibagi menjadi 3 variasi dosis yaitu dosis I (0,039g/20gBB mencit), dosis II (0,0585g/20gBB mencit) dan dosis III (0,078g/20gBB mencit).

Hasil penelitian menunjukan bahwa rebusan buah leunca (Solanum americanum Mill.) dosis 0,039 g/29gBB, 0,0585 g/20gBB dan 0,078 g/20gBB memiliki aktivitas antidiare dengan menurunkan frekuensi defekasi, memperbaiki konsistensi feses serta menurunkan bobot feses.

7. Sebagai Antikanker

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya.

Banyak penyebab dari munculnya kanker, diantaranya faktor risiko perilaku dan pola makan, yaitu indeks massa tubuh tinggi, kurang konsumsi buah dan sayur, kurang aktivitas fisik, penggunaan rokok, dan konsumsi alkohol berlebihan.

Dikutip dai Kemenkes, 2015. Merokok merupakan faktor risiko utama kanker yang menyebabkan terjadinya lebih dari 20% kematian akibat kanker di dunia dan sekitar 70% kematian akibat kanker paru di seluruh dunia. Diperkirakan kasus kanker tahunan akan meningkat dari 14 juta pada 2012 menjadi 22 juta dalam dua dekade berikutnya.

Dengan mengonsumsi buah leunca atau daunnya, maka anda telah berusaha untuk mecegah kanker, karena ada manfaat leunca sebagai antikanker yang disebabkan kandungan senyawa didalamnya yang bertindak sebagai antioksidan.

8. Mengobati Asam Urat

Asam urat merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses katabolisme purin yang berasal dari dalam tubuh atau endogen dan dari makanan atua bisa disebut eksogen. Asam urat ini akan berbahaya apabila kadarnya meningkat melebihi batas normal 5,1 ± 1,0 mg/dL pada pria dan 4,0 ± 1,0 mg/dL pada wanita.

Dikutip dari Tan dan Rahardja, 2002:339; Price dan Wilson, 2005:1402, Terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah melewati batas normal yang disebut hiperurisemia dapat menyebabkan pengendapan kristal natrium urat di sendi dan cairan sinovialnya sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri.

Dalam buah leunca mengandung beberapa zat kimia salah satunya adalah flavonoid. Menurut Coss et al, 1998 dari Departement of Pharmaceutical Sciences, University of Antwep, Belgia, beberapa senyawa flavonoid dapat menghambat kerja xantin oksidase sehingga dapat menghambat pembentukan asam urat dalam tubuh.

Jadi pada intinya ada manfaat leunca untuk mengatasi asam urat atau gout yang lebih aman bila dibandingkan dengan obat buatan, namun hasilnya tidak sebaik obat buatan.

9. Mengatasi Hipertensi

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler yang tidak atau jarang menimbulkan gejala gejala yang spesifik, dengan peningkatan penderita yang cukup tinggi di Indonesia.

Daun dan buah leunca umumnya digunakan sebagai makanan tambahan sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, namun tahukah anda bahwa bagian daun daun buah leunca secara empiris digunakan sebagai obat tradisional, yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dikutip dari penelitian Shirly Kusuma dan Amelia Anggraeni bahwa daun dan buah mengandung senyawa flavonoid, saponin, steroid, dan kumarin. Nilai IC50 sebesar 46,71 ± 0,20 bpj untuk ekstrak etanol 70% daun leunca dan 53,89 ± 0,25 bpj untuk ekstrak etanol 70% buah leunca, serta 9,78 ± 0,12 bpj untuk kaptopril sebagai kontrol positif.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukan bahwa buah dan daun leunca memiliki aktivitas terhadap penghambatan Angiotensin Converting Enzyme, itu artinya ada manfaat daun leunca untuk mengatasi hipertensi, walaupun tidak terlalu kuat.

10. Mengatasi Inflamasi

Inflamasi atau peradangan dapat diatasi dengan mengonsumsi buah maupun daun leunca. Manfaat leunca yang satu ini tidak terlepas dari kandungan senyawa yang ada didalam leunca, senyawa tersebut diantaranya flavonoid, alkaloid, saponin, dan steroid yang memiliki sifat anti inflamasi.

11. Mengoptimalkan dan Menjaga Fungsi Ginjal

Siapa sangka, dengan mengonsumsi leunca setiap hari, baik itu dalam bentuk lalapan atau olahan lain malah membantu menjaga kesehatan organ ginjal, manfaat leunca untuk ginjal tersebut diduga karena ada kandungan senyawa antioksidan yang ada didalamnya.

12. Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Salah satu penyebab terjadinya penyakit pada saluran kemih disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Biasanya infeksi tersebut menyerang kaum hawa, hal tersebut disebabkan karena struktur uretra pada wanita kemungkinan lebih besar untuk terinfeksi jika dibandingkan dengan laki laki.

