21 Manfaat Pisang Kepok Untuk Kesehatan, Kecantikan, Cara Mengolah

Manfaat Pisang Kepok
Gambar Pisang Kepok Musa paradisiaca formatypica – Sumber : Google.com

Manfaat Pisang Kepok | Pisang sendiri merupakan tanaman yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, salah satunya termasuk dari Indonesia. Tanaman buah ini kemudian menyebar luas ke kawasan Afrika seperti Madagaskar, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Penyebaran tanaman pisang selanjutnya hampir merata ke seluruh dunia, yaitu meliputi daerah tropis dan sub tropis, dimulai dari Asia Tenggara ke timur melalui Lautan Teduh sampai ke Hawai.

Selain itu, tanaman pisang menyebar ke barat melalui Samudera Atlantik, Kepulauan Kanari sampai Benua Amerika dikutip dari Satuhu dan Supriyadi,1992. Pisang kepok memiliki buah yang sedikit pipih dan kulit yang tebal, jika sudah matang warna kulit buahnya akan menjadi kuning. Pisang kepok memiliki banyak jenis, namun yang lebih dikenal adalah pisang kepok putih dan pisang kepok kuning.

Manfaat pisang kepok bagi kesehatan cukuplah banyak, terutama karena adanya kandungan kalium yang ada didalamnya berguna untuk menjaga kesehatan organ jantung.

Apa Itu Pisang Kepok

Pisang kepok atau nama latinnya Musa paradisiaca merupakan jenis pisang olahan yang paling sering diolah terutama dalam olahan pisang goreng dalam berbagai variasi, sangat cocok diolah menjadi keripik, buah dalam sirup, pisang kepok kukus, aneka olahan tradisional, dan tepung.

Pisang kepok adalah salah satu buah pisang yang enak dimakan setelah setelah diolah terlebih dahulu. Pisang kepok memiliki buah yang sedikit pipih dan kulit yang tebal, bila telah matang warna kulit buahnya akan menjadi kuning.

Pisang kepok mempunyai banyak jenis, namun yang lebih dikenal adalah pisang kepok putih dan pisang kepok kuning. Warna buahnya sesuai dengan nama jenis pisangnya, yaitu putih dan kuning. Pisang kepok kuning memiliki rasa yang lebih enak, sehingga lebih disukai masyarakat.

Kulit pisang kepok sangat tebal berwarna hijau kekuningan. Apabila sudah matang dagingnya kuning kemerahan dan teksturnya agak keras. Rasanya yang manis, namun tidak memiliki aroma haum. Satu tandan pisang berisi 7 sisir atau 109 buah.

Dikutip dari penelitian Prabawati dkk, tahun 2008, bahwa buah pisang dapat digunakan sebagai alternatif pangan pokok karena mengandung karbohidrat yang tinggi, sehingga dapat menggantikan sebagian konsumsi beras dan terigu.

Beberapa Nama Pisang Diberbagai Daerah

Dijawa Tengah serta Jawa Timur, pisang dikenal dengan nama Gedang, sedangkan di Jawa Barat, pisang dinamakan dengan Cau.

Ciri Ciri Pisang Kepok

Dikutip dari Suyanti dan Satuhu, 1992, Pisang kepok memiliki ciri ciri seperti kulit yang sangat tebal dengan warna kuning kehijauan dan kadang bernoda cokelat, serta daging buahnya manis. Tanaman Pisang kepok dapat tumbuh pada suhu optimum untuk pertumbuhannya sekitar 27 derajat celcius dan suhu maksimum 38 derajat celcius, dikutip dari Prabawati dkk, 2008.

a. Ciri Ciri Daun Pisang Kepok

Daun pisang pisang kepok memiliki ciri letaknya tersebar, helaian daun berbentuk lanset memanjang yang panjangnya antara 30 hingga 40 cm. Daun yang paling muda terbentuk di bagian tengah tanaman, keluarnya menggulung dan terus tumbuh memanjang. Kemudian seinring berjalannya wakti akan membuka.

Helaian daun bentuknya lanset memanjang, mudah koyak, panjang 1,5 hingga 3m, lebar daunnya 30 hingga 70 cm, permukaan bawah daun berlilin, tulang tengah penopang jelas disertai tulang daun yang nyata, tersusun sejajar dan menyirip.

Bentuk dari buah pisang kepok sendiri agak gepeng dan bersegi. Ukuran buahnya kecil, panjangnya 10 sampai 12 cm dan beratnya 80 hingga 120 gram. Pisang kepok memiliki warna daging buah putih dan kuning.

b. Ciri Ciri Buah Pisang Kepok

Dikutip dari Suhardiman, 1997. buah pisang kepok merupakan buah buni, bulat memanjang dan membengkok, tersusun seperti sisir dua baris, dengan kulit berwarna hijau, kuning, dan coklat.

Tiap kelompok buah atau sisir terdiri dari beberapa buah pisang.  Buahnya bisa juga Berbiji atau tanpa biji, kalau berbiji, bijinya kecil, bulat, dan warna hitam. Bentuk buah pisang kepok agak gepeng dan bersegi. Karena bentuknya gepeng, ada yang menyebutnya pisang gepeng.

Ukuran buahnya kecil, panjangnya 10 hingga 12 cm dan beratnya 80 sampai 120 g. Kulit buahnya sangat tebal dengan warna kuning kehijauan dan kadang bernoda cokelat.

Klasifikasi dan Taksonomi Pisang Kepok

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Musaceae
  • Genus : Musa
  • Spesies : Musa paradisiaca formatypica.

Kandungan Senyawa Pisang Kepok

Dikutip dari penelitian Forster et al., 2003. Buah pada pisang kepok mengandung protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan zat metabolit sekunder lainnya, sehingga mampu menyediakan energi yang cukup tinggi dibandingkan dengan buah buahan lainnya. Dikutip dari Depkes RI, 1990 per 100 gram pisang kepok mengandung:

  • Energi (Kal) 115
  • Protein (g) 1,2
  • Lemak (g) 0,4
  • Karbohidrat (g) 26,8
  • Kalsium (mg) 11
  • Fosfor (mg) 43
  • Besi (mg) 1,2
  • Vitamin A (RE) 0
  • Vitamin B (mg) 0,10
  • Vitamin C (mg) 2,0
  • Air (g) 70,7.

Manfaat Pisang Kepok Untuk Kesehatan

1. Memperlancar Fungsi Otak

Dikutip dari penelitian Prabawati dkk, 2008. buah pisang juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, zat besi, fosfor, kalsium, vitamin B, vitamin B6, vitamin C, serta mengandung serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.

2. Membantu Menurunkan Kolestrol Dalam Darah

Pisang kepok aau nama latinnya musa paradisiaca L adalah pisang yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, didalam pisang kepok terkandung unsur kalium yang dapat menurunkan kadar Kolestrol dalam darah.

Hal senada diungkapkan dalam penelitian Parastyaawati, 2008, dimana semakin tinggi kadar kalium yang dikonsumsi, maka semakin rendah risiko terkena serangan jantung dan stroke.

3. Berkhasiat Menyembuhkan Anemia

Seperti yang telah kami jelaskan pada poin sebelumnya, bahwa buah pisang kepok terkandungn senyawa kalium yang mampu menurunkan kolestrol dalam darah. selain mampu menurunkan kolestrol, manfaat pisang kepok juga mampu menyembuhkan penderita anemia.

Cara kerja pisang kepok dalam menyembuhkan penderita anemia yakni dengan meningkatkan kadar hemoglobin bila seseorang mengonsumsi pisang kepok secara teratur. Selain itu, kandungan vitamin B6 didalamnya juga berperan untuk mencegah anemia.