Untuk mencegah infeksi tersebut, anda dapat mengonsumsi leunca, karena ada manfaat leunca untuk mencegah penyakit pada saluran kemih, senyawa antibakteri yang ada dalam leunca lah yang berperan untuk mengatasi penyakit yang satu ini.

Manfaat Leunca Untuk Kecantikan.

Manfaat leunca untuk wanita, dalam hal ini kecantikan, diantaranya adalah.

1. Mencegah Penuaan Dini

Setiap manusia secara alami tidak dapat menghindar dari proses penaan dini sebagai suatu proses akhir dari kehidupan, pandangan masyarakat awam serta paradigma lama yang berpendapat bahwa proses penuaan adalah takdir atau nasib dari sang maha kuasa, sehingga kebanyakan orang tidak melakukan upaya pencegahan serta pengobatan akan penuaan dini.

Salah satu penyebab dari penuaan dini bukan dari nasib, melainkan dari aktivitas fisik yang berlebihan aktivitas fisik berlebih tersebut menghasilkan radikal bebas yang berujung pada proses penuaan, penuaan dini dapat kita cegah, bukan hanya berserah pada nasib, untuk mengatasi masalah penuaan dini tersebut anda dapat mengonsumsi buah leunca.

Dalam buah leunca terkandung flavonoid dan senyawa polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Dikutip dari penelitian Anonim, 2017. pemberian ekstrak buah leunca mampu mencegah penurunan kadar superoxide dismutase dan mencegah peningkatan kadar F2 isoprostan serum tikus wistar jantan yang dikenai aktivitas fisik berlebih. jadi kesimpulannya ada manfaat leunca untuk mencegah penuaan dini.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Dalam leunca terkandung beberapa vitamin, salah satunya adalah vitamin C, hal tersebut menyebabkan adanya manfaat leunca karena fungsi dari vitamin C yang dikandungnya, salah satunya manfaat vitamin c yang paling utama adalah menjaga kesehatan kulit anda.

Selain itu, dalam leunca juga terkandung senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan tanin, dimana antioksidan tersebut selain bermanfaat untuk mencegah kanker, juga bertugas untuk menghalau radikal bebas yang menyebabkan rusaknya sel sel pada kulit. Jika sel kulit tadi banyak yang rusak maka akan berakibat pada sejumlah masalah kulit.

Efek Samping Leunca

1. Memiliki Kandungan Antifertilitas

Tahukah anda bahwa dengan mengonsumsi leunca dapat menurunkan jumlah sperma, efek samping buah leunca melalui beberapa penelitian dapat menurunkan jumlah sperma, namun hal tersebut bukan semata mata bahwa buah leunca memiliki efek samping yang tidak baik, malah dapat digunakan untuk mendorong program KB lewat pria.

Dikutip dari Iryani, 2017. Dimana dalam penelitian tersebut Sampel tikus putih galur Sprague dawley sebanyak 28 ekor, yang dibagi menjadi 4 kelompok. Pada kelompok 1 tidak diberi esktrak leunca, kelompok 2 dosis 100 mg/kgBB, kelompok 3 dosis 200 mg/kgBB, dan kelompok 4 dosis 400 mg/kgBB, dengan pemberian satu kali sehari sebanyak 1 ml, selama 28 hari.

Hasil penelitian tersebut yakni jumlah sperma pada kelompok 1 (kelompok kontrol) adalah 67 juta/ml, kelompok 2 (dosis 100 mg/kgBB) adalah 56,35 juta/ml, kelompok 3 (dosis 200 mg/kgBB) adalah 45,71 juta/ml, dan kelompok 4 (dosis 400 mg/kgBB) adalah 31,85 juta/ml.

Hasil uji bivariat dengan one way anova diperoleh nilai p=0,001 (p<0,05). kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian ekstrak buah leunca terhadap penurunan jumlah spermatozoa pada tikus putih dengan hasil (p=0,001).

2. Beracun Bila Dikonsumsi Berlebihan

Dalam buah leunca mengandung glikoalkaloid pada buah muda yang besifat racun. Dua racun utama pada glikoalkaloid, yaitu solanin dan chaconin. Dikutip dari Badan POM RI, 2008 Kadar glikoalkaloid yang tinggi dapat menimbulkan rasa pahit dan keracunan pada hewan maupun manusia.

Maka dari itu, jangan mengonsumsi buah leunca secaa berlebihan karena kandungan senyawa glikoalkaloid didalamnya, namun senyawa tersebut juga dapat bermanfaat sebagai insekstisida alami yang mampu membasi nyamuk penyebab demam berdarah atau DBD dan malaria.

Baca juga : manfaat daun sembung

Nah itulah beberapa manfaat leunca bagi kesehatan serta efek samping dan cara mengolahnya, tumbuhan yang tidak kita duga, yang biasanya hanya kita gunakan sebagai lalapan atau konsumsi sehari hari ternyata memiliki banyak manfaat dan khasiat yang bagus untuk tubuh kita seperti manfaat pisang kepok

Tinggalkan komentar