4. Sebagai Prebiotik Alami Pencegah Diare

Diare merupakan salah satu penyakit sistem pencernaan. Fungsi pencernaan adalah mencerna dan mengabsorbsi nutrisi sekaligus menolak toksin dan bakteri berbahaya. Pencernaan yang terganggu dapat menyebabkan ketidakseimbanganan mikroflora dalam usus dan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Ketidakseimbangan ini dapat diatasi dengan cara salah satunya mengkonsumsi makanan probiotik, Mengkonsumsi langsung makanan yang mengandung probiotik adalah salah satu cara untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus, tapi seringkali cara ini tidak efektif. Cara lainnya adalah dengan memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bakteri baik dalam usus atau BAL yang disebut prebiotik.

Dikutip dari Hardisari, dkk. 2016, Bahan makanan yang merupakan prebiotik dapat berasal dari sayur, umbi umbian, maupun buah buahan. Pisang kepok mempunyai kandungan gula yang tinggi yaitu mengandung senyawa Inulin dan Fruktooligosakarida yang berperan sebagai prebiotik alami, maka dari itulah ada manfaat pisang kepok untuk mengatasi diare.

5. Mencegah Tubuh Letih

Jika tubuh anda terasa kurang bertenaga alias letih, anda dapat mencoba mengonsumsi beberapa buah pisang kepok, letih sendiri disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B6, dalam pisang kepok terkandung vitamin B6, dimana vitamin tersebut, selain berperan untuk menyembuhkan anemia, juga dapat bermanfaat untuk mencegah letih.

6. Anti Peradangan

Manfaat pohon pisang kepok, selain ada pada buahnya, juga terdapat pada bonggol pohon pisang kepok, dikutip dari Wenas, dkk. 2019, dimana Bonggol pisang kepok kuning dipotong menjadi berukuran 0,3 x 1 x 3 cm, dikeringkan di dalam oven bersuhu 60 °C selama 6 jam, kemudian dibuat serbuk berukuran 40 mesh.

Setelah itu, masih dalam penelitian yang dilakukan oleh Wenas dkk, serbuk bonggol pisang diekstraksi menggunakan etanol 70 % dengan teknik maserasi selama 24 jam sebanyak 3 kali. Pengujian anti peradangan dilakukan pada tikus putih jantan galur Sprague Dawley.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula ekstrak bonggol pisang kepok kuning memiliki potensi penyembuhan luka dan antiperadangan atau antiinflamasi. Formula ekstrak 20 % dapat mempercepat penyembuhan luka dalam sehari dibandingkan formula 10 % dan 15 %. Kecepatan tersebut ditunjukkan dengan penyembuhan luka tanpa bekas luka dari formula ekstrak 20 % yang terjadi lebih awal dibandingkan dengan formula lainnya.

Aktivitas antiperadangan dari ekstrak bonggol pisang kepok kuning berkaitan dengan kandungan senyawa saponin, flavonoid, dan tanin yang ada didalamnya.

7. Mempercepat Penyembuhan Luka

Manfaat pisang kepok terutama pada bagian bonggolnya dalam mempercepat penyembuhan luka telah dibuktikan oleh banyak penelitian, diantaranya Fakhriani 2015. dimana masyarakat Desa Trunyan, Bali menggunakan getah batang semu pisang untuk mengobati luka.

Selain itu dikutip dari Khairunnisa et al. 2018 Kemampuan penyembuhan luka dengan memanfaatkan ekstrak getah pelepah pisang kepok terbukti dapat dengan ampuh menyembuhkan luka pada tikus uji.

Dikutip dari Takeo et al. 2015. Selian memiliki manfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, bonggol pisang dapat membantu perbaikan struktur kulit yang rusak tanpa bekas luka sertameningkatkan perbaikan jaringan epidermis, pembentukan fibroblas dan infiltrasi sel radang pada daerah luka sehingga dapat dikembangkan menjadi kosmetik.

Dikutip dari Wena,dkk. 2019, Formula salep mengandung 20 % ekstrak etanol bonggol pisang kepok kuning memiliki aktivitas penyembuhan luka paling cepat pada tikus uji dibandingkan dengan formula ekstrak 10 dan 15 %.

8. Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah

Manfaat pisang kepok untuk mencegah diabetes ada pada bagian ekstrak kulit buahnya, dimana menurut penelitian Jayanti 2016, ekstrak kulit buah pisang kepok dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan dari jenis Mus musculus dengan pelarut yang berbeda, diketahui bahwa ekstrak etil asetat memiliki efektivitas yang lebih besar daripada ekstrak n heksan dan metanol.

Masih dalam penelitian yang sama bahwa Senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak kulit buah pisang kepok yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan, diprediksi merupakan senyawa flavonoid berupa senyawa flavonoid.

9. Mencegah Penyakit Ulkus Gester

Ulkus gaster adalah robeknya lapisan mukosa yang disebabkan oleh rusaknya ketahanan mukosa gaster. Penyakit tersebut dapat menebabkan anemia karena dapat menyebabkan pendarahan apda saluran pencenaan bagian atas.

Dikutip dari penelitian yang kurang jelas sumbernya, menyebutkan bahwa pada pengobatan ulkus gaster dengan kulit pisang yang dilakukan pada tikus, pada hari ke 3 terlihat adanya regenerasi epitel, pada hari ke 7 mulai tampak adanya proses angiogenesis dan pada hari ke-12 proses regenerasi epitel dan angiogenesis sudah sempurna.

Dikutip dari Deborah & Gemayangsura 2015, menyimpulkan bahwa Kulit pisang kepok mempunyai fungsi sebagai antioksidan yang dapat menjadi agen preventif terhadap ulkus gaster. Kandungan antioksidan pada kulit pisang kepok dapat membuat meningkatkan produksi mukus sebagai pelindung mukosa gaster.

10. Kaya Antioksidan

Walaupun sering dianggap sebagai limbah, namun jangan salah, dalam kulit pisang kepok memiliki kandungan antioksidan, beberapa penelitian menyebutkan bahwa kulit pisang kepok memiliki kandungan kandungan flavonoid dan fenol sebagai antioksidan yang lebih tinggi dari bagian pisang lainnya.

11. Mencegah Kanker Payudara

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian yang paling utama didunia, berdasarkan data yang ada, diperkirakan sekitar 60% penderita kanker di Indonesia adalah kaum perempuan, dimana jenis kanker payudara merupakan kanker yang paling umum diderita oleh wanita.

Kanker payudara dimulai ketika sel sel tubuh berubah bentuk serta fungsinya, sel abnormal tersebut tumbuh tanpa terkendali, mula mulanya merupakan tumor payudara, dan berubah menjadi tumor ganas, seiring berjalannya waktu, tumor tersebut memiliki sifat yang khas yakni mampu menyebar ke seluruh bagan tubuh dan berkembang menjadi tumor baru.

Buah pisang kepok diduga merupakan salah satu sumbera alami yang memiliki potensi cukup tinggi untuk mengatasi kanker, potensi tersebut disebabkan karena kandungan senyawa fitokimia yang ada didalamnya.

Dikutip dari penelitian Wardati 2017 bahwa hasil uji sitotoksik menunjuan nila IC50 ekstrak keulit pisang kepok terhadap sel kanker payudara T-47D adalah sebesar 220,375mg/mL, aartinya bersifat sitotoksik moderat serta berpotensi sebagai anti kanker payudara. Maka dari itulah ada manfaat pisang kepok untuk mengatasi kanker payudara.

12. Menurunkan Resiko Terkena Serangan Jantung Dan Stroke

Pisang kepok merupakan pisang yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, pisang kepok mengandung unsur kalium yang dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah.

Dikutip dari Prastyawati 2008. Bahwa semakin tinggi kadar kalium yang dikonsumsi, maka akan semakin rendah resiko terkena serangan jantung dan stroke.

13. Sumber Potasium

Jika anda mengalami gejala kekurangan potasium, jangan anggap sepele, karena zat potasium tersebut merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh. Untuk mengatasi kekurangan potasium, anda dapat mengonsumsi buah pisang kepok.

Karena manfaat buah pisang kepok sebagai sumber potasium sudah tidak diragukan lagi, dan kandungan potasium dalam buah pisang kepok merupakan yang terbesar bula dibandingkan dengan sumber makanan lain.

Manfaat Pisang Kepok Untuk Kecantikan

1. Membantu Program Diet

Kelebihan berat badan membuat seseorang menjadi kurang percaya diri, terutama bila terjadi pada wanita, namun anda tak perlu khawatir, karena ada manfaat pisang kepok untuk mengurangi berat badan, hal tersebut disebabkan karena kandungan serat yang cukup banyak dalam buah pisang kepok yang berguna untuk membantu diet.

2. Baik Untuk Kesehatan Kulit Dan Rambut

Dalam pisang kepok mentah terkandung vitamin B6 dan Vitamin C, dimana vitammin B6 berperan dalam meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki kesehatan jantung. Selailn itu vitamin B6 juga berperan dalam mengendalikan kadar gula dalam darah dan membantu pembentukan hemoglobbin.

Nah, selain vitamin B6, dalam pisang kepok mentah juga terkandung vitamin C, vitamin C tersebut bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi tubuh anda dari radikal bebas, sehingga kulit akan terlindungi dari penuaan dini, Vitamin C juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat pisang kepok untuk kecantikan yang selanjutnya yakni dapat menurunkan berat badan, seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa pisang kepok mengandung serat yang cukup banyak.

Serat yang ada dalam pisang kepok, membantu perut merasa kenyang untuk waktu yang cukup lama, hal tersebut bagus bagi anda yang sedang dalam program diet, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

4. Mengatasi Jerawat

Kandungan vitamin C dan zinc yang ada dalam pisang kepok. bermanfaat untuk melawan bakteri yang dapat menyebabkan jerawat muncul pada wajah. Anda dapat mengolah pisang kepok untuk mengatasi jerawat dengan membuatnya menajdi masker wajah dari pisang kepok, lakukan secara rutin setiap hari.

Manfaat Pisang Kepok Untuk Bayi

1. Memperkuat Daya Tahan Tubuh Bayi

Pisang kepok bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh seorang bayi, namun cara mengolah pisang kepok untuk bayi berbeda dengan yang biasa dikonsumsi oleh orang dewasa, pisang kepok untuk orang dewaasa biasanya dengan digoreng terlebih dahulu, namun untuk sikecil, anda cukup menghaluskannya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa pisang kepok merupakan jenis makanan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang, hal tersebut juga berlaku untuk sikecil bila mengonsumsinya secara teratur sebagai makanan pendamping ASI.

Manfaat Pisang Kepok Bagi Burung

Pisang Kepok putih memiliki bentuk lebih kecil dan kulitnya tipis, isinya empuk namun rasanya kurang enak, namun kebanyakan burung malahan menyukai pisang tersebut, maka dari itu biasanya digunakan unuk makanan burung.

Meskipun di alam aslinya, burung kicauan tersebut biasanya mengkonsumsi segala macam buah seperti apel, dan pepaya, namun Pisang yang paling lazim dikonsumsi burung kicauan, terutama pisang kepok putih.

Manfaat Pisang Kepok Mentah

1. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi

Manfaat mengonsumsi pisang mentah, terutama pisang kepok mampu meningkatkan kesehatan organ usus anda, hal tersebut disebabkan karena adanya kandungan asam lemak pada pisang kepok mentah.

Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa jenis asam lemak dalam pisang mentah mampu meningkatkan kemampuan tubuh seseorang untuk menyerap nutrisi seperti kalsium.

2. Mengontrol Tekanan Darah

Kandungan kalium yang cukup tinggi, ada dalam pisang kepok mentah. Kalium sendiri merupakan mineral yang penting, berperan untuk pergerakan otot supaya lebih bak, pemurnian darah oleh ginjal, serta fungsi saraf yang tepat.

Mineral kalium yang terdapat dalam pisang kepok juga berperan sebagai vasodilator, atau berarti mineral tersebut menurunkan tekanan dan ketegangan pada pembuluh darah dan arteri, selain itu pisang kepok mentah membantu tubuh dalam mencegah kondisi yang berkaitan dengan jantung, misal serangan jantung dan stroke.

3. Mempercepat Perkembangan Bakteri Baik Atau Probiotik

Salah satu bakteri yang berperan baik dalam pencernaan adalaah bakteri baik, bakteri baik dapat ditingkatkan jumlahnya dengan mengonsumsi pisang kepok mentah. Peran bakteri probiotik tersebut dalam saluran pencernaan akan membuat organ usus manusia menjadi lebih baik, sehingga terhindar dari diare.

Efek Samping Pisang Kepok

Pisang kepok memanglah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun jik akita mengonsumsinya terlalu berlebihan, maka akan menyebabkan beberapa dampak buruk diantaranya:

1. Menyebabkan Hiperkalemia

Diketahui, dalam buah pisang kepok terkandung senyawa kalium yang cukup banyak, jika kita mengonsumsi kalium terlalu banyak maka akan menimbulkan beberapa efek samping.

Menurut Yaswir & Ferawati, 2012. Efek samping akibat kelebihan senyawa kalium diantaranya mengakibatkan hiperkalemia yang menyebabkan aritmia jantung, konsentrasi yang lebih tinggi lagi dapat menimbulkan henti jantung fibrilasi jantung.

Cara Mengolah Pisang Kepok

1. Gorengan Pisang Kepok

Kebanyakan masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan olahan pisang yang satu ini, karena cara mengolahnya yang terbilang cukup mudah. Anda tinggal menyiapkan 250 gram tepung terigu, satu sendok makan tepung maizena, garam setengah sendok teh, baking soda seperempat sendok teh, dua hingga empat sendok teh gula halus, air secukupnya dan tentunya pisang kepok yang sudah matang.

Cmapurkan bahan seperti tepung maizena, garam, baking soda, gula halus dan tepung terigu. Jika sudah tercampur tambahkan air dan aduk hingga merata, tambahkan vanili, aduk hingga merata, pisang kepok perbijinya dipotong menjadi tiga bagian dan masukan kedalam adonan tadi, setelah itu goreng hingga matang, berwarna keemasan.

2. Olahan Kolak Pisang Kepok

Cara mengolah pisang kepok yang satu ini patut anda coba, dengan menyiapkan satu sisir pisang kepok, 100 gram gula pasir, satu liter santan, daun pandan tiga lembar, gula jawa sekeping, serta garam sejumput saja, potong kecil kecil pisang tadi, lalu cuci hingga bersih.

Selanjutnya, masukkan dan rebus semua bahan yang disebutkan diatas dengan air secukupnya dalam panci, tunggu hinga mendidih, masukkan pisang kepok yang telah dimasak terlebih dahulu, tunggu hingga kolak tersebut matang dengan ciri tercium bau harum pandan.

Baca Juga : Manfaat Bunga kitolod

Buah buahan yang biasa kita temui disekitar kita tanpa kita sadari memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, salah satunya yakni manfaat pisang kepok tadi yang biasanya masyarakat Indonesia mengolahnya menjadi pisang goreng yang cukup lezat.

Walaupun memiliki banyak khasiat, namun jangan mengonsumsinya terlalu berlebihan, karena akan menimbulkan efek samping, salah satunya jika kelebihan kadar kalium yang tidak baik bagi tubuh. Sekian dulu artikel kali ini, jangan lupa simak artikel lainnya seperti manfaat asam gelugur

Tinggalkan komentar